Tangguh Menghadapi Tantangan, Tulus dalam Kepedulian
Pesantren Nuris – Semangat belajar yang dibangun sejak masa sekolah menengah menjadi bekal penting dalam menentukan arah masa depan. Hal itulah yang tercermin dalam perjalanan Firdausi Amalia Ilmi, S.Kep., Ns., alumni SMA Nuris Jember yang kini meniti karier di bidang kesehatan. Lulusan jurusan IPA tahun 2019 ini menunjukkan bahwa ketekunan dan kesabaran mampu mengantarkan seseorang menuju profesi yang bermanfaat bagi masyarakat.
Perempuan yang akrab disapa Alia ini melanjutkan pendidikan di Universitas dr. Soebandi Jember pada jurusan Ilmu Kesehatan, Program Studi Keperawatan hingga Profesi Ners. Ia berhasil menyelesaikan studi sarjana dan diwisuda pada 19 Oktober 2023, kemudian melaksanakan sumpah profesi pada 11 Desember 2024. Proses panjang tersebut menjadi langkah penting dalam perjalanan akademiknya sebelum terjun langsung ke dunia pelayanan kesehatan.
Selama kuliah, Alia mengerjakan penelitian yang berfokus pada bidang kesehatan masyarakat dan keperawatan. Salah satu judul skripsinya adalah tentang pengaruh pendidikan kesehatan terhadap kemampuan menggosok gigi pada anak usia prasekolah. Selain itu, ia juga meneliti penerapan terapi musik klasik terhadap penurunan gejala risiko perilaku kekerasan pada pasien gangguan mental organik di rumah sakit jiwa. Kedua penelitian tersebut mencerminkan kepeduliannya terhadap kualitas kesehatan dan kesejahteraan pasien.
(Baca juga : SMA Nuris Jember Sukses Antarkan Putri Hanim Eliza Kuliah di Universitas Muhammadiyah Malang)
Keputusan memilih jurusan kesehatan bukan tanpa alasan. “Karena saya ingin kuliah di jurusan kesehatan dan bisa memberikan manfaat bagi orang lain,” ungkapnya. Meski awalnya jurusan keperawatan bukan pilihan pertama, Alia tetap menerima dengan lapang dada ketika tidak lolos di kedokteran. “Ini sebenarnya bukan pilihan kuliah saya, tapi saya mencoba menerima dan menjalaninya dengan sungguh-sungguh,” tuturnya. Sikap tersebut justru membawanya menemukan jalan terbaik.
Perjalanan kuliah tentu tidak selalu mudah. Ia mengakui banyak materi yang harus dipelajari lebih mendalam dibandingkan saat SMA. Namun, ia memilih untuk bertahan dan terus belajar. “Kesulitan pasti ada karena banyak yang harus dipelajari lebih mendalam dari SMA, jadi saya harus tetap bertahan dan terus belajar apa pun risikonya,” katanya. Dengan usaha tersebut, ia mampu meraih IPK 3,70.
Selain akademik, Alia juga aktif dalam organisasi kampus seperti HIMIKA dan KSR PMI Unit UDS. Ia bahkan terlibat dalam penugasan kebencanaan dari PMI Kabupaten Jember. Pengalaman tersebut memperkaya keterampilan sosial dan kepeduliannya terhadap masyarakat. Aktivitas ini juga menjadi bekal penting ketika ia mulai terjun dalam kegiatan kemanusiaan dan pelayanan kesehatan di lapangan.
Saat ini, Alia bekerja sebagai tenaga home care sekaligus relawan PMI Kabupaten Jember. Ia juga turut memfasilitasi kegiatan PMR di SMPK St. Petrus Jember. Baginya, kegiatan tersebut menjadi wujud nyata pengabdian sekaligus sarana untuk terus belajar. “Harapan saya ke depannya ingin bisa work life balance dan hidup bahagia, tenang menjalani kehidupan,” ujarnya.
Masa belajar di SMA Nuris Jember menjadi pengalaman berharga yang masih ia kenang. Lingkungan yang hangat dan penuh kebersamaan membuatnya merasa tidak pernah kesepian. “Seru, banyak teman sehingga tidak sering kesepian. Pesannya terus percaya diri, terus belajar, dan selalu happy,” katanya sambil tersenyum.
Kisah Alia menunjukkan bahwa dengan ketekunan, semangat belajar, dan lingkungan pendidikan yang mendukung, seseorang akan meraih masa depan yang gemilang. [RY.Red]
Nama : Firdausi Amalia Ilmi, S.Kep., Ns.
Alamat : Genteng, Banyuwangi
Lembaga : SMA NURIS JEMBER
Tahun Lulus : 2019
Kuliah : Program Studi Keperawatan dan Profesi Ners, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas dr. Soebandi Jember
Kerja : Home care, Relawan PMI Kabupaten Jember, Fasilitator PMR SMPK St. Petrus Jember
