Momen Haru Wisuda Menjadi Bukti Keberhasilan Qorina Alisia Selesaikan Studi Hukum dengan Predikat Memuaskan
Pesantren Nuris – Perjalanan akademik seseorang sering kali membawa kejutan yang tak terduga. Hal inilah yang dialami oleh Qorina Alisia Qothrunnada, S.H., atau yang akrab disapa Nada. Alumni SMA Nuris Jember jurusan IPA tahun 2018 ini baru saja merayakan momen bersejarah dalam hidupnya. Tepat pada tanggal 7 Mei 2025, Nada resmi diwisuda dan menyandang gelar Sarjana Hukum (S.H.).
Langkah Nada menuju bangku perkuliahan dimulai dengan mulus melalui jalur SPAN-PTKIN. Tanpa perlu melalui tes tulis yang rumit, ia berhasil lolos hanya dengan mengandalkan nilai rapor yang konsisten sejak masa sekolah. “Alhamdulillah, saya sangat bersyukur bisa masuk tanpa jalur tes lain,” ungkap alumni yang juga merupakan alumni MTs Unggulan Nuris ini.
Keputusan Nada untuk mengambil jurusan Hukum bukan tanpa alasan. Meski di SMA ia berkutat dengan Biologi, Fisika, dan Kimia, ia memiliki visi besar untuk menjadi seorang notaris. Ia merasa sangat penting untuk memahami seluk-beluk hukum bisnis yang sesuai dengan syariat Islam agar bisa berkarier dengan amanah di masa depan.
(Baca juga : Sukses Tembus SNBT, Alumni SMA Nuris Jember, Sofia Maya Maulida Mantap Pilih Jurusan PGSD di Universitas Jember)
Namun, transisi dari jurusan IPA ke Hukum diakuinya tidaklah mudah. Nada sempat mengalami kesulitan saat harus berhadapan dengan tumpukan pasal hukum yang asing baginya. “Kesulitan pasti ada, apalagi dari IPA yang sukanya belajar Biologi tapi langsung beralih ke arah hukum yang saya sendiri awalnya kurang paham pasal-pasalnya,” tuturnya jujur. Untuk mengatasi hambatan tersebut, Nada rajin berdiskusi dengan teman kuliahnya guna memecahkan kebingungan yang muncul selama masa studi.
Kegigihan Nada membuahkan hasil yang manis. Ia berhasil menyelesaikan studinya dengan IPK 3.51, sebuah pencapaian yang sangat memuaskan. Untuk tugas akhir atau skripsinya, Nada mengangkat topik yang sangat dekat dengan tempat tinggalnya di Ledokombo, yakni: “ANALISIS PRINSIP PENGUPAHAN ISLAM TERHADAP PENGUPAHAN BURUH TANI DI DESA LEDOKOMBO KECAMATAN LEDOKOMBO KABUPATEN JEMBER (FIQH MUAMALAH DAN KEPUTUSAN GUBERNUR JAWA TIMUR NOMOR 188/656/KPTS/013/2023)”.
Yang lebih hebatnya lagi, selama kuliah Nada tidak hanya berdiam diri di dalam kelas. Meski tidak aktif di organisasi kampus, ia mengisi waktunya dengan bekerja paruh waktu (part time). Kini, pascalulus, Nada sedang bekerja di sebuah toko baju di kawasan Jember Kota sembari menata langkah menuju jenjang karier berikutnya.
Kemandirian yang dimiliki Nada saat ini merupakan buah dari didikan selama ia menjadi santri di Pesantren Nuris Jember selama 6 tahun. Jauh dari orang tua membuatnya tumbuh menjadi pribadi yang tangguh. “Kesannya bisa menjadi pribadi yang lebih mandiri karena jauh dari orang tua selama di pondok,” kenangnya. Ia pun mendoakan agar almamater tercintanya, Pondok Pesantren Nuris Jember, semakin maju, jaya, dan terus mencetak generasi muda yang berakhlak mulia.
Menatap masa depan, Nada yang memiliki hobi bermain badminton ini berharap bisa terus menyeimbangkan antara karier profesional dan kehidupan pribadinya dengan baik. Semangatnya untuk terus belajar menjadi bukti bahwa latar belakang jurusan di SMA bukanlah penghalang untuk meraih sukses di bidang yang baru. [ANF.Red]
Nama : Qorina Alisia Qothrunnada, S.H.
Alamat : Ledokombo, Jember
Hobi : Bermain Badminton
Cita-cita : Notaris
Lembaga : Alumni SMA Nuris Jember, Jurusan IPA, Tahun 2018
Kuliah : Jurusan Hukum Ekonomi Syariah, Fakultas Syariah, UIN Khas Jember
Wisuda : 7 Mei 2025
