Bahasa Indonesia Jadi Jalan Bian Mengukir Prestasi di Tingkat Nasional
Pesantren Nuris – Dalam sebuah olimpiade Bahasa Indonesia, peserta tidak cukup hanya mengetahui kaidah ejaan atau menghafal istilah kebahasaan. Mereka dituntut mampu membaca secara kritis, mengurai makna tersembunyi dalam sebuah teks, menilai ketepatan penggunaan bahasa, hingga menyusun penalaran yang logis dalam waktu terbatas. Kompetisi semacam itulah yang berhasil ditaklukkan oleh M. Istabian Radit Maulana, siswa kelas X TO SMK Nuris Jember asal Suren, Ledokombo, Jember, dengan meraih medali perak bidang Bahasa Indonesia dalam ajang OSPAN tingkat nasional yang diselenggarakan oleh PUSKANAS pada Mei 2026 lalu.
Prestasi tersebut menjadi salah satu bukti bahwa kemampuan literasi bukan hanya berguna di ruang kelas, tetapi juga mampu membawa seorang pelajar bersaing di tingkat nasional. Di tengah ketatnya persaingan peserta dari berbagai daerah di Indonesia, Bian berhasil menunjukkan kualitas berpikir yang matang melalui kemampuan memahami dan menganalisis bahasa secara mendalam.
Perjalanan menuju podium nasional tentu tidak berlangsung singkat. Bian mengaku mempersiapkan diri dengan memperbanyak membaca berbagai jenis bacaan, mulai dari artikel, opini, karya sastra, hingga berita. Baginya, setiap bacaan memberikan sudut pandang baru yang membantu memperluas wawasan sekaligus melatih kepekaan dalam memahami makna sebuah teks.
(Baca juga: Menembus Persaingan Nasional Lewat Bahasa Inggris, Quin Persembahkan Medali Perunggu Olimpiade untuk SMK Nuris Jember)
Selain membiasakan diri membaca, ia juga rutin mengerjakan latihan soal olimpiade. Ia mencoba memahami pola pertanyaan yang sering muncul, kemudian mengevaluasi setiap kesalahan agar tidak terulang pada latihan berikutnya. Kebiasaan tersebut membuatnya semakin terbiasa menghadapi soal-soal yang menuntut kemampuan berpikir analitis, bukan sekadar mengandalkan hafalan.
Saat kompetisi berlangsung, Bian menghadapi berbagai bentuk soal yang menguji pemahaman bacaan, kebahasaan, penyuntingan teks, hingga kemampuan menarik simpulan berdasarkan informasi yang tersedia. Meski sempat merasa tegang, ia memilih tetap fokus dan menyelesaikan setiap soal dengan cermat.
Usaha yang dilakukan selama berbulan-bulan akhirnya membuahkan hasil. Nama M. Istabian Radit Maulana diumumkan sebagai peraih medali perak bidang Bahasa Indonesia. Raihan tersebut menjadi kebanggaan bagi dirinya sekaligus menambah deretan prestasi akademik yang berhasil dipersembahkan siswa SMK Nuris Jember di tingkat nasional.
Di lingkungan sekolah, Bian dikenal sebagai sosok yang rajin dan santun. Ia juga aktif sebagai anggota OSIS SMK Nuris Jember, sehingga terbiasa menjalankan berbagai tanggung jawab di luar kegiatan belajar. Meski memiliki kesibukan organisasi, ia tetap mampu menjaga prestasi akademiknya melalui manajemen waktu yang baik dan komitmen untuk terus belajar.
“Saya tidak pernah menganggap Bahasa Indonesia sebagai pelajaran yang mudah. Justru di dalamnya ada banyak hal yang harus dipahami secara mendalam. Saat mengikuti OSPAN, saya belajar untuk lebih teliti, sabar, dan percaya pada proses. Medali perak ini menjadi hadiah atas usaha yang saya lakukan selama ini, sekaligus motivasi agar saya terus meningkatkan kemampuan dan tidak cepat merasa puas,” ungkap Bian.
Bagi Bian, kemenangan di OSPAN bukan sekadar pencapaian pribadi, tetapi juga pengalaman berharga yang memperluas cara pandangnya terhadap dunia literasi. Ia semakin yakin bahwa kemampuan membaca, berpikir kritis, dan berkomunikasi merupakan bekal penting untuk menghadapi tantangan di masa depan.
Prestasi yang diraih M. Istabian Radit Maulana membuktikan bahwa keberhasilan lahir dari proses yang dijalani dengan tekun dan penuh kesungguhan. Dari kebiasaan membaca hingga keberanian menghadapi persaingan nasional, Bian telah menunjukkan bahwa kerja keras akan selalu menemukan hasil terbaik. Medali perak OSPAN yang kini diraihnya menjadi simbol bahwa siswa SMK Nuris Jember mampu bersaing, berprestasi, dan mengharumkan nama sekolah melalui kekuatan literasi dan semangat belajar yang tidak pernah padam. (MFAF.Red)
Nama : Moh. Istabian Radit Maulana
Alamat : Suren, Ledokombo, Jember
Hobi : mengaji
Cita-cita : guru atau dosen
Lembaga : SMK Nuris Jember
Prestasi : Peraih Medali Perak pada Olimpiade Bidang Bahasa Indonesia dalam Ajang OSPAN Tingkat Nasional yang Diselenggarakan oleh Puskanas (Mei 2026)
Riwayat Prestasi:
- Peraih Medali Perak pada Bidang Bahasa Indonesia dalam Ajang OSPENAS Tingkat Nasional yang Diselenggarakan oleh Sentral Olimpiade (April 2026)
- Peraih Medali Perunggu pada Olimpiade Bidang Sejarah dalam Ajang OSPAN Tingkat Nasional yang Diselenggarakan oleh Puskanas (Mei 2026)
