Berharap jadi ASN Berintergeritas dan Profesional, Tingkatkan Kompetensi dengan Kuliah Magister
Pesantren Nuris – Menggapai impian memang tak selalu mudah, tetapi bukan berarti tak mungkin. Ahmad Rizaldi Riyan Firdaus tahu betul bahwa semakin tinggi suatu impian maka harus siap mendaki dan menoleransi kesulitan serta rasa lelah. Mental tangguh sedari nyantri di Pesantren Nuris Jember telah membuatnya ulet berproses hingga akhirnya berhasil di titik membanggakan seperti saat ini.
Yes, alumni MA Unggulan Nuris, Jurusan IPA, tahun 2018 ini tak sekadar menjadi lulusan pertama yang mampu menembus ketatnya seleksi kuliah di perguruan tinggi kedinasan kementerian dalam negeri sekelas IPDN Bandung Jawa Barat tersebut, tetapi juga menjadi inspirasi ketangguhan dalam menggapai impian kuliah gratis dan jaminan karier yang manis sebagai ASN (Aparatur Sipil Negara). Mantap bukan?
Santri asal Banyuwangi ini resmi menuntaskan pendidikan sarjana terapan di Institut Pemerintah Dalam Negeri (IPDN) usai menuntaskan skripsi berjudul “Efektivitas Program Kanggo Riko dalam Penanggulangan Kemiskinan bagi Rumah Tangga Miskin dan Kepala Rumah Tangga Perempuan Miskin diI Kecamatan Genteng Desa Kembiriritan Kabupaten Banyuwangi” yang disidangkan di hadapan dosen penguji pada 20 Juni 2023 lalu.
Ia pun resmi menyandang gelar sarjana terapan ilmu pemerintahan (S.Tr.I.P.) yang mengekor di belakang namanya usai diwisuda pada 25 Juli 2023. Tak tanggung-tanggung, ia lulus sarjana membanggakan dengan pencapaian skor Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) fantstis yakni, 3,83. Keren sekali kan ya?
(baca juga: Usai Wisuda di Politeknik Statistika STIS, Alumni MA Unggulan Nuris Langsung Raih Karier ASN di BPS Luwu Utara)
Sedari proses seleksi hingga menjalani perkuliahan di IPDN banyak wawasan dan pengetahuan yang mengesankan baginya. Perkuliahan yang terstruktur ketat sebab kuliah berbeasiswa dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menuntut Rizaldi, sapaan akrabnya, harus disiplin mencapai target pembelajaran.
“Selama menempuh pendidikan di Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN), saya memperoleh pengalaman berharga melalui proses perkuliahan yang disiplin dan terstruktur yang dikemas dengan nama jarlatsuh, yaitu pengajaran, pelatihan dan pengasuhan. Sebagai santri, saya juga aktif dalam kegiatan ROHIS (Rohani Islam) untuk menjaga keseimbangan antara kewajiban akademik, kedinasan, dan ibadah.” Tukas Rizaldi.
“Saya merasa sangat bersyukur dan terharu setelah dinyatakan lulus dan mengikuti wisuda di IPDN. Saya bangga bisa membawa nama orang tua dan guru-guru yang tidak bisa kami sebut satu per satu. Perasaan tersebut muncul karena proses pendidikan yang dijalani tidaklah mudah, penuh disiplin, pengorbanan, serta tantangan fisik dan mental.” Imbuhnya.
(baca juga: Sandang Gelar Licence dari Universitas Al Azhar Mesir, Alumni MA Unggulan Nuris Lulus Membanggakan)
Tak menunggu terlalu lama setelah lulus kuliah di kampus kedinasan, akhirnya santri cerdas kelahiran September 1999 ini ditugaskan sebagai ASN di Sekretariat Daerah (Sekda) Pemerintah Kabupaten Bangkalan Madura hingga kini. Tak cukup di situ, setelah dua tahun bertugas, kini ia sedang proses melanjutkan pendidikan magister administrasi publik di Universitas Wijaya Putra Surabaya.
“Harapan saya setelah berhasil menyelesaikan pendidikan di IPDN dan kini menapaki karier sebagai ASN Kementerian Dalam Negeri adalah dapat mengabdikan ilmu dan pengalaman untuk mendukung penyelenggaraan pemerintahan yang profesional, bersih, dan melayani.”
Ia juga berharap, “Saat ini, saya juga sedang menempuh pendidikan S-2 sebagai bentuk upaya meningkatkan kapasitas dan kualitas diri, baik dari sisi pengetahuan maupun kemampuan analisis agar dapat memberikan kontribusi yang lebih optimal dalam pelaksanaan tugas pemerintahan. Ke depan, saya berharap dapat menjadi aparatur yang berintegritas, disiplin, dan terus berkembang, serta mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, daerah, dan negara.”[AF.Red]
Nama : Ahmad Rizaldi Ryan Firdaus, S.Tr.I.P.
Alamat : Genteng, Banyuwangi
Lembaga : MA Unggulan Nuris, jurusan IPA, tahun 2018
Kuliah : IPDN Bandung, D-IV Pembangunan Ekonomi dan Pemberdayaan Masyarakat; sedang S-2 Administrasi Publik di Universitas Wijaya Putra Surabaya
Karier : ASN di Sekretariat Daerah Pemerintah Kabupaten Bangkalan

