Tekad Safiratus Zahro Berbuah Manis, Alumni SMA Nuris Jember Diterima di Politeknik Negeri Jember

Menyemai Disiplin, Menuai Masa Depan

Pesantren Nuris – Langkah mantap kembali ditorehkan oleh alumni SMA Nuris Jember. Kali ini, kabar membanggakan datang dari Safiratus Zahro, alumni yang lulus pada tahun 2023 asal Sumberjati, Silo, Jember. Setelah menuntaskan masa belajarnya di bangku SMA, ia berhasil melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi dengan diterima di program D4 Manajemen Agroindustri Politeknik Negeri Jember (Polije) melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP). Capaian tersebut menjadi bukti bahwa kerja keras selama menempuh pendidikan di lingkungan pesantren mampu membuka jalan menuju perguruan tinggi impian.

Perjalanan Safiratus Zahro tidak lepas dari pengalaman belajar yang ia jalani selama menjadi santri sekaligus siswi di SMA Nuris Jember. Ia mengaku bahwa kehidupan di pesantren membentuk karakter disiplin dan tanggung jawab sejak dini. Lingkungan yang mendukung serta pendampingan dari guru dan ustaz/ustazah membuatnya semakin termotivasi untuk meraih prestasi akademik.

Selama duduk di bangku SMA, Safiratus Zahro juga aktif mengikuti kegiatan ekstrakurikuler Paskibra. Kegiatan tersebut memberinya banyak pengalaman berharga, terutama dalam melatih kedisiplinan, kerja sama tim, serta jiwa kepemimpinan. Melalui latihan rutin dan berbagai kegiatan yang diikutinya, ia belajar mengatur waktu antara kegiatan akademik, organisasi, dan aktivitas pesantren.

“Menurut saya, jadi santri itu banyak hikmahnya. Saya bisa belajar ilmu agama lebih dalam, jadi lebih disiplin, dan belajar hidup mandiri karena jauh dari orang tua,” ungkap Safiratus Zahro. Ia menambahkan bahwa kehidupan di pesantren juga mengajarkannya untuk hidup sederhana dan menghargai orang lain.

(Baca juga : Meniti Ilmu dari SMA Nuris Jember ke Universitas Jember, Mevina Ungkap Kisah Perjalanannya)

Lebih lanjut, ia juga merasakan perubahan positif pada diri setelah menjalani kehidupan sebagai santri. “Selain itu, hidup di lingkungan pesantren mengajari saya untuk hidup sederhana, bisa menghargai orang lain, dan memperbaiki akhlak supaya jadi pribadi yang lebih baik,” tuturnya. Nilai-nilai tersebut menurutnya menjadi bekal penting saat menghadapi kehidupan di dunia perkuliahan.

Keberhasilannya diterima melalui jalur SNBP tidak diraih secara instan. Safiratus Zahro mengaku selalu berusaha menjaga konsistensi belajar sejak kelas X. Ia memanfaatkan waktu luang untuk mengulang materi dan aktif berdiskusi dengan guru. Dukungan dari teman-teman serta lingkungan pesantren turut memperkuat semangatnya untuk terus berprestasi.

Ia juga menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membimbingnya selama ini. “Saya sangat berterima kasih kepada kyai, pengasuh, guru, dan ustaz/ustazah yang sudah membimbing saya. Doa dan arahan mereka sangat berarti sampai saya bisa berada di titik ini,” ucapnya penuh haru.

Kisah Safiratus Zahro menjadi inspirasi bahwa keseimbangan antara pendidikan umum dan pendidikan pesantren mampu melahirkan generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga kuat dalam karakter. Pengalaman organisasi, pembiasaan ibadah, serta pembentukan akhlak menjadi fondasi penting dalam perjalanan meraih cita-cita.

SMA Nuris Jember sendiri terus berupaya menghadirkan lingkungan pendidikan yang mendukung perkembangan akademik dan karakter siswa. Dengan berbagai program unggulan, pendampingan intensif, serta suasana pesantren yang kondusif, para siswa didorong untuk berani bermimpi dan berusaha meraihnya.

Konsistensi tersebut terlihat dari banyaknya alumni yang berhasil melanjutkan studi ke berbagai perguruan tinggi favorit. SMA Nuris Jember terus berkomitmen mengantarkan para siswanya menuju kampus impian, sekaligus membekali mereka dengan nilai-nilai keislaman dan kemandirian sebagai bekal menatap masa depan yang lebih gemilang. [RY.Red]

 

Nama            : Safiratus Zahro

Alamat          : Silo, Jember

Lembaga      : SMA NURIS JEMBER

Tahun Lulus : 2023

Kuliah            : Program Studi D4 Manajemen Agroindustri, Fakultas Manajemen Agribisnis, Politeknik Negeri Jember (Polije)

Related Post