Nabila berhasil meraih Medali Perunggu Olimpiade Bahasa Indonesia IYSC 2026 tingkat Nasional
Pesantren Nuris — Prestasi kembali ditorehkan siswa MA Unggulan Nuris Jember melalui ajang kompetisi tingkat Nasional. Kali ini, Nabila Masyitoh Sakhi, siswa kelas XI A asal Kepel, Ampel, Wuluhan, Jember, berhasil meraih Medali Perunggu Olimpiade Bahasa Indonesia IYSC 2026 tingkat Nasional yang diselenggarakan oleh PUSKASNAS.
Nabila mengikuti kompetisi ini dengan tujuan menambah pengalaman sekaligus memperluas wawasan. Baginya, lomba bukan hanya tentang siapa yang mendapatkan juara, tetapi juga kesempatan untuk mencoba kemampuan diri dan mendapatkan pengalaman baru.
“Ingin menambah pengalaman dan wawasan,” ungkap Nabila.
Di balik keikutsertaannya, ada motivasi sederhana yang membuat Nabila terus berusaha, yaitu ingin membuat bangga orang tua melalui prestasi yang diraih. Keinginan tersebut menjadi salah satu alasan untuk tetap serius dalam mempersiapkan diri menghadapi kompetisi.
Tantangan terbesar yang dirasakan Nabila adalah membagi waktu. Sebagai siswa yang juga aktif dalam berbagai kegiatan, ia harus mampu mengatur waktu antara belajar dan aktivitas lainnya. Menjaga agar keduanya tetap berjalan menjadi tantangan tersendiri.
Untuk menghadapi kompetisi, Nabila memilih untuk belajar secara konsisten. Ia mempelajari materi setiap hari sebagai bagian dari persiapan sebelum mengikuti Olimpiade Bahasa Indonesia IYSC 2026.
Kebiasaan belajar tersebut akhirnya memberikan hasil yang membanggakan. Nabila berhasil meraih Medali Perunggu pada kompetisi tingkat Nasional. Prestasi ini menjadi bukti bahwa usaha yang dilakukan secara konsisten dapat menghasilkan pencapaian yang patut diapresiasi.
Nabila mengaku bersyukur atas kesempatan dan prestasi yang telah diperolehnya selama berada di MA Unggulan Nuris Jember. Menurutnya, sekolah menjadi tempat untuk mendapatkan lebih banyak ilmu, pengalaman, sekaligus motivasi untuk terus berkembang.
“Alhamdulillah, saya sangat bersyukur atas kesempatan dan prestasi yang telah diraih di MA Unggulan Nuris. Dari sini, saya dapat memperoleh banyak ilmu, pengalaman, dan motivasi untuk terus berprestasi,” tuturnya.
(Baca Juga : Tak Sekadar Raih Sarjana, Alumni MA Unggulan Nuris Militan Berkhidmah dan Implementasikan Bisnis)
Bagi Nabila, sebuah prestasi seharusnya tidak berhenti pada perolehan medali. Pengalaman mengikuti kompetisi juga dapat menjadi ruang untuk mengenali potensi diri dan menjadi langkah awal menuju pencapaian berikutnya.
Ia berharap prestasi yang diraih siswa-siswi MA Unggulan Nuris Jember dapat terus menjadi wadah untuk mengembangkan potensi masing-masing.
“Semoga prestasi-prestasi yang diraih oleh siswa-siswi MA Unggulan Nuris dapat menjadi wadah untuk mengembangkan potensi dan menjadi langkah awal dalam meraih prestasi yang lebih baik,” pesannya.
Selain mengikuti kompetisi, Nabila aktif dalam ekstrakurikuler Paskibra. Ia juga memiliki hobi berolahraga dan bercita-cita menjadi seorang MUA atau Make Up Artist.
Perpaduan antara kegiatan akademik, ekstrakurikuler, dan pengalaman mengikuti perlombaan menjadi bagian dari proses Nabila untuk terus berkembang. Ia berharap pengalaman yang didapatkan saat ini bisa menjadi bekal untuk menghadapi tantangan yang lebih besar di masa mendatang.
Ke depan, Nabila ingin terus meningkatkan kemampuan dan meraih prestasi yang lebih banyak serta lebih baik. Medali Perunggu IYSC 2026 menjadi salah satu langkah awal untuk mewujudkan harapan tersebut.
Dari Kepel, Wuluhan, menuju kompetisi tingkat Nasional, Nabila menunjukkan bahwa kesempatan sekecil apa pun bisa menjadi jalan menuju prestasi. Yang terpenting adalah berani mencoba, konsisten belajar, dan tidak berhenti mengembangkan diri.
Satu medali sudah didapat. Perjalanan Nabila untuk terus naik level masih panjang. [LA.Red]
Nama : Nabila Masyitoh Sakhi
Hobi : Berolahraga
Cita2 : MUA (Make Up Artist)
Lembaga : MA Unggulan Nuris Jember
Kelas Formal : XI A
Prestasi : Medali Perunggu Olimpiade Bahasa Indonesia IYSC 2026 tingkat Nasional yang diselenggarakan oleh PUSKASNAS
