Siswa yang Tak Pelit Ilmu Ini Berhasil Raih Medali Perak di KSH 2026
Pesantren Nuris – Lembaran prestasi di MI Unggulan Nuris Jember sepertinya tak pernah kehabisan tinta emas untuk terus ditulis. Di tengah semaraknya suasana tahun ajaran baru, deretan kabar bahagia seputar keberhasilan siswa-siswi madrasah kita kembali berhembus menyejukkan hati. Semangat anak-anak hebat ini dalam mencetak sejarah baru seolah sudah menjadi napas keseharian yang tak terpisahkan dari lingkungan sekolah kita.
Melanjutkan rentetan kebanggaan dari teman-temannya yang lebih dulu unjuk gigi, kini panggung apresiasi madrasah menyorot sosok jagoan yang dikenal dengan ketajamannya dalam berhitung. Kalau kita melihat senyum tenangnya pada gambar di atas, siswa laki-laki berpeci hitam yang memegang piagam penghargaan ini bernama lengkap Muhammad Safri Alfatih. Di sela-sela kesibukan belajar dan serunya bermain di sekolah, ia begitu akrab disapa dengan panggilan Alfa.
Momen kemenangan yang diraih Alfa ini terasa semakin berkesan karena hadir tepat di masa transisi kenaikan kelasnya. Prestasi luar biasa ini ia raih saat masih berjuang menggali ilmu di bangku kelas 5B. Kini, dengan kedewasaan dan lembaran semangat yang jauh lebih matang, Alfa telah resmi melangkah naik ke kelas 6B. Medali kebanggaan itu pun seakan menjadi kado penyambutan yang sangat manis untuk petualangan barunya di penghujung masa sekolah dasar.
Menengok ke belakang pada tanggal 9 Mei 2026, Alfa dengan langkah mantap dan penuh percaya diri maju ke sebuah medan perlombaan yang sangat bergengsi. Ajang adu kecerdasan tersebut bertajuk “Kompetisi Sains Hardiknas 2026”. Acara ini bukanlah kompetisi biasa, melainkan sebuah ajang berskala Tingkat Nasional yang digarap dengan sangat rapi dan profesional oleh POSI (Pusat Olimpiade Sains Indonesia).
(Baca juga : Rabbika Rabbi Hamzah, Sang Pembelajar Tangguh dari MI Unggulan Nuris Jember yang Sukses Khatam Kitab Aqidatul Awam!)
Berhadapan dengan peserta-peserta tangguh yang merupakan perwakilan terbaik dari seluruh penjuru nusantara tentu bukan perkara sepele bagi anak seusianya. Namun, Alfa memilih untuk tetap tenang dan menantang dirinya di cabang yang sering dianggap sebagai momok oleh banyak orang, yakni Olimpiade Matematika. Deretan angka dan rumus rumit yang sukses membuat pusing kepala justru menjadi taman bermain yang sangat mengasyikkan bagi logika cerdasnya.
Berkat ketelitian dan pemahaman konsep berhitung yang sangat kuat, Alfa sukses memecahkan teka-teki matematika tersebut dengan hasil yang amat gemilang. Jerih payahnya terbayar lunas ketika ia berhasil mengharumkan nama sekolah dengan menyabet Medali Perak di kancah nasional! Berdiri membanggakan di antara para juara dari provinsi lain tentu menjadi pengalaman mental yang akan terus menguatkan karakternya ke depan.
Namun, di balik medali berkilau dan kepintarannya yang di atas rata-rata itu, ada satu sisi kepribadian Alfa yang sukses membuat para guru berdecak kagum. Menurut sang wali kelas yang sangat hafal dengan keseharian anak-anak didiknya, Alfa memang dikenal sebagai siswa yang sangat pintar, khususnya di bidang Matematika. Nilai-nilainya selalu bersinar dan daya tangkapnya saat menerima pelajaran baru sangatlah cepat.
Hebatnya lagi, kepintaran itu sama sekali tidak membuatnya menjadi anak yang sombong atau individualis. Di dalam kelas, Alfa justru sering menjelma menjadi “guru kecil” bagi teman-temannya. Ia tidak pernah pelit akan ilmu. Jika ada temannya yang kesulitan mengerjakan soal atau kebingungan memahami rumus baru, Alfa dengan senang hati dan penuh kesabaran akan mengajari mereka sampai benar-benar paham. Sifat asyik dan gemar berbagi inilah yang membuatnya sangat disayangi oleh teman-teman sekelasnya.
Melihat anak didiknya sukses mencetak prestasi tingkat nasional namun tetap membumi dan suka membantu sesama, sang wali kelas tentu tak bisa menyembunyikan rasa haru dan bangganya yang membuncah. Melalui momen yang membahagiakan ini, beliau menitipkan untaian pesan dan kesan yang mengalir sangat tulus untuk mengiringi langkah baru Alfa di kelas enam.
“Masya Allah, Ustadzah benar-benar bersyukur dan bangga sekali melihat pencapaian Mas Alfa. Kepintaranmu di bidang Matematika itu anugerah yang luar biasa, tapi yang paling bikin Ustadzah salut dan terharu adalah kebaikan hatimu yang sama sekali tidak pelit ilmu ke teman-teman. Pesan Ustadzah untuk Mas Alfa yang sekarang sudah duduk di kelas 6B, tetaplah jadi anak yang peduli dan gemar berbagi ya, Nak. Ingat, ilmu yang diajarkan ke orang lain itu tidak akan pernah habis, justru akan membuatmu semakin cerdas dan membawa berkah,” pesan sang ustadzah dengan senyum penuh keibuan.
Tak lupa, wejangan yang menyejukkan hati tersebut juga dirangkai khusus untuk merangkul seluruh keluarga besar madrasah. “Untuk semua anak-anakku yang luar biasa di MI Unggulan Nuris Jember, ayo kita jadikan sifat baik Mas Alfa ini sebagai teladan di kelas. Jadilah pintar untuk masa depan kalian sendiri, tapi jadilah anak yang bermanfaat untuk orang lain di sekitarmu. Jangan pernah pelit membagikan ilmu kepada teman yang sedang membutuhkan bantuan. Ustadzah dan seluruh jajaran guru akan selalu mendoakan agar kalian semua tumbuh menjadi generasi penerus yang cerdas dan punya hati emas!”
Sekali lagi, selamat Alfa! Teruslah melangkah maju dengan kecerdasan dan kebaikan hatimu yang hangat, warnai hari-harimu di kelas 6B dengan lebih banyak karya serta persahabatan yang indah, dan biarkan MI Unggulan Nuris Jember selalu bangga menjadi saksi dari setiap kehebatanmu. Barakallah, Nak. [FE.Red]
Nama : Muhammad Safri Alfatih
Kelas : 5B
Lembaga : MI Unggulan Nuris Jember
Prestasi : Medali Perak Olimpiade Matematika
Tingkat : Nasional
Ajang : Kompetisi Sains Hardiknas (KSH) 2026
Tanggal : 9 Mei 2026
