Santri Membanggakan dan Inspiratif, Berharap Jalani Karier dengan Amanah di Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan RI
Pesantren Nuris – Jadi yang pertama di Pesantren Nuris Jember, khususnya di MA Unggulan Nuris, Nabilah Novianti, layak dinobatkan sebagai santri membanggakan dan inspiratif. Pasalnya, ia menjadi yang pertama menembus ketat dan panjangnya seleksi kuliah kampus kedinasan, Politeknik Ilmu Pemasyarakatan (Poltekip) di bawah naungan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) RI.
Kisah suka cita proses yang cukup rumit sejak awal persiapan kuliah di kampus kedinasan hingga berhasil lolos selalu terkenang di hati Nabilah, sapaan akrabnya. Selama 4 tahun menjalani kuliah di Poltekip dengan berbagai dinamika yang cukup berbeda dengan dunia pesantren tak membuatnya kesulitan beradaptasi.
Pada wawancara awal saat dinyatakan lolos sebagai mahasiswa Poltekip, 5 tahun lalu, santriwati cerdas asal Dukuh Mencek, Panti, Jember menyatakan, “Pengalaman ikut ekskul public speaking dan penguasaan bahasa Inggris menumbuhkan kepercayaan diri saya. Saya juga pengalaman menjadi pengurus divisi keamanan pesantren yang terlatih secara mental dan ternyata sesuai dengan karier saya di bagian pemasyarakatan ke depan. Karena Nuris juga, saya mengenal kampus kedianasan seperti Poltekip ini.”
(baca juga: Selamat dan Sukses, Fiks jadi Dokter, Alumni MA Unggulan Nuris Inspirasi Santri Kekinian Gapai Impian)
Bagi gadis kelahiran November ini, perkuliahan di Poltekip banyak memberikan pengalaman dan pengetahuan yang implementatif dalam dunia kariernya saat ini. Maklum saja, kampus kedinasan ini memberikan fasilitas pendidikan terbaik secara beasiswa bahkan langsung berkarier sebagai apparatur sipil Negara (ASN) setelah diwisuda.
Keberhasilan Nabilah menembus karier ASN di Kemenimipas RI bukan keberuntungan sebab ia memang dikenal sebagai santri aktif, tekun, dan cerdas. Sedari nyantri, ia sudah diberi amanah sebagai ketua divisi keamanan santri putri Dalem Timur (Daltim). Ia juga tercatat sebagai anggota aktif Paskibra Nuris (Graparis), ekskul public speaking, dan kerap meraih peringkat terbaik di kelas.
Seiring berjalannya waktu, perkuliahan yang ketat di Poltekip mampu dituntaskan dengan maksimal dengan ditandai ketuntasan skripsi berjudul “Studi Kasus Efek Acceptance and Commitment Therapy terhadap Anxiety Narapidana Menjelang Bebas di Lembaga Pemasyarakatan Kelas II A Jember yang disidangkan pada 06 November 2024 lalu. Gelar sarjana terapan pemasyarakatan (S.Tr.Pas.) pun resmi mengekor di belakang namanya usai diwisuda pada 11 Desember 2024 dengan predikat membanggakan, skor IPK 3,69. Fantastis bukan?
(baca juga: Santri Inspiratif, Usai Tamat di IPDN Bandung, Alumni MA Unggulan Nuris Jadi ASN dan Lanjut Magister)
“Perkuliahan dengan sistem pendidikan semi militer tidak hanya fokus pada akademik, pendidikan juga melatih kedisiplinan tinggi dan membentuk karakter, mental, kemampuan kerja sama, kedisiplinan sekaligus mengajarkan toleransi, solidaritas, dan kepemimpinan melalui interaksi dengan berbagai latar belakang teman. Pendidikan di sini kalkulasinya 60% praktik mewajibkan kita untuk praktik lapangan di UPT pemasyarakatan setiap tahunnya selebihnya teori.” Tukas Nabila menjelaskan studi sarjananya.
Selang 2 bulan usai kelulusannya, Nabilah mendapatkan surat panggilan dan keputusan langsung dari Kemenimipas RI untuk penempatan karier ASN-nya di Balai Pemasyarakatan Kelas I Palembang sebagai Pembimbing Kemasyarakatan Ahli Pertama. Rasa haru dan bangga tak dapat disembunyikan oleh Nabilah bersama orang tua serta keluarganya. Perjuangan yang berat sejak persiapan masuk kampus hingga tuntas menjalani studi sarjana terbayar tuntas dengan pencapaian karier yang cemerlang.
“Ke depannya saya berharap bisa sukses membahagiakan orang tua dan orang sekitar juga membanggakan almamater Nuris. Semoga juga diberi kekuatan untuk dapat bekerja dengan baik sebagai ASN kemenimipas, bisa mencapai puncak karier dengan lancar, amin.” Tutupnya.[AF.Red]
Nama : Nabilah Novianti, S.Tr.Pas.
Alamat : Dukuh Mencek, Panti, Jember
Lembaga : MA Unggulan Nuris, jurusan IPA, tahun 2020
Kampus : Politeknik Ilmu Pemasyarakatan (Poltekip), S-1 Bimbingan Kemasyarakatan
Karier : ASN Ahli Pertama Pembimbing Kemasyarakatan di Balai Pemasyarakatan Kelas 1 Palembang

