Himpunan Mahasiswa Polije Sambangi SMK Nuris Jember
Pesantren Nuris – Aula SMK Nuris Jember dipenuhi semangat pada Rabu, 25 Februari 2026. Himpunan Mahasiswa Program Studi Teknologi Rekayasa Mekatronika (TRM) dari Politeknik Negeri Jember menggelar kegiatan sosialisasi yang menyasar siswa kelas akhir. Kegiatan ini menjadi ruang berbagi pengalaman sekaligus pengenalan dunia perkuliahan berbasis teknologi terapan.
Sejak awal acara, suasana berlangsung dinamis. Mahasiswa TRM menyajikan materi dengan gaya komunikatif dan visual yang menarik. Mereka menjelaskan bahwa jurusan Teknologi Rekayasa Mekatronika memadukan tiga bidang utama, yakni mekanik, elektronika, dan sistem kontrol berbasis pemrograman. Integrasi tersebut diaplikasikan dalam pengembangan sistem otomasi industri, robotika, hingga perangkat berbasis Internet of Things (IoT).
Para siswa terlihat antusias mengikuti paparan. Beberapa di antaranya aktif mengajukan pertanyaan seputar beban studi, praktik laboratorium, hingga peluang kerja setelah lulus. Mahasiswa TRM menjelaskan bahwa pembelajaran di jurusan tersebut menitikberatkan pada praktik dan proyek nyata yang relevan dengan kebutuhan industri.
(Baca juga : Bongkar Mesin hingga Sistem Transmisi, UKK Praktik TKR SMK Nuris Jadi Ujian Mental dan Skill)
Momen istimewa dalam kegiatan ini adalah kehadiran Muh. Arief Wicaksono, alumni Jurusan TKJ SMK Nuris lulusan tahun 2025, yang kini aktif sebagai anggota himpunan mahasiswa TRM. Kehadirannya menjadi bukti nyata kesinambungan antara SMK Nuris dan perguruan tinggi terapan.
Di hadapan adik kelasnya, Arief berbagi pengalaman tentang proses adaptasi di bangku kuliah. Ia menuturkan bahwa dasar keterampilan praktik dan kedisiplinan yang diperolehnya selama di SMK Nuris sangat membantu saat memasuki perkuliahan.
“Bekal dari SMK Nuris itu terasa sekali manfaatnya. Kami sudah terbiasa praktik, memahami dasar jaringan, dan berpikir logis. Di TRM, itu semua dikembangkan lagi menjadi sistem yang lebih kompleks,” ujar Arief.
Ia juga memberi pesan motivasi kepada para siswa agar tidak ragu melanjutkan pendidikan. “Kalau punya minat di bidang teknologi, jangan takut mencoba. Dunia industri sekarang butuh orang-orang yang bisa menggabungkan mekanik, elektronik, dan pemrograman. Kuncinya mau belajar dan konsisten,” tambahnya.
Sesi tanya jawab berlangsung interaktif. Siswa tampak penasaran mengenai peluang karier lulusan TRM. Para mahasiswa menjelaskan bahwa prospek kerja terbuka lebar, mulai dari teknisi otomasi, engineer sistem kontrol, hingga pengembang teknologi berbasis perangkat pintar.
Pihak sekolah menyambut positif kegiatan tersebut. Sosialisasi dinilai penting untuk memperluas wawasan siswa tentang pilihan studi lanjutan yang relevan dengan kompetensi keahlian mereka. Terlebih, kehadiran alumni yang telah merasakan langsung dunia perkuliahan memberikan gambaran konkret tentang transisi dari SMK ke perguruan tinggi.
Kegiatan ditutup dengan diskusi santai dan sesi foto bersama. Melalui sosialisasi ini, siswa SMK Nuris Jember tidak hanya memperoleh informasi akademik, tetapi juga inspirasi untuk melangkah lebih jauh dalam dunia teknologi. Acara tersebut menjadi bukti bahwa kolaborasi antara sekolah dan perguruan tinggi mampu membuka jalan menuju masa depan yang lebih terarah dan kompetitif. (MFAF.Red)
