Di tengah Kesibukan Ujian Praktik, tetap Semangat Torehkan Prestasi Gemilang untuk Almamater Tercinta
Pesantren Nuris – Di bulan Februari 2026, santri MA Unggulan Nuris terus menggenjot semangat berprestasi hingga di kancah nasional sekali pun. Salah satunya, Nafisatul Amalia telah berhasil membawa pulang juara harapan 1 Olimpiade Kimia bertajuk National Chemical Engineering Olympiad of Science and Applied Industries (N-Celcius) dalam even The 11th Chemical Engineering Week di Universitas Internasional Semen Indonesia (UISI) Gresik pada 15 Februari 2026 kemarin.
Keberhasilan Nafisatul, sapaan akrab santriwati yang duduk di kelas XII E MA Unggulan Nuris tersebut meraih prestasi ini terbilang tak mudah. Pasalnya, ia harus melewati tiga babak yang super ketat berhadapan dengan 186 peserta terbaik dari berbagai sekolah/madrasah terbaik. Apalagi lomba ini berupa adu kecerdasan dan ketangkasan tim, Nafisatul bersama Fauzan Muhtar Fadilah, sesama siswa kelas XII E.
“Lomba ini sangat seru dan bikin dag dig dug, yang pasti juga melelahkan karena cukup panjang prosesnya. Akan tetapi, Alhamdulillah dapat kami lalui dengan maksimal meski harus puas sebagai juara harapan 1. Soalnya ini ada 100 tim atau 200 peserta yang beradu melewati babak demi babak yang berbeda model kompetisinya.” Tukas Nafisatul.
(baca juga: Juara Lagi Juara Lagi, Wa’amila Roziqin Bikin Bangga MA Unggulan Nuris Juara 1 MHQ OLIMPIQU 2026)
Pada babak pertama, Nafisatul yang berpasangan dengan Fauzan harus mengerjakan 100 soal dalam waktu dua kali 60 menit. Model penilaian pengerjakan soal UTBK (Ujian Tulis Berbasis Komputer) ini jika benar plus 4, salah minus 1, dan tak dijawab sama dengan nol. Berdasarkan standar nilai yang memenuhi kriteria, hanya 50 tim yang lolos melaju ke babak kedua, termasuk Nafisatul dan Fauzan.
Mereka harus berjibaku lagi dengan mengerjakan soal pilihan ganda yang berisi materi pelajaran Kimia, Fisika, Matematika, dan tentang Semen. Berkat persiapan yang matang sebelum perlombaan ini dan semangat yang berapi-api, akhirnya mereka mampu menembus babak final yang tersisa 10 siswa terbaik atau 5 tim.
Kelima tim terbaik ini akan beradu dalam model 2 kompetisi yang sengit seperti, Class of Science (Memories dan Cerdas Cermat) dan Ular Tangga yang disediakan soal-soal untuk menguji ketangkasan peserta. Nafisatul berupaya mengerahkan kemampuan terbaiknya untuk menuntaskan 2 model kompetisi di babak final tersebut hingga akhirnya harus puas sebagai pemenang keempat atau harapan 1.
(baca juga: Kreativitas Santri MA Unggulan Nuris Bidang Literasi, Unjuk Prestasi Tingkat Nasional Puisindo Media dan PUISEA)
Nafisatul yang didampingi Fauzan memperoleh piala juara, piagam kemenangan, dan uang pembinaan sebesar Rp400.000,00. Sementara itu para pemenang lainnya yakni, Juara 1 dari SMA Plus Ar Rahmat Bojonegoro; Juara 2 dari MAN Insan Cendekia Pasuruan; Juara 3 dari SMAS Nuris Jember; dan Juara Harapan 1 dari MAS Unggulan Nuris Jember.
Ning Balqis Al Humairo, selaku Kepala MA Unggulan Nuris turut berbangga dan mengapresiasi atas semangat berprestasi anak didiknya. “Kami selalu bangga atas semangat dan perjuangan anak didik kami. Mereka ini padahal sudah kelas XII dan sedang mengikuti ujian praktik, tetapi semangat juaranya tak kendor. Semoga selalu menginspirasi dan menularkan motivasi positif bagi santri lainnya.”
“Yang saya ketahui juga, Nafisatul ini santriwati yang aktif dalam kegiatan jurnalis Nazrah MA Unggulan Nuris. Dia juga kerap meraih juara menulis baik cerpen maupun puisi selain juara bidang sains olimpiade kimia. Layak Nafisatul sebagai santriwati teladan karena torehannya yang luar biasa. Kami akan terus mendukung talenta mereka melalui ekstrakurikuler dan program unggulan sains lainnya.”[AF.Red]

