Dari Pecinta Arabic Song Menjadi Guru Muda Berprestasi
Pesantren Nuris — Annida Alifah, yang akrab disapa Nida, merupakan salah satu siswi berprestasi dari kelas XI C MA Unggulan Nuris Jember. Siswi yang tinggal di Jalan Srikoyo, Patrang, Jember ini dikenal sebagai pribadi yang rendah hati, rajin, dan memiliki semangat tinggi dalam menuntut ilmu. Dengan tekad yang kuat dan sikap pantang menyerah, Nida berhasil menorehkan prestasi membanggakan di bidang pendidikan pesantren.
Selain aktif dalam kegiatan akademik, Nida memiliki hobi mendengarkan Arabic song. Hobi ini tidak hanya menjadi hiburan baginya, tetapi juga membantu meningkatkan kemampuan bahasa Arab serta memperdalam kecintaannya terhadap budaya dan bahasa Islam. Hal tersebut sangat sejalan dengan cita-citanya untuk menjadi seorang guru di luar negeri, yang menuntut kemampuan bahasa dan wawasan internasional yang luas.
Sejak menempuh pendidikan di MA Unggulan Nuris Jember, Nida menunjukkan minat besar dalam dunia pendidikan. Ia menyadari bahwa menjadi seorang guru bukanlah tugas yang mudah, tetapi merupakan amanah besar yang membutuhkan kesabaran, keikhlasan, dan tanggung jawab. Oleh karena itu, ia selalu berusaha membekali diri dengan ilmu dan pengalaman yang memadai.
(Baca juga : Selamat dan Sukses, Fiks jadi Dokter, Alumni MA Unggulan Nuris Inspirasi Santri Kekinian Gapai Impian)
Pada tahun pelajaran 2025/2026, Nida berhasil meraih penghargaan Tugas Mengajar Terbaik kategori Jumlah Murid Terbanyak pertama MDTM Tsaniyah Putri Kitab Tarbiyatus Sibyan di Pesantren Nurul Islam Jember. Prestasi ini menjadi bukti nyata atas kerja keras, ketekunan, dan kesungguhannya dalam menjalankan tugas mengajar dengan penuh dedikasi.
Motivasi utama Nida dalam mengikuti kegiatan mengajar adalah agar ilmu yang diperolehnya di pondok dapat bermanfaat bagi orang banyak. Selain itu, ia juga ingin belajar menghargai peran guru di kelas. Menurutnya, dengan merasakan langsung bagaimana sulitnya menjadi seorang pendidik, seseorang akan lebih memahami pentingnya sikap hormat, disiplin, dan sopan santun dalam proses belajar.
Dalam mempersiapkan diri sebelum mengajar, Nida selalu belajar terlebih dahulu materi yang akan disampaikan. Ia mengambil poin-poin penting dari kitab, kemudian merangkumnya menggunakan bahasa yang mudah dipahami oleh murid. Cara ini membuat penyampaian materi menjadi lebih sistematis, jelas, dan menarik, sehingga murid dapat memahami pelajaran dengan lebih baik.
Selama menjalankan tugasnya, Nida juga menghadapi berbagai tantangan, seperti perbedaan kemampuan murid, tingkat konsentrasi yang beragam, serta keterbatasan waktu. Namun, dengan kesabaran dan ketekunan, ia mampu mengatasi hambatan tersebut. Ia selalu berusaha menciptakan suasana belajar yang nyaman, terbuka, dan penuh semangat.
Melalui pengalamannya mengajar, Nida mendapatkan banyak pelajaran berharga. Ia semakin memahami bahwa menjadi guru membutuhkan keikhlasan, ketegasan, dan kasih sayang. Pengalaman ini juga membentuk kepribadiannya menjadi lebih dewasa, mandiri, dan bertanggung jawab.
Dalam pesan dan kesannya, Nida mengajak teman-temannya untuk terus bersemangat dalam menuntut ilmu dan berusaha memahami pelajaran dengan baik. Ia juga berpesan agar tidak mudah minder dan selalu percaya pada kemampuan diri sendiri. Menurutnya, setiap orang memiliki potensi yang luar biasa jika mau berusaha dan berdoa.
Harapan besar Nida ke depan adalah agar ia dapat menjadi pribadi yang lebih baik dalam belajar dan mengajar. Ia ingin terus meningkatkan kualitas diri, memahami ilmu dengan lebih mendalam, baik dalam kegiatan belajar mengajar di kelas maupun dalam kehidupan sehari-hari. Dengan bekal tersebut, ia berharap dapat mewujudkan cita-citanya sebagai guru di luar negeri.
Perasaan yang dirasakan Nida setelah meraih prestasi ini adalah senang dan terharu. Ia mengaku tidak menyangka bisa mendapatkan juara tersebut, mengingat banyak teman sekelas dan kakak kelas XII yang menurutnya lebih pantas menerima penghargaan. Sikap rendah hati ini semakin menunjukkan kepribadian Nida yang sederhana dan tidak sombong atas prestasinya.
Prestasi yang diraih oleh Annida Alifah tidak hanya membanggakan dirinya sendiri, tetapi juga keluarga, sekolah, dan Pesantren Nurul Islam Jember. Dedikasi, ketulusan, dan semangat belajarnya menjadi inspirasi bagi siswa-siswi lain untuk terus berusaha dan tidak mudah menyerah.
Dengan segala pencapaian yang telah diraih, Nida terus melangkah maju dengan penuh optimisme. Ia membuktikan bahwa dengan niat yang tulus, persiapan yang matang, dan sikap percaya diri, setiap mimpi dapat diraih. [LA.Red]
Nama : Annida Alifah
Hobi : mendengarkan Arabic song
Cita2 : Menjadi seorang Guru di Luar Negeri
Lembaga : MA Unggulan Nuris Jember
Kelas Formal : XI C
Prestasi : Tugas Mengajar Terbaik kategori Jumlah Murid Terbanyak pertama MDTM Tsaniyah Putri Kitab Tarbiyatus Sibyan di Pesantren Nurul Islam Jember TP 2025/2026
