Serunya Praktikum Biologi, Siswa Kelas XI MIPA 2 SMA Nuris Jember Bedah Sistem Pencernaan Hewan Bersama Bu Yolanda Dwi, S.Pd

Kuatkan Pemahaman Melalui Model Inkuiri Terbimbing dan Metode Eksperimen

Pesantren Nuris – Suasana pembelajaran Biologi di kelas XI MIPA 2 SMA Nuris Jember tampak berbeda dari biasanya. Kali ini, siswa tidak hanya duduk mendengarkan penjelasan guru, tetapi terlibat langsung dalam kegiatan eksperimen untuk memahami materi Sistem Pencernaan Hewan. Pembelajaran dikemas melalui konsep Fun Learning yang aktif, ilmiah, dan penuh rasa ingin tahu.

Kegiatan ini dipandu oleh guru mata pelajaran Biologi, Bu Yolanda Dwi Saptiawati, S.Pd. Dengan mengusung model Inkuiri Terbimbing. Beliau mengarahkan siswa untuk menemukan sendiri konsep-konsep penting dalam sistem pencernaan melalui proses pengamatan dan analisis.

Materi yang dibahas merupakan bagian dari Bab Sistem Organ dengan subbab Sistem Pencernaan. Agar pemahaman siswa tidak berhenti pada teori, pembelajaran dirancang dalam bentuk eksperimen langsung menggunakan mencit (Mus musculus) sebagai objek pengamatan, lengkap dengan alat bedah yang sesuai standar praktikum.

Sejak awal pembelajaran, siswa diajak merumuskan pertanyaan terkait struktur dan fungsi organ pencernaan pada hewan. Dengan bimbingan guru, mereka menyusun hipotesis sederhana sebelum melakukan pengamatan secara sistematis. Proses ini menumbuhkan sikap ilmiah sekaligus melatih ketelitian.

(Baca juga : Alumni SMA Nuris Jember, Satya Arya Bilah, Sosok Visioner yang Memadukan Hukum Keluarga dan Jiwa Entrepreneur)

Metode eksperimen yang diterapkan membuat siswa dapat mengamati secara langsung organ-organ pencernaan, memahami urutan saluran pencernaan, serta mengidentifikasi fungsi masing-masing bagian. Aktivitas ini memberikan pengalaman belajar yang sulit diperoleh hanya melalui buku teks.

Suasana kelas pun berubah menjadi laboratorium mini yang penuh antusiasme. Siswa bekerja dalam kelompok kecil, berdiskusi, dan saling berbagi temuan hasil pengamatan. Interaksi aktif ini memperkuat kerja sama sekaligus membangun keberanian dalam menyampaikan hasil analisis.

Bu Yolanda menjelaskan bahwa model Inkuiri Terbimbing bertujuan membangun kemandirian berpikir siswa. Guru berperan sebagai fasilitator yang mengarahkan proses, sementara siswa menjadi subjek utama dalam menemukan konsep. Dengan pendekatan ini, pemahaman terhadap sistem pencernaan menjadi lebih mendalam dan bermakna.

Melalui Fun Learning berbasis eksperimen ini, siswa kelas XI MIPA 2 tidak hanya memahami struktur sistem pencernaan hewan secara teoritis, tetapi juga memperoleh pengalaman ilmiah secara langsung. Pembelajaran yang aktif dan aplikatif ini merupakan wujud komitmen SMA Nuris Jember dalam menghadirkan proses belajar yang kontekstual, inspiratif, dan berorientasi pada penguatan kompetensi sains. [RY.Red]

 

Video pembelajaran bisa diakses di link berikut

https://vt.tiktok.com/ZSP5qDNux/

 

Data Fun Learning SMA NURIS JEMBER

Judul                           : Pendekatan Inkuiri Terbimbing Berbasis Eksperimen dalam Memahami Sistem Pencernaan Hewan pada Pembelajaran Biologi 

Kelas                           : XI MIPA 2

Guru Mapel                : Yolanda Dwi Saptiawati, S.Pd.

Mapel                          : Biologi

Materi Fun Learning : Sistem Pencernaan Hewan

Bab                              : Sistem Organ

Subbab                       : Sistem Pencernaan

Model                         : Inkuiri Terbimbing

Metode                       : Eksperimen

Media                          : Mencit (Mus musculus) dan alat bedah 

Related Post