Moeloekatan Gus Miek di Nuris Jadi Ajang Penguatan Ukhuwah
Pesantren Nuris – Majelis Dzikrul Ghofilin Gus Miek kembali menggelar rutinan Sabtu Kliwon pada 7 Februari 2026 yang bertempat di Pondok Pesantren Nurul Islam Jember. Kegiatan ini berlangsung sejak pukul 05.00 hingga 22.30 WIB dan dipusatkan di Masjid Baitunnur, Pesantren Nuris Jember.
Rutinan ini bertujuan untuk meningkatkan spiritualitas, keimanan, dan ketakwaan para jamaah melalui dzikir, lantunan ayat suci Al-Qur’an, serta pengajian kitab kuning. Acara berlangsung dengan khidmat dan penuh kekhusyukan. Para santri putra dan putri bergantian mengikuti acara penuh keberkahan ini.
Majelis sema’an ini dihadiri oleh jamaah dari berbagai daerah, di antaranya Bondowoso, Banyuwangi, Lumajang, dan sejumlah kota lainnya. Para santriwan dan santriwati Pondok Pesantren Nurul Islam turut berpartisipasi aktif dalam memeriahkan kegiatan tersebut. Selain itu, acara juga dihadiri oleh para ustaz dan ustazah dari berbagai majelis zikir.
Rangkaian acara diawali dengan sema’an Al-Qur’an, yaitu menyimak bacaan Al-Qur’an dari Juz 1 hingga Juz 30. Selanjutnya, dilaksanakan sema’an Juz 30 sebagai penutup rangkaian khataman Al-Qur’an. Pada acara puncak, para jamaah bersama-sama melantunkan dzikir khusus Dzikrul Ghofilin yang telah disusun oleh KH. Muhammad Tubagus (Gus Tuba).
Acara kemudian dilanjutkan dengan pengajian kitab kuning Minahus Saniah yang disampaikan oleh Gus Haikal. Beliau memberikan penjelasan dan nasihat keagamaan kepada jamaah. Kegiatan semakin khidmat dengan pembacaan doa bersama yang dipanjatkan untuk keberkahan umat dan keselamatan bangsa.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Gus Lais yang memberikan dukungan dan doa bagi keberlangsungan Majelis Dzikrul Ghofilin. Kehadiran beliau menambah kekhidmatan dan semangat bagi jamaah dan santri Nuris dalam mengikuti seluruh rangkaian acara.
Dengan terselenggaranya rutinan Moloekatan Gus Miek dan Dzikrul Ghofilin ini, diharapkan dapat terus menjadi sarana mempererat ukhuwah Islamiyah. Selain itu, acara ini juga dapat menumbuhkan kecintaan terhadap zikir dan Al-Qur’an di tengah masyarakat. (RAF/AHD/FNF.Red)

