“Semoga Kapan-Kapan Bisa Juara Satu!” Celoteh Polos Jihan Usai Sabet Juara 2!
Pesantren Nuris – Kabar prestasi yang membanggakan kembali menyapa keluarga besar MI Unggulan Nuris Jember. Kali ini, senyum manis datang dari siswi kelas 2-A bernama Jihan Adiba Syakila A., atau yang akrab dipanggil Jihan. Di balik seragam hijaunya yang rapi, Jihan baru saja menorehkan prestasi gemilang dengan meraih Juara 2 Olimpiade Matematika tingkat Kabupaten.
Pencapaian ini diraih Jihan dalam ajang bertajuk “Festival Anak Gemilang” yang diselenggarakan oleh Star Gemilang pada tanggal 18 Januari 2026 lalu. Bagi anak seusia Jihan, berani tampil dan berkompetisi di hadapan orang banyak saja sudah menjadi kemenangan tersendiri. Apalagi jika keberanian itu berbuah manis menjadi sebuah piala kemenangan.
Ketika ditanya bagaimana perasaannya bisa menjadi juara, dengan mata berbinar ia menjawab singkat, “Seneng banget!”. Dua kata yang cukup untuk menjelaskan betapa bangganya ia bisa mempersembahkan piala untuk madrasah dan orang tuanya.
(Baca juga : Kecil-Kecil Penghafal Qur’an, Siswa MI Unggulan Nuris Jember Ini Sabet Jura 1 Lomba Tahfizh!)
Namun, ada cerita menarik di balik kemenangan Jihan ini. Ternyata, mental juara Jihan sempat diuji sebelum lomba dimulai. Saat diminta menceritakan hal menarik apa yang ia rasakan selama perlombaan, Jihan dengan jujur mengakui satu perasaan yang wajar dialami siapa saja. “Deg-degan,” katanya dengan polos. Bayangkan saja, di usianya yang masih sangat belia, ia harus mengerjakan soal-soal matematika di tengah suasana kompetisi yang hening dan serius. Rasa deg-degan itu menjadi bukti bahwa Jihan sedang belajar mengelola emosinya.
Hebatnya, rasa gugup itu berhasil ia taklukkan. Jihan membuktikan bahwa meski jantung berdebar kencang, otaknya tetap bisa berpikir jernih untuk memecahkan soal-soal hitungan. Hasilnya? Posisi Runner Up berhasil ia amankan.
Meskipun sudah berhasil meraih Juara 2, Jihan ternyata memiliki mimpi yang lebih tinggi. Ia tidak cepat puas dengan pencapaiannya hari ini. Jihan menitipkan pesan harapan untuk dirinya sendiri di masa depan, sebuah harapan yang terdengar sangat lugu namun penuh ambisi yang positif. “Semoga aku juara satu kapan-kapan,” ucapnya penuh harap. Kata kapan-kapan yang keluar dari mulutnya terdengar begitu menggemaskan, seolah ia sedang membuat janji manis dengan masa depannya.
Tak hanya memikirkan dirinya sendiri, Jihan juga menunjukkan sisi kepedulian sosial yang tinggi. Ia tidak ingin sukses sendirian. Jihan mendoakan teman-teman seperjuangannya di MI Unggulan Nuris agar bisa merasakan kebahagiaan yang sama. “Semoga teman-teman dapat juara juga,” pesan Jihan tulus. Sebuah doa dari teman yang baik hati.
Prestasi Jihan di ajang Festival Anak Gemilang ini menjadi bukti bahwa pembinaan prestasi di MI Unggulan Nuris Jember berjalan efektif bahkan sejak kelas bawah. Siswa-siswi kelas 2 seperti Jihan sudah dibiasakan untuk berani tampil dan mengasah kemampuan akademiknya di luar madrasah.
Terima kasih, Jihan! Terima kasih telah melawan rasa deg-degan itu dan mengubahnya menjadi prestasi. Kami semua mengamini doamu. Semoga kata kapan-kapan itu segera terwujud, dan piala Juara 1 benar-benar ada di genggamanmu suatu hari nanti. Teruslah belajar, teruslah berhitung, dan jangan lupa tetap ceria! [FE.Red]
Nama : Jihan Adiba Syakila A.
Kelas : 2A
Lembaga : MI Unggulan Nuris Jember
Prestasi : Juara 2 Olimpiade Matematika Kategori Kelas 2 SD/MI
Tingkat : Kabupaten
Ajang : Festival Anak Gemilang
Tanggal : 18 Januari 2026
