Jejak Perjuangan Santri dalam Menata Masa Depan
Pesantren Nuris – Perjalanan pendidikan alumni SMA Nuris Jember kembali menghadirkan kisah inspiratif. Azizatul Hoviviah, lulusan tahun 2020, menunjukkan bahwa ketekunan dan nilai-nilai pesantren mampu mengantarkan langkahnya menempuh pendidikan tinggi hingga meraih gelar sarjana. Ia membuktikan bahwa proses yang dijalani dengan kesungguhan menjadi bekal penting dalam meraih cita-cita.
Azizatul Hoviviah berasal dari Kecamatan Jenggawah, Kabupaten Jember. Sejak duduk di bangku SMA Nuris Jember kelas XII IPA 2, ia dikenal sebagai pribadi yang sederhana dan tekun. Lingkungan pesantren membentuk kebiasaan disiplin serta kesungguhan dalam belajar yang terus ia bawa hingga jenjang pendidikan berikutnya.
Setelah lulus dari SMA Nuris Jember pada tahun 2020, Azizatul melanjutkan studi di Program Studi S1 Farmasi Universitas Ibrahimy Situbondo melalui jalur tes. Keputusan memilih bidang farmasi dilandasi keinginannya untuk mendalami ilmu kesehatan sekaligus memberikan manfaat bagi masyarakat.
(Baca juga : Fera Yulianti, Alumni SMA Nuris Jember yang Sukses Raih Gelar Sarjana Ekonomi di UIN KHAS Jember)
Selama masa SMA, Azizatul aktif mengikuti ekstrakurikuler Tartil. Kegiatan tersebut tidak hanya mengasah kemampuan membaca Al-Qur’an, tetapi juga menumbuhkan kedisiplinan dan ketekunan dalam menjalani aktivitas sehari-hari.
Ia mengaku banyak pelajaran berharga yang diperoleh selama belajar di pesantren. “Di dunia luar, orang mengejar hasil akhir. Namun, pesantren mengajarkan bahwa proses yang jujur dan ridho guru adalah kunci berkah,” ungkapnya. Menurutnya, keberkahan membuat hal yang sedikit terasa cukup dan yang banyak mampu memberi manfaat bagi sesama.
Perjalanan akademiknya di bangku kuliah ditutup dengan penelitian skripsi berjudul “Validasi Metode dan Analisis BPA pada Sumber Air Minum Santri di Pondok Pesantren ‘X’ Menggunakan HPLC.” Penelitian tersebut menunjukkan kepeduliannya terhadap kualitas kesehatan lingkungan, khususnya di lingkungan pesantren.
Azizatul berhasil menyelesaikan studi sarjana pada tahun 2025. Meski telah meraih gelar S1, ia memilih untuk tidak langsung bekerja. Ia memutuskan melanjutkan pendidikan ke tahap profesi sebagai bentuk keseriusannya dalam mendalami bidang farmasi secara lebih komprehensif.
Saat ini, Azizatul tengah menjalani pendidikan profesi farmasi. Ia fokus memperdalam kompetensi praktik kefarmasian sekaligus mempersiapkan diri untuk berkontribusi lebih luas di bidang kesehatan. Baginya, proses pendidikan profesi merupakan langkah penting agar ilmu yang dimiliki tidak hanya bersifat teoritis, tetapi bisa bermanfaat bagi masyarakat.
Ia juga menyampaikan rasa terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung perjalanannya. “Terima kasih yang tak terhingga untuk Kyai dan Bu Nyai. Bukan hanya ilmu dalam kitab yang saya dapatkan, tapi juga teladan adab dan kesabaran,” tuturnya. Ia juga mengungkapkan rasa terima kasih kepada orang tua yang telah mempercayakan pendidikan di pesantren sebagai bekal masa depan.
Kisah Azizatul Hoviviah menjadi inspirasi bahwa kesungguhan dalam menjalani proses mampu mengantarkan pada hasil terbaik. Dengan menjunjung nilai keikhlasan, kedisiplinan, dan ridho guru serta orang tua, ia terus melangkah menata masa depan di dunia farmasi. Perjalanannya menunjukkan bahwa karakter yang dibangun sejak di pesantren menjadi kunci keberhasilan dalam meraih cita-cita. [RY.Red]
Nama : Azizatul Hoviviah, S.Farm.
Alamat : Jenggawah, Jember
Lembaga : SMA NURIS JEMBER
Tahun Lulus : 2020
Kuliah : Program Studi S1 Farmasi, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Ibrahimy Situbondo
