Satu Perunggu, Banyak Pelajaran: Nadya Menemukan Tantangan Baru di KSN
Pesantren Nuris – Kemampuan berbahasa Inggris tidak hanya berkaitan dengan menghafal kosakata atau memahami tata bahasa. Bagi Nadya Ayu Qolby, setiap soal menjadi kesempatan untuk menguji seberapa jauh ia mampu memahami makna, konteks, dan penggunaan bahasa. Ketekunan tersebut mengantarkannya meraih medali perunggu bidang Bahasa Inggris dalam ajang KSN tingkat nasional yang diselenggarakan oleh Puskanas pada April 2026 lalu.
Siswa kelas X TKJ A SMK Nuris Jember asal Antirogo, Sumbersari, Jember, itu berhasil menunjukkan kemampuannya di tengah persaingan peserta dari berbagai daerah. Raihan perunggu tersebut menjadi salah satu pencapaian akademik yang menandai langkah awal Nadya dalam mengikuti kompetisi tingkat nasional.
Persiapan menghadapi KSN dilakukan Nadya dengan memperbanyak latihan dan memperdalam materi Bahasa Inggris. Ia tidak hanya mempelajari kosakata baru, tetapi juga membiasakan diri memahami bacaan, struktur kalimat, serta konteks penggunaan bahasa.
Menurut Nadya, salah satu tantangan dalam olimpiade adalah ketika peserta berhadapan dengan soal yang tidak dapat dijawab hanya berdasarkan hafalan. Pemahaman terhadap konteks menjadi penting untuk menentukan jawaban yang tepat.
(Baca juga : Lingkungan Sekitar Jadi Ruang Belajar: Irdina, Siswi TKJ SMK Nuris Jember Raih Medali Perunggu Olimpiade Sosiologi Nasional)
Kebiasaan tersebut membuat proses belajar Nadya tidak berhenti setelah ia menemukan jawaban yang benar. Ia juga memperhatikan kesalahan yang dibuat ketika berlatih. Baginya, kesalahan justru dapat menunjukkan bagian yang belum benar-benar dikuasai.
Saat mengikuti KSN, Nadya berusaha mengerjakan soal dengan tenang. Ia membaca pertanyaan secara menyeluruh sebelum menentukan pilihan. Langkah tersebut diperlukan karena beberapa soal menuntut ketelitian dalam memahami makna kata maupun konteks kalimat.
Hasilnya, Nadya berhasil membawa pulang medali perunggu olimpiade Bahasa Inggris tingkat nasional. Prestasi tersebut menjadi bukti dari proses belajar yang selama ini dijalaninya secara konsisten.
“Saya bersyukur mendapat medali perunggu. Tapi saya justru merasa lomba ini membuka banyak hal yang belum saya ketahui. Setelah tahu ada materi yang masih kurang, saya jadi punya alasan untuk belajar lebih jauh, bukan sekadar berhenti karena sudah mendapat medali,” kata Nadya.
Di lingkungan sekolah, Nadya dikenal sebagai siswa yang rajin dan memiliki semangat belajar tinggi. Kemampuannya juga tidak terbatas pada satu bidang. Ia memiliki kemampuan akademik yang baik di berbagai mata pelajaran sehingga mampu mengikuti pembelajaran dengan konsisten.
Bagi Nadya, mempelajari banyak bidang bukan berarti harus selalu mengejar nilai. Ia menikmati proses ketika menemukan materi baru dan berusaha memahami pelajaran yang dianggap menantang.
Raihan perunggu KSN pun menjadi salah satu bukti dari kebiasaan tersebut. Prestasi itu menunjukkan bahwa ketekunan dalam belajar dapat membawa kemampuan seorang siswa melampaui ruang kelas dan diuji di tingkat nasional. Meski telah berhasil meraih medali, Nadya tidak ingin menjadikannya sebagai pencapaian terakhir. Ia berharap pengalaman KSN dapat menjadi bekal untuk mengikuti kompetisi lain sekaligus memperluas kemampuan akademiknya.
Dari Antirogo, Sumbersari, Nadya membawa nama SMK Nuris Jember ke panggung nasional melalui Bahasa Inggris. Medali perunggu KSN menjadi hasil dari rasa ingin tahu, ketelitian, dan kebiasaan belajar yang membuatnya terus mencari pemahaman, bahkan setelah menemukan jawaban. (MFAF.Red)
Nama : Nadya Ayu Qholby
Alamat : Antirogo, Sumbersari, Jember
Hobi : membaca buku
Cita-cita : guru atau dosen
Lembaga : SMK Nuris Jember
Prestasi : Peraih Medali Perak pada Olimpiade Bidang Bahasa Inggris dalam Ajang KSN Tingkat Nasional yang Diselenggarakan oleh PUSKANAS (April 2026)
Riwayat prestasi :
- Peraih Medali Emas pada Bidang Bahasa Indonesia dalam Ajang SMARTINI (Smart National Competition) Tingkat Nasional yang Diselenggarakan oleh Sentral Olimpiade (April 2026)
- Peraih Medali Perunggu pada Bidang Bahasa Inggris dalam Ajang SMARTINI (Smart National Competition) Tingkat Nasional yang Diselenggarakan oleh Sentral Olimpiade (April 2026)
- Peraih Medali Perak pada Olimpiade Bidang Bahasa Indonesia dalam Ajang OSTN Tingkat Nasional yang Diselenggarakan oleh Sentral Olimpiade (April 2026)
- Peraih Medali Perunggu pada Olimpiade Bidang Bahasa Inggris dalam Ajang OSTN Tingkat Nasional yang Diselenggarakan oleh Sentral Olimpiade (April 2026)
- Peraih Medali Perak pada Olimpiade Bidang Matematika dalam Ajang IYSC Tingkat Nasional yang Diselenggarakan oleh PUSKANAS (Mei 2026)
- Peraih Medali Perak pada Olimpiade Bidang Bahasa Indonesia dalam Ajang KSN Tingkat Nasional yang Diselenggarakan oleh PUSKANAS
