MA Unggulan Nuris : Dedikasi Tanpa Pamrih Antar Yardan Raih Penghargaan Terbaik

Dari Siswa Aktif Menjadi Guru Muda Inspiratif

Pesantren Nuris — Yardan Jervis Aqil Asenka R, yang akrab disapa Yardan atau Aqil, merupakan salah satu siswa berprestasi dari kelas XI D MA Unggulan Nuris Jember. Remaja yang berasal dari Tlogosari, Jambewangi, Sempu, Banyuwangi ini dikenal sebagai pribadi yang aktif, disiplin, dan memiliki semangat tinggi dalam mengembangkan potensi diri, baik di bidang akademik maupun nonakademik.

Sejak duduk di bangku sekolah, Yardan dikenal memiliki minat besar dalam berbagai kegiatan positif. Ia memiliki hobi berolahraga, membaca, dan bernyanyi. Kegemarannya dalam berolahraga mencerminkan cita-citanya untuk menjadi seorang atlet, sementara hobinya membaca menunjukkan ketekunannya dalam menambah wawasan dan memperluas pengetahuan. Keseimbangan antara kegiatan fisik, intelektual, dan seni menjadikan Yardan sebagai sosok siswa yang berkarakter dan multitalenta.

Pada tahun pelajaran 2025/2026, Yardan berhasil meraih prestasi membanggakan dengan memperoleh penghargaan Tugas Mengajar Terbaik kategori Jumlah Murid Terbanyak MHQ Putra di Pesantren Nurul Islam Jember. Prestasi ini menjadi bukti nyata atas kerja keras, kesabaran, dan keikhlasan Yardan dalam menjalankan tugasnya sebagai pendidik bagi adik-adik didiknya.

(Baca juga : Semangat Mengabdi dan Belajar, Dinda Siswi MA Unggulan Nuris Ukir Prestasi di Pesantren)

Keberhasilan tersebut tidak diraih dengan cara instan. Dalam prosesnya, Yardan selalu berusaha menjalankan tugas mengajar dengan penuh tanggung jawab dan niat yang tulus. Ia memandang kegiatan mengajar bukan sekadar kewajiban, tetapi juga sebagai ladang amal dan sarana untuk berbagi ilmu demi kebaikan bersama. Prinsip inilah yang membuatnya tetap konsisten dan semangat dalam membimbing para murid.

Motivasi hidup yang selalu dipegang oleh Yardan adalah bahwa kuantitas belum tentu menjadi alasan untuk dijadikan pemenang. Menurutnya, keberhasilan tidak hanya diukur dari jumlah, tetapi juga dari kualitas, keikhlasan, dan manfaat yang diberikan kepada orang lain. Prinsip ini tercermin dalam cara ia mengajar, di mana ia lebih mengutamakan pemahaman dan pembentukan karakter murid dibandingkan sekadar mengejar angka.

Dalam mempersiapkan diri sebelum mengajar, Yardan selalu menanamkan niat ikhlas lillahi ta’ala. Ia berharap setiap langkah yang dilakukan bernilai ibadah dan mendapat ridha Allah SWT. Selain itu, ia juga memohon agar diberikan keistiqomahan dalam menjalankan tugas mengajar, sehingga dapat terus konsisten dalam mendidik dan membimbing para murid dengan penuh kesabaran.

Selama menjalankan tugasnya, Yardan menghadapi berbagai tantangan, mulai dari perbedaan karakter murid, tingkat pemahaman yang beragam, hingga keterbatasan waktu. Namun, semua itu tidak menjadi penghalang baginya untuk terus berusaha memberikan yang terbaik. Dengan sikap sabar, rendah hati, dan penuh empati, ia berusaha memahami kebutuhan setiap murid agar proses pembelajaran berjalan dengan baik.

Bagi Yardan, kebahagiaan terbesar sebagai seorang pendidik adalah ketika melihat murid-muridnya mampu memahami pelajaran, berkembang menjadi pribadi yang lebih baik, dan memiliki semangat dalam menuntut ilmu. Ia merasa bangga ketika ilmu yang disampaikan dapat diterima dengan baik dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari.

Harapan terbesar Yardan adalah semoga Allah SWT memberikan ilmu yang sama kepada murid-murid yang telah ia didik. Ia berharap ilmu tersebut menjadi bekal bagi mereka untuk meraih masa depan yang cerah dan bermanfaat bagi masyarakat. Selain itu, ia juga berharap dapat terus meningkatkan kualitas diri agar mampu menjadi pendidik yang lebih baik di masa mendatang.

Prestasi yang diraih oleh Yardan tentu memberikan kebahagiaan tersendiri baginya. Ia mengungkapkan perasaan senang dan bahagia karena Allah SWT telah memberinya kesempatan untuk memperoleh penghargaan tersebut. Baginya, prestasi ini bukan sekadar bentuk pengakuan, tetapi juga amanah untuk terus menjaga sikap rendah hati dan semangat dalam berbuat kebaikan.

Selain aktif dalam kegiatan mengajar, Yardan juga tetap fokus pada cita-citanya untuk menjadi seorang atlet. Ia terus berlatih, menjaga kesehatan, dan mengembangkan kemampuan fisiknya melalui berbagai kegiatan olahraga. Hal ini menunjukkan bahwa ia mampu mengatur waktu dengan baik antara belajar, berlatih, dan mengabdi di bidang pendidikan.

Keberhasilan Yardan Jervis Aqil Asenka R menjadi inspirasi bagi teman-teman sebayanya. Ia membuktikan bahwa dengan niat yang tulus, usaha yang sungguh-sungguh, dan sikap istiqomah, setiap siswa dapat meraih prestasi yang membanggakan. Kisah perjuangannya menjadi contoh bahwa kesuksesan sejati lahir dari keikhlasan dan kerja keras.

Prestasi ini tidak hanya membanggakan dirinya sendiri, tetapi juga keluarga, sekolah, dan Pesantren Nurul Islam Jember. Semangat, dedikasi, dan akhlak terpuji yang dimiliki Yardan diharapkan dapat menjadi teladan bagi generasi muda dalam menuntut ilmu dan mengabdi kepada sesama.

Dengan segala pencapaian yang telah diraih, Yardan terus melangkah maju untuk menggapai cita-cita dan memperbaiki diri. Semoga prestasi ini menjadi awal dari berbagai keberhasilan lain di masa depan serta membawa manfaat bagi banyak orang. Ia menjadi bukti nyata bahwa mengajar dengan hati, ikhlas, dan penuh tanggung jawab dapat menghasilkan prestasi yang luar biasa dan penuh makna. [LA.Red]

 

Nama              : Yardan Jervis Aqil Asenka R

Hobi                : Berolahraga, membaca, dan bernyanyi

Cita2               : Atlet

Lembaga        : MA Unggulan Nuris Jember

Kelas Formal : XI D

Prestasi          : Tugas Mengajar Terbaik kategori Jumlah Murid Terbanyak MHQ Putra di Pesantren Nurul Islam Jember TP 2025/2026

Related Post