Reyzaldi XII Agama 2 MA Unggulan Nuris, Santri Pecinta Bola Ini Berhasil Tuntaskan 11 Kitab di Tengah Kesibukan

Reyzaldi Buktikan Santri Aktif Juga Bisa Khatam Kitab

Pesantren Nuris — Prestasi membanggakan kembali hadir dari keluarga besar MA Unggulan Nuris Jember. Salah satu siswa kelas XII Agama 2, M Nur Reyzaldi, berhasil menorehkan pencapaian istimewa dengan sukses mengkhatamkan sebelas kitab selama menempuh pendidikan di lingkungan pesantren. Keberhasilan tersebut menjadi bukti bahwa semangat belajar dan tekad kuat mampu membawa hasil yang membanggakan.

Siswa yang akrab disapa Reyzaldi ini berasal dari Sumbersari, Jember. Dikenal sebagai pribadi aktif dan energik, Reyzaldi memiliki hobi bermain bola dan olahraga. Kegemarannya dalam dunia olahraga menunjukkan karakter disiplin, kerja keras, dan semangat pantang menyerah yang juga terbawa dalam perjalanan belajarnya.

Di balik aktivitas sehari-harinya, Reyzaldi memiliki cita-cita sederhana namun penuh makna, yakni ingin sukses. Baginya, kesuksesan bukan hanya soal materi, tetapi juga tentang bagaimana menjadi pribadi yang mampu membanggakan keluarga dan berguna bagi orang lain.

Selama menempuh pendidikan di MA Unggulan Nuris Jember dan lingkungan pesantren, Reyzaldi berhasil menuntaskan sebelas kitab, yaitu Hidayatus Shibyan, Ta’limul Muta’allim, Taqrib, Fathul Qorib, Luqmatus Shaighoh, Jurumiyah, Imrithi, Amtsilah Tasrifiyah, Kailani, Maksud, dan Fiqh Tradisionalis.

(Baca juga : Tekun Mondok dan Penuh Semangat, Akbar Siswa MA Unggulan Nuris Jadi Inspirasi Generasi Santri)

Kitab-kitab tersebut menjadi bagian penting dalam membangun dasar keilmuan agama, pemahaman fikih, tata bahasa Arab, serta pembentukan akhlak dan adab dalam kehidupan sehari-hari.

Dalam proses mengkhatamkan kitab, Reyzaldi mengaku tantangan terbesar yang dihadapi adalah rasa malas. Hambatan tersebut menjadi ujian yang cukup berat karena semangat belajar harus terus dijaga setiap hari.

Namun, Reyzaldi memahami bahwa rasa malas tidak boleh dibiarkan menguasai diri. Ia terus berusaha melawan rasa tersebut agar tetap fokus menjalani proses belajar dan menyelesaikan target yang telah ditentukan.

Motivasi terbesar Reyzaldi sangat sederhana namun menyentuh hati, yaitu mengingat orang tua. Baginya, perjuangan dan doa orang tua menjadi alasan utama untuk terus semangat belajar dan tidak mudah menyerah.

Dengan mengingat orang tua, Reyzaldi merasa memiliki tanggung jawab untuk menjadi pribadi yang lebih baik dan mampu memberikan kebanggaan kepada keluarga melalui pencapaian yang diraih.

Keberhasilan mengkhatamkan sebelas kitab menjadi pencapaian yang membanggakan bagi dirinya, keluarga, serta para guru yang telah membimbing selama ini. Proses tersebut juga membentuk karakter disiplin dan semangat juang dalam dirinya.

Harapan terbesar Reyzaldi adalah semoga generasi selanjutnya dapat menjadi lebih baik lagi. Harapan tersebut menunjukkan kepeduliannya terhadap masa depan para pelajar dan santri setelah dirinya.

Ia berharap para generasi berikutnya mampu belajar lebih giat, memiliki semangat lebih besar, dan terus menjaga tradisi menuntut ilmu agar semakin berkembang dan membawa manfaat luas.

M Nur Reyzaldi menjadi inspirasi bahwa setiap orang pasti memiliki tantangan dalam belajar, termasuk rasa malas. Namun, dengan niat yang baik dan motivasi kuat dari orang tua, semua tantangan tersebut dapat dilalui.

Semoga perjalanan Reyzaldi mampu memotivasi para pelajar lainnya untuk terus semangat belajar, menghormati orang tua, menjaga konsistensi, dan tidak mudah menyerah dalam meraih cita-cita. Sebab keberhasilan selalu dimulai dari usaha kecil yang dilakukan dengan sungguh-sungguh setiap hari. [LA.Red]

 

Nama             : M Nur Reyzaldi

Alamat          : Sumbersari, Jember

Hobi               : Bermain bola dan olahraga

Cita2              : Ingin Sukses

Lembaga       : MA Unggulan Nuris Jember

Kelas Formal : XII Agama 2

Prestasi          : Khatam 11 kitab (Hidayatus Shibyan, Ta’limul Muta’allim, Taqrib, Fathul Qorib, Luqmatus Shaighoh, Jurumiyah, Imrithi, Amtsilah Tasrifiyah, Kailani, Maksud, dan Fiqh Tradisionalis)

Related Post