SMA Nuris Jember Cetak Santri Teladan, Randi Juliyastira Raih Pendidikan Biologi di UNEJ

Cerita Kesederhanaan dan Kemandirian di Pesantren

Pesantren Nuris – Randi Juliyastira, alumni dari kelas XII MIPA 1 SMA Nuris Jember, membagikan pengalaman berharga yang ia peroleh selama menempuh pendidikan di pesantren. Randi, yang kini tengah menempuh studi di semester 6 prodi Pendidikan Biologi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Jember, menekankan bahwa pengalaman di pesantren memberinya pembelajaran yang tak ternilai.

“Pelajaran paling berharga dari pesantren menurut saya adalah mendapatkan banyak sekali ilmu dan pemahaman yang selama ini belum pernah saya dapatkan. Selain itu saya menjadi pribadi yang lebih baik,” ungkap Randi. Ia menambahkan bahwa kehidupan di pesantren menuntut disiplin dan kesederhanaan yang membentuk karakter santri sejak dini.

Randi menuturkan, salah satu hal yang paling ia hargai adalah proses pembelajaran tentang kesederhanaan dan kemandirian. “Di pesantren, kita ditempa untuk menjadi pribadi yang lebih mandiri, belajar menghargai keberkahan yang didapat, serta memahami sopan santun dalam kehidupan sehari-hari,” jelasnya.

Selain itu, Randi juga menekankan pentingnya adab terhadap guru dan saling menghargai sesama santri. Menurutnya, nilai-nilai ini menjadi dasar penting untuk membangun karakter yang kuat. “Belajar cara kita harus bersikap kepada guru dan teman itu sangat penting,” tambahnya.

(Baca juga : Alfiatus Sholehah Lanjutkan Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam di UIN Khas Jember, Bangga Jadi Alumni SMA Nuris Jember)

Tidak hanya dari sisi akademik, pengalaman di pesantren juga mengajarkan Randi tentang kedisiplinan waktu dan manajemen diri. Menurutnya, rutinitas yang teratur di pesantren membuatnya lebih fokus dan tangguh menghadapi tantangan, baik di sekolah maupun dalam kehidupan sehari-hari.

Randi pun menyebutkan bahwa SMA Nuris Jember mendukung penuh kegiatan santri di pesantren.

“SMA Nuris Jember benar-benar memfasilitasi kami untuk tumbuh secara akademik dan karakter. Anak-anak dari luar Jember pun bisa merasakan pengalaman yang sama,” ujarnya.

SMA Nuris Jember selalu mendorong siswa untuk menimba ilmu di pesantren sebagai bagian dari pendidikan karakter. Pendekatan ini diyakini dapat membekali siswa tidak hanya dengan prestasi akademik, tetapi juga kemampuan sosial dan etika yang kuat.

Randi menutup cerita pengalamannya dengan pandangan optimis terhadap masa depan. Ia yakin, bekal ilmu dan nilai-nilai yang diperoleh di pesantren akan menjadi fondasi yang kokoh untuk meraih cita-cita.

“Saya yakin, bekal disiplin, kemandirian, dan nilai-nilai yang saya pelajari di pesantren akan membuat masa depan saya lebih cerah. Semua pengalaman ini bukan hanya membentuk karakter, tapi juga menyiapkan saya menghadapi tantangan hidup dan pendidikan di tingkat yang lebih tinggi. Semoga pengalaman ini bisa menjadi inspirasi bagi teman-teman lain, terutama anak-anak yang ingin menempuh pendidikan di SMA Nuris Jember dan menimba ilmu di pesantren,” pungkasnya. [RY.Red]

 

Nama            : Randi Juliyastira

Alamat          : Silo, Jember

Lembaga      : SMA NURIS JEMBER

Tahun Lulus : 2023

Kuliah            : Program Studi Pendidikan Biologi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Jember

Related Post