SMA Nuris Jember Berhasil Mengantarkan Manda Rihadatul Menjadi Mahasiswi FEB UNEJ

Perjuangan Santri Asal Kalimantan dalam Meraih Pendidikan di Perguruan Tinggi

Pesantren Nuris – SMA Nuris Jember menjadi saksi perjalanan panjang seorang santri bernama lengkap Manda Rihadatul Aisy. Siswi kelas XII MIPA 1 SMA Nuris Jember ini kini menapaki babak baru dalam hidupnya setelah dinyatakan diterima di Program Studi Ekonomi Pembangunan, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Jember melalui jalur Mandiri UTBK.

Berasal dari Banjarmasin, Kalimantan Selatan, gadis yang akrab disapa Manda ini berani merantau jauh dari keluarga demi menuntut ilmu. Keputusan untuk menjadi anak pesantren bukan sekadar pilihan pendidikan, melainkan jalan pembentukan karakter. Hari-hari yang dijalani dengan disiplin, kebersamaan, dan kesederhanaan perlahan menempa dirinya menjadi pribadi yang tangguh dan bertanggung jawab.

Bagi Manda, menjadi santri di Pesantren Nuris Jember menghadirkan banyak hikmah yang tak ternilai.

“Alhamdulillah saya bersyukur bisa sekolah sambil mondok. Selain memperdalam ilmu agama, kehidupan pesantren juga mengajarkan saya arti kedisiplinan, kemandirian, serta tanggung jawab dalam setiap aktivitas. Saya belajar mengatur waktu, memegang amanah, dan hidup sederhana dengan penuh rasa syukur”, ungkapnya haru.

(Baca juga : Persiapkan Diri Teruskan Estafet Usaha Keluarga, Alumni SMA Nuris Jember, Dina Aisyah Faranadi Mantap Tekuni Agribisnis di Polije)

Lingkungan pesantren juga menjadi ruang belajar sosial yang sangat bermakna. Kebersamaan dengan teman-teman seperjuangan menumbuhkan mental yang lebih kuat, melatih kesabaran, serta mengajarkan pentingnya saling menghargai perbedaan.

“Teman-teman di pesantren sudah seperti saudara bagi saya. Saat saya senang maupun sedih, mereka selalu menemani. Saat lulus seperti sekarang ini, rasanya saya tidak siap harus berpisah dengan mereka. Tapi ya memang sudah saatnya”, pungkas Manda sambil tersenyum.

Lebih dari itu, bekal spiritual yang diperoleh selama di pesantren menjadi pedoman dalam menatap masa depan. Kedekatan dengan Al-Qur’an, kebiasaan ibadah, serta pembelajaran akhlak menjadi kekuatan batin yang akan mengiringi langkahnya di dunia perkuliahan dan kehidupan bermasyarakat.

Keberhasilan Manda Rihadatul Aisy melanjutkan pendidikan tinggi tentu tidak lepas dari dukungan penuh kedua orang tuanya, Bapak Ali Mukti dan Ibu Eni Kusrini, yang senantiasa mengiringi perjuangan putrinya dengan doa yang tak terbatas.

Manda mengungkapkan, “Terimakasih khususnya kepada orang tua saya, juga para ustaz, ustazah, serta guru SMA Nuris Jember yang selama ini telah mendoakan dan sabar dalam membimbing hingga saya bisa kuliah di kampus impian”.

Pihak SMA Nuris Jember menyampaikan rasa bangga atas capaian yang diraih Manda. Prestasi ini menjadi bukti bahwa pendidikan berbasis pesantren mampu melahirkan generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga cerdas secara mental dan spiritual.

Kini, dengan bekal ilmu, karakter, dan nilai-nilai pesantren yang telah tertanam, Manda Rihadatul Aisy siap menapaki dunia baru di Universitas Jember. Langkahnya menjadi inspirasi bagi para santri lainnya untuk terus berikhtiar, menjaga adab, dan berani bermimpi besar demi masa depan. [RY.Red]

 

Nama                  : Manda Rihadatul Aisy

Alamat                : Banjarmasin, Kalimantan Selatan

Kelas                   : XII MIPA 1

Lembaga             : SMA NURIS JEMBER

Tahun Lulus        : 2025

Kuliah                   : Program Studi Ekonomi Pembangunan, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Jember

Riwayat Prestasi :

  1. Medali Perunggu Olimpiade Biologi “OSI” tingkat Nasional diselenggarakan oleh Puskanas (Manda Rihadatul A)_25 Maret 2023
  2. Juara 2 PK Match Tik tok “Giat Pramuka Penegak” tingkat Kabupaten diselenggarakan oleh Dinas Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Jember (Manda Rihadatul, Faza Farihin Nur, Zahwadura Islami, Rafefya Alilatul, Mufidatul Nuril Intan, Alfi Chofiyal, Indah Islamiya, Susi)_29 September 2024
  3. Khatam Tiga Belas Kitab (Tarbiyatus Shibyan, Taqrib, Alfiyah 500 bait, Taysirul Khollaq, Fathul Qorib, Amtsilah Tasrifiyah, Aqidatul ‘Awam, Luqmatus Saighoh, Maqsud, Hujjah NU, Jurumiyah, Jauharut, Tauhid, dan Imriti)
Related Post