Membidik Fakultas Manajemen Demi Lanjutkan Bisnis Keluarga, Hafizah Fadhilah Rahmah Amankan Hafalan 8 Juz

Pantang Menyerah Taklukkan Ayat Sulit dan Rasa Kantuk, Siswi Kelas IX T Ini Siap Persembahkan Mahkota Surga Bagi Orang Tua

Pesantren Nuris – Menanamkan nilai-nilai kemandirian ekonomi yang bersanding dengan keluhuran akhlak merupakan salah satu visi yang terus tumbuh di lingkungan Pondok Pesantren Nurul Islam Jember. Memasuki momentum apresiasi capaian santri di penghujung tahun ajaran ini, sosok Hafizah Fadhilah Rahmah sukses menorehkan cerita perjuangan yang inspiratif. Siswi kelas IX T MTs Unggulan Nuris Jember ini berhasil mengukuhkan capaian spiritualnya dengan mengamankan hafalan Al-Qur’an sebanyak 8 juz.

Remaja yang akrab disapa Hafizah ini merupakan santriwati asal Jalan Kertanegara VII, Kaliwates, Jember. Sebelum menapakkan kaki untuk menimba ilmu di pesantren, ia menyelesaikan pendidikan dasarnya di SDN Arjasa 01. Di balik hobinya yang gemar bersepeda untuk menjaga kebugaran fisik, Hafizah menyimpan mimpi yang sangat konkret dan berorientasi pada masa depan. Ia bercita-cita mulia menjadi seorang pengusaha sukses, dengan target melanjutkan studi ke Fakultas Manajemen di universitas mana saja yang memiliki reputasi terbaik demi meneruskan serta mengembangkan pekerjaan dan bisnis orang tuanya.

Langkah Hafizah dalam mengunci ingatan hingga mencapai 8 juz Al-Qur’an ditempuh melalui pendekatan yang sederhana namun menuntut konsistensi, yakni metode membaca dan menghafal (reading and memorizing). Melalui ketelatenan tersebut, ia sempat melewati sebuah pengalaman unik yang paling berkesan sepanjang perjalanannya di pesantren. Hafizah mengaku takjub ketika di suatu waktu dirinya tiba-tiba merasa sangat rajin dan bersemangat untuk menghafal, hingga setoran ayat-ayatnya mengalir dengan sangat lancar tanpa hambatan.

(Baca juga : Siswa MTs Unggulan Nuris, M. Syamil Ghozali, Raih Prestasi Gemilang dalam Festival Hadrah Se-Jember)

Kendati demikian, grafik perjuangannya di kamar asrama tidak sepi dari dinamika dan tantangan yang menguji keteguhan mental. Ia secara jujur mengungkapkan bahwa ada fase-fase berat yang menuntutnya untuk melawan ego diri sendiri. “Kesulitan terbesar selama proses menghafal adalah rasa malas dan ngantukan. Terutama kalau sudah mendapatkan potongan ayat yang dirasa sulit, hal itu terkadang membuat saya jadi malas buat menghafal lagi,” akunya secara terbuka.

Namun, kejenuhan dan kesulitan tersebut berhasil ia tepis berkat dorongan motivasi spiritual yang begitu mendalam kepada keluarga. Alasan utama yang membakar semangat Hafizah untuk terus menjaga bait demi bait kalam ilahi adalah keinginan luhur untuk berbakti. Ia bertekad kuat ingin mempersembahkan mahkota kemuliaan di surga kelak bagi kedua orang tuanya sebagai bentuk hadiah terindah dari seorang anak.

Sebagai ruang refleksi atas perjalanannya selama tiga tahun menempuh studi di madrasah, Hafizah menitipkan kesan dan pesan yang mendalam bagi seluruh rekan sejawat dan adik-adik kelasnya. Baginya, proses menghafal Al-Qur’an di pesantren adalah dinamika kehidupan yang penuh warna. “Kesan saya selama menghafal di sini terasa senang, sedih, sekaligus seru,” ungkapnya. Ia pun menitipkan pesan penyemangat, “Jangan malas-malas agar mencapai target yang diinginkan, dan harus selalu semangat.”

Menatap gerbang masa depan yang lebih luas, Hafizah menggantungkan harapan mulia agar kelak ilmu keagamaan dan hafalan yang telah berhasil ia raih tidak berhenti di dirinya saja. Ia berharap bisa membagikan dan memberikan ilmu yang didapatkan tersebut kepada orang lain agar menjadi ladang amal jariyah yang terus mengalir. Dengan pondasi karakter yang tangguh dan hafalan 8 juz, Hafizah siap melangkah mantap menuju dunia wirausaha yang mandiri dan berkah. [SM.Red]

 

Nama Lengkap     : Hafizah Fadhilah Rahmah

Alamat Asal          : Kaliwates, Jember

Lembaga & Kelas : MTs Unggulan Nuris Jember, Kelas IX T

Prestasi                 : Tahfizh 8 Juz

Related Post