Strategi Jaga Konsistensi Nilai Rapor dan Konsultasi Intensif Jadi Kunci Nadha Taklukkan SNBP 2026
Pesantren Nuris – Kabar gembira kembali mewarnai SMA Nuris Jember pada 30 Maret 2026. Pasalnya pada hari Senin tersebut resmi rilis pengumuman Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP). Nadha Maya Sari, siswi berprestasi dari kelas XII IPS 2, berhasil mengamankan satu kursi di Program Studi Ekonomi Pembangunan, Universitas Jember (UNEJ). Pencapaian ini merupakan hasil dari perencanaan pendidikan yang disusun secara baik sejak awal masa sekolah.
Gadis asal Genteng, Banyuwangi ini memiliki alasan kuat di balik pilihannya. Sebagai putri dari Bapak Abdul Ghofur dan Ibu Lailatul Wasiah, Nadha menyimpan keinginan besar untuk mendalami dinamika ekonomi makro. “Saya memilih Ekonomi Pembangunan karena saya ingin memahami akar permasalahan dari ketimpangan ekonomi dan kemiskinan. Saya juga ingin mempelajari lebih dalam tentang apa yang terjadi pada ekonomi, mengapa hal tersebut bisa terjadi, serta bagaimana kita bisa memecahkan atau memberi solusi pada masalah ekonomi tersebut. Dari jurusan ini saya merasa lingkungan akademis di sana akan menantang saya untuk berpikir secara kritis.,” jelasnya dengan penuh keyakinan.
Kunci sukses Nadha terletak pada kedisiplinannya dalam menjaga nilai rapor, terutama pada mata pelajaran pendukung seperti Ekonomi. Namun, ia menyadari bahwa nilai saja tidak cukup. Nadha secara aktif mengikuti beberapa lomba yang linear dengan jurusannya agar bisa menambah peluang untuk lulus di jalur SNBP
“Selain menjaga konsistensi nilai, saya rajin berdiskusi dengan guru BK serta kakak alumni untuk membaca peluang. Mengikuti lomba-lomba yang linier juga menjadi strategi saya untuk memperbesar peluang saya lolos di jalur SNBP,” tambah sosok yang dikenal santun oleh para gurunya ini.
Rekam jejak akademiknya memang mumpuni; ia pernah meraih peringkat 3 besar saat duduk di kelas XI IPS 2. Menariknya, Nadha tidak hanya cemerlang di bidang umum. Sebagai santriwati, ia berhasil menuntaskan hafalan 7 kitab dalam gelaran Wisuda Kitab dan Tahfizh ke-X Pesantren Nuris Jember, membuktikan keseimbangan antara ilmu sains dan agama.
Selama menempuh pendidikan di Pesantren Nuris Jember diakuinya sebagai periode pembentukan kemandirian yang sangat penting. “Bagi saya, mondok adalah tentang menimba pengalaman dan memperdalam karakter,” ungkapnya. Menutup wawancara, pemilik hobi menonton film dan bercita jadi pengusaha ini berharap agar langkahnya ke depan membawa keberkahan. “Semoga ilmu yang didapat bermanfaat, dan almamater tercinta, Pesantren Nuris Jember, terus tumbuh menjadi pesantren yang semakin maju,” pungkasnya.
Keberhasilan Nadha Maya Sari menegaskan bahwa kelulusan SNBP menuntut lebih dari sekadar keberuntungan. Diperlukan kedisiplinan dan konsistensi nilai rapor, mengikuti lomba-lomba yang linier, serta keterbukaan untuk menerima arahan dari para guru-guru. [ANF. Red]
Nama : Nadha Maya Sari
Alamat : Genteng, Banyuwangi
Hobi : Menonton Film
Cita-Cita : Pengusaha
Lembaga : SMA Nuris Jember, Jurusan IPS, Tahun 2026
Kuliah : Program Studi Ekonomi Pembangunan, Universitas Jember
Riwayat Prestasi :
- Peringkat 3 di kelas XI IPS 2 Semester Ganjil Tahun 2024/2025
- Khatam 7 Kitab (Hidayatus Shibyan, Ta’limul Muta’allim, Taqrib, Luqmatus Shaighoh, Jurumiyah, Amtsilah Tasrifiyah, dan Kailani) dalam Wisuda Kitab dan Tahfizh ke-X
