Berawal dari Pramuka, Berakhir di Fakultas Hukum: Teguh Febrian Alumni MA Unggulan Nuris di UIN KHAS Jember

Alumni MA Unggulan Nuris Ini Pilih Hukum Tata Negara

Pesantren Nuris — Setiap perjalanan menuju masa depan memiliki cerita dan prosesnya masing-masing. Begitu pula dengan perjalanan Teguh Febrian, salah satu alumni MA Unggulan Nuris Jember tahun 2025 yang kini tengah melanjutkan pendidikan di perguruan tinggi. Dengan tekad yang kuat serta keinginan mendalam untuk menekuni dunia hukum, ia kini menapaki langkah baru sebagai mahasiswa di Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq (UIN KHAS) Jember pada program studi Hukum Tata Negara.

Teguh Febrian lahir di Jember pada tahun 2007 dan berasal dari Petung, Bangsalsari, Jember. Sejak kecil, ia dikenal sebagai pribadi yang sederhana dan memiliki ketertarikan pada berbagai aktivitas yang menyenangkan, salah satunya memancing. Hobi memancing menjadi kegiatan yang sering ia lakukan di waktu luang sebagai cara untuk menenangkan pikiran sekaligus menikmati suasana alam.

Di balik kesederhanaannya, Teguh menyimpan cita-cita yang cukup besar, yaitu ingin menjadi seorang lawyer atau pengacara. Baginya, profesi tersebut bukan sekadar pekerjaan, tetapi juga bentuk pengabdian untuk memperjuangkan keadilan dan membantu masyarakat yang membutuhkan pendampingan hukum.

Perjalanan pendidikannya dimulai dari bangku sekolah dasar hingga akhirnya ia melanjutkan pendidikan di SMP Nuris Jember. Lingkungan pendidikan yang religius dan disiplin di Nuris menjadi salah satu fondasi penting dalam pembentukan karakter dan semangat belajarnya.

Setelah menyelesaikan pendidikan di SMP Nuris, Teguh melanjutkan pendidikan ke MA Unggulan Nuris Jember. Di lembaga pendidikan tersebut, ia menjalani masa belajar yang penuh dengan pengalaman dan pembelajaran yang berharga.

(Baca juga : 69 Siswa MA Unggulan Nuris Lolos SPAN-PTKIN 2026, Geliat Santri Kuliah di Kampus Negeri Bergengsi)

Selama menjadi siswa di MA Unggulan Nuris, Teguh aktif mengikuti kegiatan ekstrakurikuler pramuka. Kegiatan tersebut menjadi salah satu wadah baginya untuk belajar tentang kerja sama, kedisiplinan, tanggung jawab, serta kepemimpinan. Melalui pramuka, ia juga belajar bagaimana membangun kebersamaan dengan teman-teman serta menghadapi berbagai tantangan yang muncul dalam kegiatan organisasi.

Pengalaman selama berada di MA Unggulan Nuris memberikan banyak pelajaran yang tidak hanya berkaitan dengan akademik, tetapi juga dengan pembentukan karakter dan mental. Lingkungan madrasah yang religius serta suasana kebersamaan yang kuat menjadi pengalaman berharga yang akan selalu ia kenang.

Setelah menyelesaikan pendidikan di MA Unggulan Nuris pada tahun 2025, Teguh melanjutkan langkah berikutnya dengan mendaftar ke perguruan tinggi. Dengan keinginan yang kuat untuk mempelajari dunia hukum, ia memilih melanjutkan pendidikan di UIN KHAS Jember dengan mengambil program studi Hukum Tata Negara.

Bagi Teguh, memilih jurusan Hukum Tata Negara bukanlah keputusan yang diambil secara tiba-tiba. Keputusan tersebut didasari oleh keinginan yang mendalam untuk memahami sistem hukum dan pemerintahan yang berlaku di Indonesia. Ia ingin mempelajari bagaimana hukum bekerja dalam mengatur kehidupan masyarakat serta bagaimana peran hukum dalam menjaga keadilan dan ketertiban negara.

Ketika dinyatakan diterima di perguruan tinggi, perasaan yang ia rasakan tentu sangat membahagiakan. Ia mengungkapkan rasa syukurnya karena dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

Perasaan senang dan bahagia tersebut menjadi motivasi tambahan baginya untuk terus belajar dan berusaha memberikan yang terbaik selama menjalani masa perkuliahan.

Sebagai mahasiswa, Teguh tidak hanya fokus pada kegiatan akademik di dalam kelas. Ia juga menjalani kehidupan perkuliahan dengan berbagai aktivitas lain yang membantu menunjang kehidupannya.

Salah satu kegiatan yang ia lakukan di luar kuliah adalah bekerja sampingan. Aktivitas tersebut ia jalani sebagai bentuk kemandirian sekaligus untuk membantu memenuhi kebutuhan selama menjalani pendidikan di bangku kuliah.

Pengalaman bekerja sambil kuliah memberikan pelajaran penting tentang tanggung jawab, manajemen waktu, serta ketekunan dalam menjalani kehidupan sehari-hari. Ia belajar bagaimana membagi waktu antara kegiatan akademik, pekerjaan, serta kehidupan pribadi.

Meskipun memiliki berbagai kesibukan, Teguh tetap memiliki harapan besar untuk masa depannya. Ia berharap dapat menjadi pribadi yang mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.

Baginya, ilmu yang dipelajari di bangku kuliah tidak hanya untuk kepentingan pribadi, tetapi juga harus dapat memberikan manfaat bagi orang lain. Ia ingin kelak dapat menggunakan ilmu hukum yang dipelajarinya untuk membantu masyarakat serta memperjuangkan keadilan.

Cita-citanya menjadi seorang lawyer menjadi salah satu motivasi terbesar dalam perjalanan pendidikannya saat ini. Ia menyadari bahwa jalan menuju profesi tersebut tentu tidak mudah dan membutuhkan proses panjang serta kesungguhan dalam belajar.

Namun dengan tekad yang kuat serta keinginan yang mendalam, ia percaya bahwa setiap usaha yang dilakukan hari ini akan membawa hasil di masa depan.

Kenangan selama menempuh pendidikan di MA Unggulan Nuris juga menjadi bagian penting yang tidak akan ia lupakan. Baginya, madrasah tersebut telah memberikan banyak pengalaman berharga dalam perjalanan hidupnya.

Ia menyampaikan kesan yang sederhana namun penuh makna terhadap almamaternya. Menurutnya, MA Unggulan Nuris adalah tempat yang baik untuk belajar dan berkembang.

Ia juga berharap agar madrasah tersebut terus maju dan berkembang serta mampu melahirkan generasi-generasi yang unggul di masa depan.

Bagi Teguh, setiap langkah pendidikan yang telah ia jalani hingga saat ini merupakan bagian dari proses menuju masa depan yang lebih baik. Dari seorang siswa di SMP Nuris, kemudian melanjutkan ke MA Unggulan Nuris, hingga kini menjadi mahasiswa di UIN KHAS Jember, semua perjalanan tersebut menjadi pengalaman berharga yang membentuk dirinya.

Teguh Febrian menjadi salah satu contoh bahwa mimpi besar dapat dimulai dari langkah-langkah sederhana. Dengan tekad, semangat belajar, serta keinginan untuk memberikan manfaat bagi sesama, ia terus melangkah menuju masa depan yang ia cita-citakan.

Perjalanan menuju cita-cita sebagai seorang lawyer masih panjang. Namun dengan semangat yang ia miliki saat ini, bukan tidak mungkin suatu hari nanti ia benar-benar akan berdiri sebagai seorang penegak hukum yang memperjuangkan keadilan bagi masyarakat. [LA.Red]

 

Nama       : Teguh Febrian

Alamat     : Petung, Bangsalsari, Jember

Hobi         : Memancing

Cita2        : Lawyer

Lembaga : MA Unggulan Nuris, 2025

Kuliah       : Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq (UIN KHAS) Jember pada program studi Hukum Tata Negara

Related Post