Afifah Buktiin Usaha Gak Pernah Bohong! MA Unggulan Nuris Jember Tambah Medali Nasional

Afifah berhasil mengharumkan nama MA Unggulan Nuris Jember melalui ajang Olimpiade Fiqih OMAPSI 2026 tingkat Nasional

Pesantren Nuris — Prestasi membanggakan kembali dipersembahkan oleh siswa MA Unggulan Nuris Jember di tingkat nasional. Kali ini, Afifah Lailiyah Nuril Ayyuba, siswi kelas XI A, berhasil meraih Medali Perak dalam Olimpiade Fiqih OMAPSI 2026 tingkat Nasional yang diselenggarakan oleh Olimnus X DEMA FDK UIN Sunan Gunung Djati Bandung. Prestasi tersebut menjadi bukti bahwa semangat belajar, ketekunan, dan keberanian menghadapi tantangan mampu mengantarkan siswa MA Unggulan Nuris Jember bersaing di tingkat nasional.

Afifah berasal dari Sukorejo, Kabupaten Jember. Di luar aktivitas belajar sebagai pelajar dan santri, ia memiliki beragam hobi, mulai dari menyanyi, membaca, menulis, hingga memasak. Berbagai aktivitas tersebut menjadi cara baginya untuk terus mengembangkan kreativitas sekaligus menjaga keseimbangan antara belajar dan kegiatan yang disukai.

Meski aktif dalam berbagai kegiatan, Afifah tetap mampu menunjukkan prestasi akademik yang membanggakan. Ia juga aktif mengikuti ekstrakurikuler TOEFL sebagai wadah untuk meningkatkan kemampuan berbahasa Inggris sekaligus memperluas wawasan dalam menghadapi tantangan pendidikan yang semakin kompetitif.

Keikutsertaannya dalam Olimpiade Fiqih OMAPSI 2026 bukan hanya didorong oleh keinginan meraih penghargaan. Baginya, kompetisi merupakan kesempatan untuk belajar, menguji kemampuan, sekaligus memperoleh pengalaman baru yang tidak semua orang miliki.

“Saya mengikuti lomba ini karena ingin menambah pengalaman, mengasah kemampuan, serta mencoba tantangan baru,” ungkap Afifah.

Semangat tersebut membuatnya terus berusaha memberikan yang terbaik selama proses persiapan hingga pelaksanaan kompetisi. Ia percaya bahwa setiap pengalaman akan menjadi bekal penting untuk menghadapi tantangan yang lebih besar pada masa depan.

Motivasi yang selalu dipegang Afifah pun sederhana, tetapi penuh makna.

“Motivasi saya adalah terus berusaha menjadi lebih baik. Jika jatuh, jangan lupa untuk bangkit, karena setiap perjuangan pasti memiliki tantangan. Hasil yang diperoleh akan sebanding dengan usaha yang telah dilakukan,” tuturnya.

Dalam proses belajar, Afifah mengaku sempat mengalami kesulitan memahami beberapa materi fiqih yang dipelajari. Namun, ia memilih untuk tidak menyerah dan terus memperdalam materi hingga benar-benar memahaminya.

“Kesulitan yang saya hadapi adalah memahami materi yang dipelajari. Oleh karena itu, saya terus belajar dan berusaha agar dapat memahaminya dengan lebih baik,” jelasnya.

Kesungguhan tersebut diwujudkan melalui persiapan yang dilakukan secara rutin. Ia membiasakan diri belajar setiap hari, memperdalam materi yang akan diujikan, serta terus berlatih agar lebih siap ketika menghadapi kompetisi.

“Saya mempersiapkan diri dengan belajar secara rutin, memperdalam materi yang akan dilombakan, serta terus berlatih agar lebih siap saat kompetisi berlangsung,” katanya.

Kerja keras yang dilakukan akhirnya membuahkan hasil yang membanggakan. Afifah berhasil meraih Medali Perak Olimpiade Fiqih OMAPSI 2026 tingkat Nasional. Raihan tersebut menjadi kebanggaan bagi dirinya, keluarga, guru pembimbing, dan seluruh keluarga besar MA Unggulan Nuris Jember.

(Baca juga : Sosiologi? Rir Bilang Gas Aja! MA Unggulan Nuris Jember Kembali Cetak Juara Nasional)

Menurut Afifah, keberhasilan tersebut tidak lepas dari doa, usaha, dan dukungan orang-orang di sekitarnya. Karena itu, ia berpesan kepada teman-temannya agar tidak pernah memisahkan antara ikhtiar dan doa.

“Selalu sandingkan doa dengan usaha dan jangan pernah melupakan rida orang tua,” pesannya.

Ia juga mengaku sangat bersyukur karena memperoleh kesempatan mengikuti kompetisi tersebut.

“Saya sangat senang karena mendapatkan kesempatan untuk mengikuti lomba ini. Pengalaman tersebut menjadi pelajaran yang sangat berharga bagi saya,” tambahnya.

Saat mengetahui dirinya berhasil meraih Medali Perak, Afifah merasakan kebahagiaan sekaligus rasa bangga atas seluruh proses yang telah dijalani.

“Saya bersyukur dapat meraih kemenangan dalam lomba yang saya ikuti. Saya merasa senang sekaligus bangga terhadap diri sendiri atas usaha dan kerja keras yang telah dilakukan,” ungkapnya.

Di akhir wawancara, Afifah menyampaikan harapannya agar prestasi siswa-siswi MA Unggulan Nuris Jember terus berkembang pada masa mendatang.

“Semoga ke depannya prestasi siswa-siswi MA Unggulan Nuris semakin banyak dan terus mengharumkan nama sekolah. Semoga seluruh siswa-siswi juga senantiasa sukses dalam meraih cita-cita mereka,” harapnya.

Prestasi yang diraih Afifah Lailiyah Nuril Ayyuba kembali membuktikan bahwa MA Unggulan Nuris Jember terus menghadirkan lingkungan belajar yang mampu mendorong lahirnya generasi berprestasi, baik di bidang akademik maupun keagamaan. Dukungan guru, pembinaan yang berkesinambungan, serta semangat belajar para siswa menjadi fondasi penting dalam menghadirkan prestasi hingga tingkat nasional.

Keberhasilan Afifah meraih Medali Perak Olimpiade Fiqih OMAPSI 2026 tingkat Nasional diharapkan menjadi inspirasi bagi seluruh siswa MA Unggulan Nuris Jember untuk terus belajar, berani mencoba tantangan baru, dan tidak mudah menyerah ketika menghadapi kesulitan. Sebab, setiap usaha yang dilakukan dengan sungguh-sungguh akan selalu membuka jalan menuju prestasi yang lebih tinggi. [LA.Red]

 

Nama : Afifah Lailiyah Nuril Ayyuba

Hobi : Menyanyi, membaca, menulis, hingga memasak

Lembaga : MA Unggulan Nuris Jember

Kelas Formal : XI A

Prestasi : Medali Perak dalam Olimpiade Fiqih OMAPSI 2026 tingkat Nasional yang diselenggarakan oleh Olimnus X DEMA FDK UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Related Post