Menapaki Jalan Dakwah Berbasis Aswaja, Kiprah Dzihni Faiq Alumni SMA Nuris Jember di IPNU

Terinspirasi Keteladanan Kyai, Dzihni Menjaga Tradisi dan Amaliah Ahlussunnah wal Jamaah

Pesantren Nuris – Lingkungan pesantren kerap melahirkan generasi muda yang tidak hanya kuat secara intelektual, tetapi juga teguh dalam memegang nilai-nilai keagamaan. Hal inilah yang tercermin dalam perjalanan Dzihni Faiq Ulil Abrar, alumni SMA Nuris Jember lulusan tahun 2023, yang kini aktif berkhidmat sebagai anggota Departemen Dakwah IPNU.

Lulusan kelas XII IPA 1 SMA Nuris Jember asal Ambulu, Jember ini menuturkan bahwa ketertarikannya terjun ke dunia organisasi, khususnya IPNU, tidak lepas dari latar belakang pendidikan Nuris yang berlandaskan Ahlussunnah wal Jamaah. Nilai-nilai Aswaja yang ia terima selama di pesantren menjadi pedoman dalam menentukan arah pengabdiannya.

Dzihni mengaku sangat terinspirasi oleh keteladanan para Kyai di Pesantren Nuris. Kegigihan para guru dalam memperjuangkan dan mempertahankan akidah Ahlussunnah wal Jamaah menumbuhkan kesadaran dalam dirinya bahwa sebagai santri dan murid, sudah sepatutnya melanjutkan perjuangan tersebut.

(Baca juga : Menemukan Rumah Kedua di IPPNU, Perjalanan Siti Rodiah Alumni SMA Nuris Jember dalam Organisasi dan Tuntaskan Gelar S2)

“Beliau para Kyai yang melatarbelakangi saya masuk IPNU. Sebagai santri, saya merasa punya tanggung jawab untuk memperjuangkan apa yang sudah diperjuangkan oleh guru-guru kami,” ungkapnya.

Keaktifannya di Departemen Dakwah menjadi ruang aktualisasi nilai-nilai yang telah ia pelajari selama kurang lebih enam tahun menimba ilmu di Pesantren Nuris. Bekal pengajian, pemahaman kitab, serta tradisi keilmuan pesantren menjadi kekuatan utama saat ia terjun langsung dalam kegiatan dakwah.

Dalam menjalankan perannya, Dzihni banyak bergerak pada penguatan pemahaman tentang tradisi dan amaliah Ahlussunnah wal Jamaah. Ia menekankan pentingnya dakwah yang berlandaskan dalil dan referensi yang jelas, sebagaimana yang ia pelajari dari kitab-kitab dan karya para Kyai.

Menurutnya, dakwah tidak cukup hanya dengan semangat, tetapi juga harus disertai pemahaman keilmuan yang kuat. Dengan rujukan yang tepat, setiap tradisi dan amaliah yang dijalankan dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah.

Selain aktif berorganisasi, Dzihni saat ini juga menempuh pendidikan tinggi pada Program Studi Pendidikan Agama Islam, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, UIN Kiai Haji Achmad Siddiq Jember. Perkuliahan yang ia jalani semakin menguatkan antara keilmuan akademik dan pengalaman dakwah di lapangan.

“Saya berharap IPNU dapat terus eksis dan berkembang di tengah tantangan zaman. Semoga IPNU mampu menjadi garda terdepan para pemuda dalam menjaga, merawat, dan melestarikan amaliah serta tradisi Ahlussunnah wal Jamaah”, ungkapnya.

SMA Nuris Jember menyampaikan apresiasi atas semangat pengabdian dan konsistensi Dzihni Faiq Ulil Abrar dalam membawa nilai-nilai pesantren ke ruang organisasi dan masyarakat. Kisah ini diharapkan menjadi inspirasi bagi para siswa dan alumni untuk terus berkhidmat, menjaga tradisi, dan berperan aktif dalam dakwah yang menyejukkan. [RY.Red]

 

Nama                        : Dzihni Faiq Ulil Abrar

Alamat                      : Ambulu, Jember

Kelas                         : XII MIPA 1

Lembaga                   : SMA NURIS JEMBER

Tahun Lulus              : 2023

Jabatan Organisasi : Anggota Departemen Dakwah IPNU Periode 2025–2026

Kuliah                         : Program Studi Pendidikan Agama Islam, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq Jember

Related Post