Tak Sekadar Sosialisasi, SMK Nuris Hadirkan Aksi Nyata! Jurusan TSM Adakan Servis Hemat dan Berkualitas di SMPN 1 Panti

SPMB Rasa Beda: SMK Nuris Promosi Sekaligus Layani Servis Motor Diskon Besar

Pesantren Nuris – Program servis murah yang digelar Bengkel AHASS Teaching Factory (TEFA) SMK Nuris Jember bersama Jurusan Teknik Sepeda Motor (TSM) mendapat sambutan hangat saat dilaksanakan di SMPN 1 Panti pada 7 Februari 2026 lalu. Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian sosialisasi Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) SMK Nuris Jember sekaligus bentuk pelayanan nyata kepada masyarakat sekolah.

Sejak pagi, tim dari SMK Nuris Jember yang terdiri atas guru produktif, tenaga bengkel, dan siswa TSM telah menyiapkan peralatan servis di area yang telah disediakan pihak sekolah. Beberapa stan servis dibuka untuk melayani berbagai kebutuhan perawatan sepeda motor, mulai dari penggantian oli, perawatan CVT, hingga servis ringan lainnya. Kehadiran bengkel berjalan ini langsung menarik perhatian guru, karyawan, hingga wali murid yang kebetulan berada di lokasi.

Antusiasme terlihat dari banyaknya kendaraan yang mengantre untuk mendapatkan layanan. Warga sekolah tampak percaya menyerahkan motornya kepada siswa SMK Nuris yang bekerja di bawah pengawasan ketat instruktur. Setiap proses pengerjaan dilakukan sesuai standar operasional prosedur (SOP) AHASS, sehingga kualitas layanan tetap terjaga meski dilaksanakan di luar bengkel utama.

(Baca juga : Sepekan Uji Nyali! Siswa Jurusan SMK Nuris Tuntaskan UKK Praktik dari Pemasangan Fiber Optik hingga Implementasi LAN)

Waka Humas SMK Nuris, Nikita Yuni Lestari, S.H., Gr., menyampaikan bahwa program ini tidak hanya bertujuan promosi sekolah, tetapi juga menjadi media praktik langsung bagi siswa. “Kami ingin menunjukkan bahwa siswa SMK Nuris, khususnya jurusan TSM, memiliki kompetensi yang siap diterapkan di lapangan. Mereka tidak hanya belajar teori, tetapi benar-benar bekerja sesuai standar industri,” ujarnya.

Salah satu daya tarik utama program ini adalah potongan harga servis yang cukup menggiurkan, yakni hingga 35 persen. Diskon tersebut membuat banyak warga sekolah memanfaatkan kesempatan untuk melakukan perawatan berkala yang mungkin sebelumnya tertunda. Dengan harga lebih terjangkau dan kualitas layanan terjamin, program ini dinilai sangat membantu.

Selain layanan servis, kegiatan ini juga diisi dengan pemaparan singkat mengenai program keahlian di SMK Nuris Jember, fasilitas pembelajaran, serta peluang kerja lulusan. Siswa SMP tampak antusias mendengarkan penjelasan tersebut, terutama saat diperlihatkan dokumentasi praktik dan kegiatan industri yang telah dijalani siswa TSM.

Program servis murah ini menjadi bukti komitmen SMK Nuris Jember dalam mengembangkan pembelajaran berbasis Teaching Factory. Konsep TEFA memungkinkan siswa merasakan suasana kerja sesungguhnya sekaligus memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Melalui kegiatan di SMPN 1 Panti ini, SMK Nuris tidak hanya melakukan sosialisasi penerimaan siswa baru, tetapi juga menghadirkan solusi nyata yang dirasakan langsung oleh lingkungan sekolah.

Dengan respons positif yang diterima, pihak sekolah berencana terus memperluas program serupa ke berbagai sekolah lain di Jember dan sekitarnya sebagai bagian dari penguatan layanan pendidikan vokasi yang aplikatif dan berdampak. (MFAF.Red)

Related Post