Mandiri dan Tekun, Falhan Buktikan Hafal Kitab Klasik Itu Menyenangkan dan Berkah
Pesantren Nuris – Budaya membaca dan menghafal kitab suci selalu menjadi kebanggaan di MI Unggulan Nuris Jember. Kali ini, budaya tersebut menumbuhkan sebuah prestasi membanggakan yang datang dari seorang siswa bernama Muhammad Falhan Ar Rasyid dari kelas 4C. Siswa yang akrab disapa Falhan ini sukses menuntaskan hafalan 57 bait Kitab Aqidatul Awam, sebuah pencapaian yang menegaskan kualitas karakter dan religiusitas santri di lembaga pendidikan tersebut.
Falhan, yang berdomisili di Gumuksari, Kalisat, menunjukkan bahwa jarak dan usia bukanlah penghalang untuk mendalami ilmu agama. Kitab Aqidatul Awam yang ia khatamkan merupakan Kitab utama untuk belajar tentang akidah, mengenal sifat wajib Allah, serta sejarah para Nabi dengan cara yang mudah. Bagi Falhan, memahami kitab ini adalah langkah awal untuk menjaga kemurnian akidah sejak dini.
Keberhasilan ini sejalan dengan cita-cita besar Falhan yang ingin menjadi seorang ustad di masa depan. Kegemarannya pada mata pelajaran Bahasa Arab di sekolah menjadi modal kuat baginya untuk membedah makna di setiap bait yang ia hafal. Di balik keseriusannya bergelut dengan kitab kuning, Falhan tetaplah sosok anak yang enerjik dengan hobi bermain sepak bola, membuktikan bahwa keseimbangan antara hobi dan prestasi akademik adalah hal yang mungkin diraih.
Proses Falhan dalam menghafal terbilang konsisten meski tanpa teknik rahasia. Ia terbiasa melantunkan bait demi bait setelah salat Magrib dengan metode pengulangan. Rutinitas ini semakin diperkuat oleh budaya sekolah di MI Unggulan Nuris Jember, di mana pembacaan nadzoman Aqidatul Awam dilakukan secara bersama-sama dengan teman kelasnya setiap pagi sebelum jam pelajaran pertama dimulai, menciptakan lingkungan yang suportif dlam proses hafalannya.
(Baca juga : Najwa, Siswi yang Terkenal Sopan di MI Unggulan Nuris Jember Ini Berhasil Tembus Capaian Al-Qur’an!)
Bagi Falhan, menuntaskan hafalan ini bukan sekadar mengejar nilai, melainkan bentuk tanggung jawab sebagai siswa MI Unggulan Nuris. Ia merasa memiliki kewajiban moral untuk menuntaskan target hafalan dan yang lebih penting, mengamalkan isinya dalam kehidupan sehari-hari. Falhan mengaku tidak menemui kesulitan berarti karena ia selalu menanamkan keyakinan diri bahwa setiap tantangan hafalan pasti bisa dilalui dengan ketekunan.
Di rumah, kedewasaan Falhan mulai nampak melalui sikap tanggung jawab pada hal-hal kecil, seperti kesadarannya mencuci piring sendiri setelah makan. Meski terkadang orang tuanya masih perlu memberikan sedikit “colekan” pengingat agar ia tidak terlena dengan waktu bermain dan tetap disiplin pada jadwal belajar dan hafalan, perubahan positif ini menjadi sinyal kuat tumbuhnya karakter mandiri dalam diri Falhan.
Pencapaian ini pun menuai apresiasi luas, terutama dari orang tua yang merasa sangat bangga atas keteguhan hati putra mereka. Tak ketinggalan, wali kelas Falhan turut memberikan pujian dan berharap prestasi ini menjadi pemantik semangat bagi siswa lainnya. Keberhasilan Falhan adalah bukti nyata bahwa kombinasi antara bimbingan guru, dukungan orang tua, dan tekad pribadi mampu melahirkan generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tapi juga matang secara spiritual. [SR.Red]
Nama : Muhammad Falhan Ar Rasyid
Kelas : IV C
Lembaga : MI Unggulan Nuris Jember
Prestasi : Khatam Kitab Aqidatul Awam 57 Bait
Tanggal : Oktober 2025
