Ustadzah May: “Jadwal Padat dan Minim Pembinaan, Tapi Hisyam Tetap Luar Biasa!”
Pesantren Nuris – Sosok Hisyam Ramaditya tampaknya memang dilahirkan untuk menjadi petarung di arena kompetisi. Siswa kelas 6-A yang dikenal cinta sains ini kembali membuat kejutan manis bagi MI Unggulan Nuris Jember. Bukan di olimpiade sains individu seperti biasanya, kali ini Hisyam menunjukkan taringnya dalam kerja sama tim di ajang bergengsi “FESJIS 2026” Tingkat Kabupaten.
Berlaga di Pondok Pesantren Hujjatul Islam pada tanggal 12 Februari 2026 lalu, Hisyam bersama Malya Nafisa Prakoso dan Aizah Aprilia Zahira, menghadapi tim-tim tangguh dari berbagai sekolah. Hasilnya? Trofi Juara 3 Lomba Cerdas Cermat sukses diamankan dan dibawa pulang ke madrasah.
Namun, jangan bayangkan kemenangan ini diraih dengan jalan yang mulus bak jalan tol. Justru, ada drama mendebarkan yang terjadi di balik piala tersebut. Ustadz Latif, yang mendampingi langsung di lokasi, menceritakan detik-detik menegangkan saat babak final berlangsung. Hisyam dan timnya sempat berada di ujung tanduk.
“Waktu final itu sangat seru. Babak pertama hampir semua soal dibabat oleh lawan. Intinya nilainya sangat jauh tertinggal,” kenang Ustadz Latif saat menggambarkan situasi kritis tersebut. Banyak yang mengira mental Hisyam akan runtuh melihat skor lawan yang melesat jauh.
(Baca juga : Tembus Persaingan Sengit Se-Jawa Bali, Siswa MI Unggulan Nuris Jember Ini Berhasil Bawa Pulang Medali!)
Namun, di sinilah kualitas seorang Hisyam Ramaditya teruji. Sebagai siswa yang sudah kenyang pengalaman lomba, ia tetap tenang. Perlahan tapi pasti, Hisyam mulai memimpin kebangkitan timnya. “Tapi ternyata mereka bisa membalik keadaan,” tambah Ustadz Latif dengan bangga. Momen comeback yang dipimpin Hisyam inilah yang akhirnya menyelamatkan wajah MI Unggulan Nuris Jember dan mengunci posisi juara ketiga.
Prestasi ini terasa semakin istimewa jika kita melihat latar belakang kesibukan Hisyam saat ini. Sebagai siswa kelas 6, hari-harinya sudah dipadati dengan jadwal try out dan persiapan ujian akhir yang menguras energi. Ustadzah May, dari bagian Kesiswaan, mengakui bahwa persiapan lomba kali ini sangat minim, bahkan nyaris tanpa pembinaan intensif seperti dulu.
“Anak-anak itu luar biasa, meskipun tanpa pembinaan yang rutin. Padahal jadwal mereka padat sekali, tapi nilainya tetap bagus dan masih bisa membawa pulang piala untuk madrasah. Luar biasa, kan?” puji Ustadzah May.
Keraguan serupa sebenarnya sempat dirasakan oleh Ustadzah Elvi. Beliau sempat khawatir performa Hisyam dan teman-temannya akan menurun karena fokusnya terpecah. “Awalnya ragu, karena pembinaannya sudah tidak serutin dulu, mengingat Hisyam dan yang lain sudah kelas 6 dan mau difokuskan ke ujian saja,” aku Ustadzah Elvi jujur.
Namun, dukungan orang tua Hisyam yang luar biasa antusias menjadi energi tambahan. “Tapi orang tua mereka luar biasa antusias, dan ternyata Hisyam berhasil membuat kami semua bangga,” lanjut Ustadzah Elvi penuh syukur. Sinergi antara bakat alami Hisyam dan dukungan penuh orang tua terbukti mampu mengalahkan keterbatasan waktu latihan.
Bagi Ustadzah May, Hisyam menjadi contoh nyata siswa yang kamil. Tidak hanya jago di atas kertas saat mengerjakan soal sains sendirian, tetapi juga tangguh saat harus beradu cepat dan tepat di panggung cerdas cermat. Kematangan emosionalnya di saat tertinggal poin menjadi pelajaran berharga bagi adik-adik kelasnya.
Menutup wawancara, Ustadzah May memberikan doa khusus yang sangat tulus untuk masa depan Hisyam. Beliau berharap piala ini menjadi penyemangat di penghujung masa studinya di MI.
“Doa Ustadzah untuk Mas Hisyam, semoga ilmu yang didapat selama ini menjadi berkah. Tetaplah menjadi pribadi yang tenang, rendah hati, dan pantang menyerah seperti saat di final kemarin. Semoga sukses ujian akhirnya dan kelak menjadi pemimpin yang hebat,” doa Ustadzah May dengan penuh harapan.
Selamat ya, Hisyam. Terima kasih telah mengajarkan kami bahwa ketertinggalan bukanlah kekalahan, selama peluit akhir belum dibunyikan. Semangat terus untuk ujian akhirnya! Barakallah. [FE.Red]
Nama : Hisyam Ramaditya
Kelas : 6-A
Lembaga : MI Unggulan Nuris Jember
Prestasi : Juara 3 Lomba Cerdas Cermat (Tim)
Tingkat : Tingkat Kabupaten
Ajang : FESJIS 2026
Tanggal : 12 Februari 2026
