Pascalulus, Prischa Sudah Menggenggam Prestasi dan Karier
Pesantren Nuris – Kesungguhan dalam menuntut ilmu sering kali menghadirkan hasil yang membanggakan. Hal itulah yang tergambar dari perjalanan Prischa Meila Delitasari, siswi kelas XII jurusan Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ) SMK Nuris Jember asal Arjasa, Jember. Selama menempuh pendidikan di SMK Nuris Jember dan Pondok Pesantren Nurul Islam Jember, Prischa berhasil menorehkan prestasi istimewa dengan mengkhatamkan lima kitab kuning, sebuah capaian yang menunjukkan ketekunan dan konsistensinya dalam belajar.
Prestasi tersebut menjadi salah satu pencapaian penting yang mengiringi masa belajarnya selama tiga tahun. Di tengah padatnya aktivitas sebagai santri dan siswa jurusan TKJ yang sarat dengan materi teknologi, jaringan komputer, serta praktik kejuruan, Prischa tetap mampu menjaga semangat untuk mendalami ilmu agama melalui pembelajaran kitab kuning. Kelima kitab yang diselesaikannya meliputi Aqidatul Awam, Hujjah NU, 101 Hadis, Ta’limul Muta’allim, dan Safinatun Najah.
Bagi Prischa, kitab kuning bukan sekadar mata pelajaran yang harus diselesaikan. Ia memandang setiap kitab sebagai sumber ilmu yang mengajarkan banyak nilai kehidupan, mulai dari adab, tanggung jawab, hingga cara menghadapi berbagai tantangan dengan bijaksana. Karena itulah, ia selalu berusaha mengikuti pembelajaran kitab dengan penuh kesungguhan.
(Baca juga : Keterbatasan Bukan Halangan, Siswa SMK Nuris Ini Ukir Prestasi dengan Menamatkan 3 Kitab Kuning)
Perjalanan menamatkan lima kitab kuning tentu bukan hal yang mudah. Dibutuhkan ketelatenan, kedisiplinan, serta kemampuan membagi waktu antara kegiatan sekolah dan pesantren. Namun, Prischa berhasil membuktikan bahwa keduanya dapat berjalan beriringan ketika dijalani dengan niat dan komitmen yang kuat.
Tak hanya unggul dalam bidang keagamaan, Prischa juga dikenal sebagai siswa yang tekun dalam mempelajari dunia komputer dan jaringan. Selama belajar di jurusan TKJ, ia aktif mengikuti berbagai pembelajaran praktik maupun teori yang berkaitan dengan teknologi informasi. Kemampuannya dalam mengoperasikan komputer dan mengelola administrasi digital menjadi salah satu keunggulan yang dimilikinya.
Ketekunan tersebut akhirnya membuahkan hasil yang membanggakan. Tidak lama setelah menyelesaikan pendidikan di SMK Nuris Jember, Prischa langsung mendapatkan kesempatan bekerja sebagai admin screening kesehatan di Puskesmas Candijati, Arjasa. Dalam pekerjaannya, ia bertugas membantu proses administrasi dan pendataan layanan kesehatan yang membutuhkan ketelitian serta kemampuan mengelola data secara baik.
Keberhasilannya memasuki dunia kerja menjadi bukti bahwa ilmu yang diperoleh selama di sekolah dan pesantren mampu menjadi bekal yang bermanfaat dalam kehidupan nyata. Bagi Prischa, keberhasilan tersebut bukan hanya tentang mendapatkan pekerjaan, tetapi juga tentang bagaimana memanfaatkan ilmu yang telah dipelajari untuk memberikan manfaat kepada orang lain.
“Saya belajar bahwa ilmu tidak selalu menunjukkan hasilnya secara instan. Kadang kita harus melewati banyak proses yang terlihat biasa saja sebelum akhirnya memahami manfaatnya. Karena itu, jangan bosan belajar dan jangan meremehkan usaha kecil yang dilakukan setiap hari. Apa yang kita tekuni hari ini bisa menjadi pintu kesempatan yang bahkan belum pernah kita bayangkan sebelumnya,” ujarnya.
Keberhasilan Prischa Meila Delitasari mengkhatamkan lima kitab kuning sekaligus memasuki dunia kerja setelah lulus menjadi gambaran nyata bahwa ketekunan akan selalu menemukan jalannya. Dengan bekal ilmu agama, keterampilan teknologi, dan semangat belajar yang tinggi, ia menjadi salah satu contoh alumni SMK Nuris Jember yang mampu tumbuh dan berkembang secara seimbang, baik dalam bidang keagamaan maupun profesional. (MFAF.Red)
Nama : Prischa Meila Delitasari
Kelas : XII TKJ
Alamat : Arjasa, Jember
Hobi : membaca
Cita-cita : Ahli teknologi
Lembaga : SMK Nuris Jember
Prestasi : Khatam 5 Kitab (Aqidatul Awam, Hujjah NU, 101 Hadis, Ta’limul Muta’allim, dan Safinatun Najah)
