Kemandirian Jadi Kunci, Aufaanda Ivan Konsisten Menggapai Gelar Sarjana
Pesantren Nuris – Perjalanan inspiratif kembali hadir dari alumni SMA Nuris Jember. Sosok tersebut adalah Aufaanda Ivan Muhammad, lulusan tahun 2020 yang berhasil menapaki dunia pendidikan dengan penuh ketekunan dan karakter kuat. Berasal dari Nias Cluster, Sumbersari, Jember, ia menunjukkan cara pendidikan berbasis pesantren memberi pelajaran berharga dalam hidupnya.
Setelah menyelesaikan pendidikan di SMA Nuris Jember, Aufaanda melanjutkan studi di Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Jember. Ia diterima melalui jalur SNMPTN atau jalur undangan pada Program Studi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PG PAUD). Pilihan tersebut bertujuan untuk menekuni dunia pendidikan anak usia dini.
Semasa menjadi siswa SMA Nuris Jember, Aufaanda dikenal aktif mengikuti kegiatan ekstrakurikuler Tartil dan Tahfiz. Aktivitas tersebut tidak hanya menambah kemampuan dalam membaca dan menghafal Al-Qur’an, tetapi juga membentuk kedisiplinan serta kebiasaan positif dalam kehidupan sehari-hari. Pengalaman tersebut terus ia pegang hingga kini.
(Baca juga : SMA Nuris Jember Gelar PSAJ, Uji Kemampuan Akademik Siswa 8–17 April 2026)
Ia mengakui bahwa kehidupan di pesantren memberi dampak besar terhadap pembentukan karakter pribadinya. Lingkungan yang penuh dengan nilai kebersamaan membuatnya belajar mandiri sejak dini. Kebiasaan hidup teratur juga membantu dirinya dalam mengatur waktu antara akademik dan aktivitas organisasi.
“Pelajaran berharga dari pesantren adalah cara membentuk kepribadian mandiri, belajar beradaptasi di segala kondisi, karena terbiasa bertemu dan hidup bersama di pesantren,” ungkapnya. Ia menambahkan bahwa kedisiplinan, sikap qana’ah, serta optimisme menjadi nilai penting yang terus ia jaga dalam perjalanan hidupnya.
Selama menempuh pendidikan di Universitas Jember, Aufaanda aktif dalam berbagai organisasi kampus. Ia pernah menjabat sebagai Ketua Umum HMP Golden Age, Ketua Departemen Infokom UKM Mustika (Kerohanian Islam), serta menjadi Duta PG PAUD. Beragam pengalaman tersebut turut mengasah kemampuan kepemimpinan dan komunikasi.
Dedikasinya terhadap pendidikan anak usia dini semakin terlihat saat ia menyelesaikan studi S1 pada Januari 2025. Skripsinya berjudul “Pengaruh Implementasi Metode Shabara dalam Pengendalian Perilaku Marah Pada Anak Kelompok B di TK ABA 1 Kaliwates Jember.” Penelitian tersebut menunjukkan kepeduliannya terhadap perkembangan karakter anak sejak usia dini.
Aufaanda juga menyampaikan rasa terima kasih kepada kyai, jajaran pengasuh, para guru, dan para ustaz/ ustazah yang telah membentuk pola pikir serta karakter dirinya. Dukungan tersebut menjadi motivasi untuk terus berkontribusi dalam dunia pendidikan.
Kisah Aufaanda menggambarkan perjalanan alumni yang tumbuh melalui pengalaman belajar di pesantren dan sekolah. Semangat belajar, kedisiplinan, serta nilai-nilai spiritual yang ditanamkan sejak bangku sekolah menjadi bekal dalam meniti masa depan. Selamat dan sukses Aufaanda Ivan Muhammad. Semoga kisah ini dapat menginspirasi pelajar lainnya untuk terus semangat dalam menempuh pendidikan dan meraih masa depan. [RY.Red]
Nama : Aufaanda Ivan Muhammad, S.Pd.
Alamat : Sumbersari, Jember
Lembaga : SMA NURIS JEMBER
Tahun Lulus : 2020
Kuliah S1 : Program Studi Pendidikan Guru PAUD, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Jember (UNEJ)
