Menembus Batas Jurusan, Siswa Jurusan TKR SMK Nuris Jember Ini Persembahkan Medali Perunggu Biologi Tingkat Nasional

Bima Tak Ragu Keluar dari Zona Nyaman

Pesantren Nuris – Banyak orang beranggapan bahwa siswa Teknik Kendaraan Ringan (TKR) akan lebih akrab dengan mesin, komponen otomotif, dan peralatan bengkel daripada pembahasan tentang sel, jaringan, atau ekosistem. Anggapan itu dipatahkan oleh Bima Nadhif Ahya Thoriq, siswa kelas XI TKR SMK Nuris Jember asal Balung, Jember, yang berhasil meraih medali perunggu bidang Biologi dalam ajang Indonesia Youth Science Competition (IYSC) tingkat nasional yang diselenggarakan oleh PUSKANAS pada Mei 2026 lalu.

Prestasi tersebut menjadi bukti bahwa minat dan kemampuan akademik tidak dibatasi oleh jurusan yang ditempuh. Di tengah padatnya pembelajaran kejuruan, Bima tetap mampu mengembangkan ketertarikannya pada ilmu Biologi hingga berhasil bersaing dengan peserta dari berbagai daerah di Indonesia.

Perjalanan menuju medali nasional tidak dimulai dari ruang kompetisi, melainkan dari rasa ingin tahu yang terus dipelihara. Bima mengaku tertarik mempelajari bagaimana makhluk hidup bekerja, mulai dari mekanisme sel, sistem organ, hingga hubungan antarorganisme di alam. Baginya, Biologi adalah ilmu yang menjelaskan kehidupan secara utuh sekaligus melatih kemampuan berpikir ilmiah.

(Baca juga: Ketelitian Mengantar Siswa Jurusan TKJ SMK Nuris Jember Ini Raih Medali Perunggu Olimpiade Informatika Tingkat Nasional)

Untuk menghadapi IYSC, ia membangun rutinitas belajar yang konsisten. Setelah menyelesaikan kegiatan sekolah, Bima meluangkan waktu untuk membaca berbagai referensi Biologi, mempelajari materi yang belum dikuasai, dan mengerjakan latihan soal olimpiade. Ia juga membiasakan diri menganalisis setiap kesalahan yang muncul saat berlatih agar tidak terulang ketika menghadapi kompetisi.

Menurutnya, tantangan terbesar dalam olimpiade Biologi bukanlah banyaknya materi yang harus dipelajari, melainkan kemampuan menghubungkan berbagai konsep menjadi satu pemahaman yang utuh. Banyak soal menuntut peserta berpikir analitis, memahami proses ilmiah, dan menarik kesimpulan berdasarkan data yang disajikan.

Kerja keras tersebut akhirnya berbuah manis. Ketika hasil IYSC diumumkan, nama Bima Nadhif Ahya Thoriq tercatat sebagai peraih medali perunggu bidang Biologi tingkat nasional. Raihan itu menjadi salah satu prestasi yang membanggakan bagi SMK Nuris Jember sekaligus menunjukkan bahwa siswa kejuruan mampu bersaing dalam kompetisi akademik lintas bidang.

Di lingkungan sekolah, Bima dikenal sebagai siswa yang rajin dan santun. Ia juga aktif sebagai anggota OSIS SMK Nuris Jember, sehingga terbiasa menjalankan berbagai tanggung jawab di luar kegiatan belajar. Pengalaman berorganisasi mengajarkannya pentingnya disiplin, kerja sama, dan kemampuan mengatur waktu, keterampilan yang sangat membantunya selama mempersiapkan diri menghadapi olimpiade.

“Saya sangat bersyukur bisa meraih medali perunggu di IYSC. Selama proses persiapan, saya belajar bahwa keberhasilan bukan ditentukan oleh jurusan, tetapi oleh kemauan untuk terus belajar. Medali ini menjadi penyemangat agar saya tidak berhenti mengembangkan diri dan berani mencoba tantangan yang lebih besar,” ungkap Bima.

Bagi Bima, penghargaan tersebut bukanlah akhir dari perjalanan akademiknya. Ia justru melihatnya sebagai langkah awal untuk terus memperluas wawasan dan meningkatkan kemampuan di bidang sains. Semangat belajar yang konsisten, dipadukan dengan sikap rendah hati dan kedisiplinan, menjadi bekal penting dalam setiap proses yang dijalaninya.

Keberhasilan Bima Nadhif Ahya Thoriq membuktikan bahwa prestasi tidak mengenal sekat jurusan. Dari ruang praktik otomotif hingga arena olimpiade nasional, ia menunjukkan bahwa rasa ingin tahu, kerja keras, dan keberanian keluar dari zona nyaman mampu mengantarkan seorang pelajar menuju pencapaian yang membanggakan. Medali perunggu IYSC yang diraihnya menjadi inspirasi bahwa kesempatan untuk berprestasi selalu terbuka bagi siapa saja yang bersedia belajar dengan sungguh-sungguh. (MFAF.Red)

 

Nama : Bima Nadhif Ahya Thoriq

Alamat : Desa Balung Lor, Balung, Jember

Hobi : olahraga

Cita-cita : ahli mesin otomotif

Lembaga : SMK Nuris Jember

Prestasi : Peraih Medali Perunggu Olimpiade Bidang Biologi dalam Ajang Indonesia Youth Science Competition (IYSC) Tingkat Nasional yang Diselenggarakan oleh PUSKANAS (Mei 2026)

Riwayat Prestasi :

  1. Peraih Medali Perunggu Olimpiade Bidang Biologi dalam Ajang Kompetisi Sains Nasional (KSN) Tingkat Nasional yang Diselenggarakan oleh PUSKANAS (April 2026)
  2. Peraih Medali Perunggu Olimpiade Bidang PKN dalam Ajang Kompetisi Sains Nasional (KSN) Tingkat Nasional yang Diselenggarakan oleh PUSKANAS (April 2026)
Related Post