Menginpirasi, Junidin Jayyidan Berhasil Tuntaskan Hafalan 254 Bait Nadhom Imrity di MTs Unggulan Nuris

Bangun Fondasi Kesuksesan Lewat Bait-Bait Nahwu, Junidin Jayyidan Persembahkan Prestasi Hafalan untuk Kebanggaan Keluarga Di Ambulu 

Pesantren Nuris – Lembaga MTs Unggulan Nuris Jember kembali menorehkan prestasi melalui santri-santri terbaiknya dalam penguasaan literasi kitab kuning. Kali ini, sorotan tertuju pada Junidin Jayyidan, seorang santri yang menunjukkan dedikasi luar biasa dalam menyeimbangkan pendidikan formal dan kurikulum kepesantrenan. Siswa yang kini duduk di bangku kelas 8C sekaligus kelas 2A Ula ini dinyatakan sukses menyelesaikan hafalan kitab Nadhom Imrity secara sempurna.

Remaja yang akrab disapa Jidan ini berhasil menuntaskan setoran hafalan sebanyak 254 bait di hadapan para penguji. Pencapaian ini bukanlah hal yang mudah, mengingat kitab Imrity merupakan rujukan penting dalam ilmu tata bahasa Arab (Nahwu) yang memerlukan ketelitian dan pemahaman mendalam. Ketekunan Jidan dalam menghafal bait demi bait menjadi bukti nyata semangat belajarnya yang tinggi meski masih berada di jenjang kelas 8.

Jidan sendiri merupakan santri yang berasal dari daerah Ambulu. Jarak yang cukup jauh dari rumah tidak menjadi penghalang baginya untuk terus berproses dan memberikan kebanggaan bagi keluarga tercinta. Prestasi ini ia dedikasikan sebagai bentuk syukur dan bakti kepada orang tua yang telah menitipkannya untuk menimba ilmu di lingkungan Pondok Pesantren Nuris Jember yang dikenal memiliki disiplin tinggi.

(Baca juga : Khatamkan 14 Juz Al-Qur’an, Siswi MTs Unggulan Nuris, Rizky Savira Panca Fiandita Raih Prestasi di Wisuda Ke-X)

Kegemaran Jidan dalam membaca ternyata menjadi faktor pendukung utama kesuksesannya dalam menghafal. Hobi membaca yang ia tekuni sejak dini membantunya memiliki daya ingat yang kuat dan kemampuan memahami teks dengan lebih cepat. Bagi Jidan, membaca bukan sekadar mengisi waktu luang, melainkan jembatan untuk memahami berbagai disiplin ilmu, baik ilmu alat pesantren maupun pengetahuan umum lainnya.

Di balik ketangkasannya menghafal kitab klasik, Jidan memiliki pandangan visioner terhadap masa depannya dengan bercita-cita menjadi seorang pengusaha. Ia percaya bahwa disiplin yang ia bangun selama menghafal—seperti manajemen waktu, konsistensi, dan ketelatenan—adalah modal dasar yang sangat krusial. Jidan ingin membuktikan bahwa seorang santri mampu menjadi pebisnis sukses yang tetap memegang teguh nilai-nilai religius.

Pihak sekolah dan para ustadz di MTs Unggulan Nuris memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas capaian Jidan. Prestasi ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi santri-santri lain di kelas 2A Ula untuk terus semangat dalam mengejar target hafalan mereka. Keberhasilan Jidan membuktikan bahwa dengan niat yang tulus, setiap tantangan dalam mempelajari kitab kuning dapat dilalui dengan hasil yang membanggakan.

Kini, setelah sukses menuntaskan 254 bait Nadhom Imrity, Junidin Jayyidan tidak lantas berpuas diri. Ia tetap berkomitmen untuk terus meningkatkan prestasinya di jenjang kelas yang lebih tinggi. Dengan dukungan penuh dari almamater dan doa dari keluarga di Ambulu, langkah Jidan untuk mewujudkan mimpi menjadi pengusaha sukses yang berkarakter santri kini terasa semakin mantap dan penuh harapan. [MIA.Red]

 

Nama        : Junidin Jayyidan

Alamat      : Ambulu

Hobi          : Membaca

Kelas         : 2A Ula / 8C

Lembaga  : MTs Unggulan Nuris

Prestasi    : Hafal Nadhom Imrity 254 Bait

Related Post