Hafal 19 Juz Al-Qur’an, Launa Zidka Harumkan Nama SMA Nuris Jember

Di Balik Hafalan 19 Juz, Ada Ketelatenan dan Kesabaran Seorang Santri

Pesantren Nuris Suasana haru dan penuh syukur menyelimuti pelaksanaan Wisuda Kitab dan Tahfizh Ke-X Pesantren Nurul Islam Jember yang digelar pada Sabtu, 18 April 2026. Momen istimewa tersebut menjadi ajang apresiasi bagi para santri yang berhasil menuntaskan capaian akademik dan keagamaan mereka. Salah satu wisudawati yang mencuri perhatian adalah Launa Zidka Kamelia, siswi kelas XII MIPA 2 SMA Nuris Jember yang berhasil menghafal 19 juz Al-Qur’an.

Launa merupakan putri dari Bapak Suhartono dan Ibu Eris Kurnia Wati yang berasal dari Jenggawah, Jember. Selain aktif mengikuti pendidikan formal di SMA Nuris Jember, ia juga menempuh pendidikan diniyah pada program MHQ Intensif yang memang dikhususkan untuk para santri penghafal Al-Qur’an.

Capaian hafalan 19 juz yang diraih Launa bukanlah hasil yang diperoleh dalam waktu singkat. Di balik keberhasilannya, terdapat proses panjang yang membutuhkan kedisiplinan, ketekunan, dan kesabaran tinggi. Setiap hari ia harus membagi waktu antara kegiatan sekolah, pesantren, serta target hafalan yang harus diselesaikan secara bertahap.

Launa mengungkapkan bahwa metode yang ia gunakan dalam menghafal Al-Qur’an adalah membaca terlebih dahulu setiap halaman atau per kaca secara berulang-ulang hingga benar-benar lancar. Setelah memahami susunan ayat dalam satu halaman, ia kemudian mulai menghafalkannya sedikit demi sedikit, yakni per ayat. Cara tersebut membantunya lebih mudah memahami letak ayat sekaligus menjaga ketepatan hafalan.

“Biasanya saya membaca satu kaca berkali-kali sampai lancar, kemudian mulai menghafalkan per ayat. Setelah beberapa ayat hafal, saya sambungkan hingga menjadi satu halaman penuh,” ungkap Launa.

(Baca juga : Jejak Prestasi Aglis Revindarolia dari SMA Nuris Jember Berhasil Khatam Enam Kitab di Wisuda Kitab dan Tahfizh Ke-X)

Meski demikian, perjalanan menghafal Al-Qur’an tidak selalu berjalan mulus.

“Kesulitan yang paling sering saya alami adalah ketika menemukan ayat yang hampir sama bunyinya dengan ayat lain. Kadang juga ayat-ayat pendek lebih mudah tertukar sehingga harus sering diulang dan dimurojaah,” jelasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Gus Robith Qoshidi, Lc selaku pengasuh Pondok Pesantren Nurul Islam Jember sekaligus Kepala SMA Nuris Jember turut memberikan apresiasi kepada seluruh santri yang mengikuti wisuda kitab dan tahfizh.

“Santri yang tumbuh dewasa dengan Al-Qur’an insyaallah merupakan ciri-ciri anak sholeh dan sholehah. Insyaallah mereka termasuk golongan yang dikehendaki Allah Swt. menjadi generasi masa depan yang baik dan bermanfaat,” tutur beliau.

Bagi Launa, keberhasilan menghafal 19 juz Al-Qur’an bukanlah garis akhir dari perjuangannya. Ia menyadari bahwa menjaga hafalan jauh lebih sulit dibandingkan menambah hafalan baru. Karena itu, ia berkomitmen untuk terus melaksanakan murojaah secara rutin agar hafalan yang telah diperoleh tetap terjaga dengan baik.

Ke depan, Launa juga berharap ilmu yang telah ia pelajari tidak berhenti pada dirinya sendiri.

“Saya berharap bisa istiqomah dalam murojaah dan semoga ilmu yang saya dapatkan bisa saya terapkan serta ajarkan kepada orang lain agar lebih bermanfaat,” harapnya.

Prestasi yang diraih Launa Zidka Kamelia menunjukkan bahwa kedisiplinan dan ketekunan akan membuahkan hasil yang membanggakan. Semoga langkahnya dalam menjaga hafalan Al-Qur’an senantiasa dimudahkan, serta menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk terus mencintai Al-Qur’an, mengamalkan ajarannya, dan menebarkan manfaat bagi sesama. [RY.Red]

 

Nama                    : Launa Zidka Kamelia

Alamat                  : Jenggawah, Jember

Kelas                     : XII MIPA 2

Diniyah                 : MHQ Intensif

Lembaga              : SMA NURIS JEMBER

Prestasi                : Hafal Al-Qur’an 19 Juz

Riwayat Prestasi : Juara 3 Lomba Photography Tingkat Kabupaten Jember dalam ajang Bahana Muharram yang diselenggarakan oleh Remaja Masjid SD Al Baitul Amien Jember

Related Post