Tekun Menulis Pantang Menyerah
Pesantren Nuris — Ahmad Shihabbudin Ali, yang akrab disapa Shihab, merupakan salah satu siswa berprestasi dari kelas X B di MA Unggulan Nuris Jember. Berasal dari Kesilir, Wuluhan, Jember, Shihab dikenal sebagai pribadi yang tekun, rajin, dan memiliki kecintaan tinggi terhadap dunia literasi. Sejak awal menempuh pendidikan di madrasah, ia telah menunjukkan minat besar dalam membaca, menulis, dan mengembangkan kemampuan berpikir kritis.
Dalam kesehariannya, Shihab memiliki berbagai hobi yang sangat mendukung perkembangan akademiknya, seperti membaca, menggambar, menulis, serta merangkum isi buku. Kebiasaan membaca membuat wawasannya semakin luas, sementara kegiatan merangkum buku membantunya memahami isi bacaan secara lebih mendalam. Selain itu, kegemarannya menulis juga menjadi sarana untuk menuangkan ide, gagasan, dan pemikiran secara sistematis.
Sejak duduk di bangku kelas X, Shihab telah aktif mengikuti berbagai kegiatan yang berkaitan dengan literasi dan pengembangan diri. Ia tidak ragu untuk mencoba tantangan baru, terutama yang berkaitan dengan dunia kepenulisan dan karya ilmiah. Baginya, setiap kesempatan belajar adalah peluang untuk menjadi pribadi yang lebih baik.
Pada tahun pelajaran 2025/2026, Shihab berhasil meraih prestasi membanggakan dengan memperoleh Juara 2 dalam lomba Karya Ilmiah Remaja Keagamaan tingkat yayasan pada Ajang Lomba Internal Literasi. Prestasi ini menjadi bukti nyata atas ketekunan, kesabaran, dan konsistensinya dalam mengembangkan kemampuan menulis ilmiah.
(Baca juga : Alumni MA Unggulan Nuris dengan Hati Pelayan Zulfa Adibah Menuju Dunia Kesehatan)
Keikutsertaan Shihab dalam lomba KIR dilandasi oleh keinginannya untuk mengetahui sejauh mana kemampuan yang telah ia miliki selama ini. Ia ingin mengukur perkembangan belajar yang telah ditempuh serta memahami kekurangan dan kelebihan dirinya dalam dunia perlombaan. Melalui ajang ini, ia berharap dapat memperoleh pengalaman berharga yang dapat dijadikan bahan evaluasi untuk terus memperbaiki diri.
Selain itu, Shihab juga memiliki tujuan untuk menjadi lebih cermat dalam menilai kualitas sebuah tulisan. Ia ingin belajar melihat kelemahan dan keunggulan karya, baik miliknya sendiri maupun karya orang lain. Menurutnya, kemampuan menilai tulisan secara objektif sangat penting bagi seseorang yang ingin berkembang di bidang literasi.
Dalam menghadapi lomba KIR, Shihab melakukan berbagai persiapan secara serius dan terencana. Salah satu persiapan utama yang ia lakukan adalah sering berlatih membuat esai. Ia meluangkan waktu khusus untuk menulis, memperbaiki struktur kalimat, memperdalam isi tulisan, serta menyesuaikannya dengan kaidah karya ilmiah. Latihan yang dilakukan secara rutin membuatnya semakin terampil dalam menyusun tulisan yang runtut dan berkualitas.
Tidak jarang, dalam proses latihan, Shihab mengalami kesulitan dan rasa jenuh. Ada kalanya tulisan yang dibuatnya belum sesuai harapan, baik dari segi isi maupun penyajian. Namun, hal tersebut tidak membuatnya menyerah. Ia justru menjadikan setiap kekurangan sebagai bahan pembelajaran untuk terus berkembang.
Selain berlatih secara mandiri, Shihab juga aktif berdiskusi dengan teman dan guru. Ia terbuka terhadap masukan dan kritik yang membangun, karena baginya, saran dari orang lain sangat berharga untuk meningkatkan kualitas karya. Sikap rendah hati inilah yang membuatnya terus mengalami kemajuan.
Usaha keras dan ketekunan yang dilakukan Shihab akhirnya membuahkan hasil yang membanggakan. Ia berhasil meraih Juara 2 dan mendapatkan apresiasi dari para juri serta pihak sekolah. Prestasi ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi dirinya, keluarga, dan seluruh warga madrasah.
Ketika menerima penghargaan tersebut, Shihab mengaku merasa sangat bangga. Ia merasa bersyukur karena kerja keras dan kesungguhannya selama ini tidak sia-sia. Baginya, prestasi ini bukan hanya tentang kemenangan, tetapi juga tentang proses panjang yang telah dilalui dengan penuh perjuangan.
Cita-cita Shihab adalah menjadi orang sukses. Ia memahami bahwa kesuksesan tidak hanya diukur dari prestasi akademik, tetapi juga dari ketekunan, kejujuran, dan kemauan untuk terus belajar. Prestasi di bidang KIR ini menjadi salah satu langkah awal dalam perjalanan panjang menuju impian tersebut.
Harapan Shihab ke depan adalah agar dirinya semakin semangat dalam belajar dan terus memperbanyak membaca buku. Ia bertekad untuk membaca buku-buku yang dapat mendorong dirinya maju satu tingkat setiap minggu, baik dalam hal wawasan, keterampilan, maupun pola pikir. Menurutnya, membaca adalah kunci utama untuk membuka pintu kesuksesan.
Prestasi yang diraih Shihab mencerminkan karakter disiplin, pantang menyerah, dan cinta terhadap ilmu pengetahuan. Ia membuktikan bahwa dengan kebiasaan membaca, menulis, dan berlatih secara konsisten, seorang siswa mampu meraih hasil yang membanggakan.
Ahmad Shihabbudin Ali menjadi inspirasi bagi seluruh siswa MA Unggulan Nuris Jember untuk terus mengembangkan potensi diri melalui literasi. Bahwa keberhasilan tidak datang secara instan, melainkan melalui proses belajar yang panjang, penuh kesabaran, dan disertai doa.
Semoga prestasi yang telah diraih Shihab menjadi motivasi untuk terus melangkah maju, mengukir prestasi-prestasi berikutnya, serta menjadi generasi muda yang cerdas, berkarakter, dan membanggakan bagi keluarga, sekolah, serta masyarakat. [LA.Red]
Nama : Ahmad Shihabbudin Ali
Hobi : Membaca, menggambar, merangkum isi buku dan menulis
Cita2 : Menjadi orang sukses
Lembaga : MA Unggulan Nuris Jember
Kelas Formal : X B
Prestasi : Juara 2 lomba Karya Ilmiah Remaja Keagamaan tingkat yayasan pada Ajang Lomba Internal Literasi TP 2025/2026
