Nafisatun Nawroh, Alumni SMA Nuris Jember yang Aktif Berproses di PMII dan Dunia Kampus

Menjadi Kader PMII dan Mahasiswi Manajemen Dakwah yang Siap Mengabdi

Pesantren Nuris – Salah satu alumni SMA Nuris Jember, Nafisatun Nawroh, terus menunjukkan semangat berproses dan berorganisasi setelah lulus pada tahun 2024. Alumni kelas XII IPS 2 ini kini tercatat sebagai mahasiswi semester 4 Program Studi Manajemen Dakwah, Fakultas Dakwah, Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq Jember (UIN KHAS Jember). Tidak hanya aktif di bangku perkuliahan, Nafis juga terlibat sebagai Kader PMII Rayon Dakwah.

Santri yang berasal dari Tegal Besar, Kaliwates, Jember ini memulai perjalanan organisasinya sejak di lingkungan pesantren. Latar belakang SMA berbasis pondok dengan kultur IPNU menjadi fondasi awal ketertarikannya pada dunia pergerakan dan kaderisasi. Saat ini, di bangku kuliah, ia aktif dalam berbagai kepanitiaan dan kegiatan yang diselenggarakan oleh Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII), khususnya di Rayon Dakwah.

Menurut Nafis, dunia perkuliahan dan organisasi memberikan pengalaman yang saling melengkapi. “Kalau di kuliah saya belajar teori dan praktik akademik, maka di PMII saya belajar hal yang berbeda. Saya belajar praktik sosial, koordinasi tim, dan organisasi,” ungkapnya. Baginya, organisasi menjadi ruang belajar yang membentuk kemampuan kepemimpinan serta komunikasi.

Pengalaman belajar di SMA Nuris Jember menjadi bekal penting dalam perjalanan akademik dan organisasinya saat ini. Ia mengaku banyak nilai yang tertanam kuat sejak di pesantren. “Yang saya dapat selama belajar di Pesantren Nuris itu banyak sekali, seperti belajar mandiri, sabar, dan disiplin dalam mengatur waktu. Lingkungan pesantren melatih saya untuk tanggung jawab ke diri saya sendiri. Saya juga merasakan solidaritas yang benar-benar ada karena hidup bersama teman selama 24 jam membuat kami peduli dan membantu satu sama lain. Selain itu, di Nuris saya mendapatkan penguatan nilai-nilai agama yang sebelumnya belum saya pahami secara mendalam,” tuturnya.

(Baca juga : Tim Futsal SMA Nuris Jember Raih Juara 4 Lomba Futsal “Edufest 2026” Tingkat Tapal Kuda)

Kedisiplinan dan kemandirian tersebut sangat membantunya dalam membagi waktu antara kuliah, organisasi, serta aktivitas lainnya. Keterlibatannya dalam kepanitiaan dan kegiatan PMII juga semakin mengasah kepekaan sosial serta kemampuan bekerja dalam tim.

Sebagai kader PMII, Nafis memiliki harapan besar terhadap organisasi yang ia tekuni. “Semoga PMII terus berkembang dan bisa mencetak kader yang berintelektual, bertanggung jawab, dan membawa dampak positif,” harapnya. Ia juga memberikan pesan khusus kepada adik-adik kelas di SMA Nuris Jember agar tidak ragu untuk aktif dan mencoba hal-hal baru.

“Untuk adik-adik, semoga terus semangat belajar dan berproses. Jangan takut mencoba hal baru dan aktif di berbagai kegiatan, karena pengalaman di luar kelas bisa membentuk cara berpikir kita,” pesannya.

Pihak SMA Nuris Jember tentu merasa bangga atas kiprah para alumninya yang terus berkembang di berbagai bidang, baik akademik maupun organisasi. Kisah Nafisatun Nawroh menunjukkan bahwa pendidikan pesantren mampu melahirkan generasi yang tidak hanya kuat secara intelektual, tetapi juga matang secara karakter dan sosial. Diharapkan, semangat berproses dan kontribusi positif yang ditunjukkan Nafis dapat menginspirasi siswa-siswi lainnya untuk terus bergerak, belajar, dan memberikan manfaat bagi masyarakat. [RY.Red]

 

Nama            : Nafisatun Nawroh

Alamat          : Kaliwates, Jember

Kelas             : XII IPS 2

Lembaga      : SMA NURIS JEMBER

Tahun Lulus : 2024

Organisasi   : Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII)

Jabatan        : Kader PMII Rayon Dakwah

Kuliah           : Program Studi Manajemen Dakwah, Fakultas Dakwah, Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq (UIN KHAS) Jember

Related Post