Ketekunan Siswa Kelas 6A Ini Berbuah Capaian Manis di Ujung Kelulusan
Pesantren Nuris – Semilir angin kebanggaan tampaknya enggan beranjak dari halaman madrasah kita. Rangkaian cerita sejuk dari ruang-ruang mengaji terus saja mengalir, menyambung kisah-kisah indah dari kawan-kawan sebelumnya. Tradisi menyeimbangkan kecerdasan otak dengan kedalaman ilmu agama di MI Unggulan Nuris Jember seolah sudah mendarah daging. Kali ini, lembaran sejarah madrasah kembali disinggahi oleh sebuah kisah yang membuktikan bahwa kesuksesan punya banyak cara dan gaya untuk diraih.
Mari kita arahkan pandangan pada sebuah potret kenangan yang terekam rapi dalam gambar di atas. Di dalam bingkai tersebut, berdiri seorang anak laki-laki berpeci hitam dengan balutan seragam kemeja putih dan rompi merah kebanggaan. Ia tampak tersenyum tipis nan tenang sembari memegang erat Al-Qur’an. Jagoan cilik yang menawan ini bernama Genta Maulana Atriviya, atau yang sehari-harinya amat nyaman dan akrab dipanggil Genta.
Membicarakan sosok Genta di madrasah, terutama saat ia masih duduk di kelas 6A, selalu memancing senyum simpul dari bapak dan ibu guru. Genta dikenal luas sebagai anak yang memiliki kepribadian sangat santai. Di tengah hiruk-pikuk teman-temannya yang terkadang panik atau terburu-buru dalam menghadapi tugas sekolah, Genta nyaris selalu terlihat tenang. Ia seolah punya ritme tersendiri dalam menikmati hari-harinya di sekolah tanpa harus merasa terbebani.
Namun, di balik pembawaannya yang rileks dan santai itu, Genta rupanya menyimpan sebuah rahasia kecil yang luar biasa. Ia adalah tipe anak yang sangat tekun ketika sudah menetapkan sebuah tujuan. Ia mungkin tidak banyak bersuara atau memamerkan usahanya, tetapi di belakang layar, Genta diam-diam bekerja keras secara konsisten untuk mencapai apa yang ia inginkan. Salah satu target terbesarnya kala itu adalah menuntaskan jenjang mengajinya.
Kerja keras yang dibalut dengan ketenangan itu akhirnya bermuara pada sebuah pencapaian yang teramat manis. Tepat pada tanggal 30 Juli 2025 yang lalu, Genta membuktikan bahwa gaya santainya mampu membuahkan hasil nyata. Ia sukses menuntaskan serangkaian evaluasi yang tak mudah dan secara resmi dinyatakan naik ke tahap Al-Qur’an. Sebuah capaian tertinggi di program Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA) yang selalu menjadi impian setiap siswa.
(Baca Juga: Si Jago Hitung Bawa Berkah! Capaian TPA MI Unggulan Nuris Jember Bertambah)
Meraih jenjang Al-Qur’an tentu bukan perkara mudah. Dibutuhkan kesabaran ekstra untuk menyempurnakan tajwid, merapikan bacaan, dan keistiqomahan mental yang kuat untuk terus berlatih. Bagi Genta, karakter santainya justru menjadi senjata rahasia; ia tidak mudah frustrasi saat menemui ayat yang sulit, melainkan menghadapinya dengan kepala dingin dan terus mencoba hingga bacaannya lancar.
Kini, waktu telah melesat membawa Genta melangkah semakin jauh dari lorong-lorong madrasah ibtidaiyah. Si pemuda santai namun tekun ini telah menanggalkan seragam merah putihnya dan resmi merajut hari-hari baru sebagai siswa kelas 1 SMP. Kendati raganya tak lagi duduk belajar di ruang kelas MI Unggulan Nuris Jember, jejak ketekunan dan capaian mengajinya tetap terukir abadi menjadi inspirasi yang amat berharga.
Ustadzah Anisa, yang dahulu dengan penuh kasih sayang mendampinginya sebagai wali kelas 6A, tentu amat mengenang sosok anak didiknya ini. Beliau sangat hafal bagaimana Genta selalu berhasil menyeimbangkan gaya santainya dengan tanggung jawabnya sebagai seorang pelajar. Mengetahui mantan anak didiknya sukses menembus tahap Al-Qur’an di akhir masa kelulusannya dulu, Ustadzah Anisa merasa sangat bersyukur dan bangga luar biasa.
Melalui kenangan yang menyejukkan hati ini, Ustadzah Anisa menitipkan untaian doa dan pesan keibuan yang sangat indah untuk Genta. “Masya Allah, Mas Genta. Ustadzah selalu senyum sendiri kalau ingat gayamu yang santai tapi diam-diam menghanyutkan itu. Pesan Ustadzah untuk Mas Genta di bangku SMP ini, tetap pertahankan ketekunanmu ya, Nak. Boleh santai, tapi semangat menuntut ilmunya harus terus menyala. Jadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidupmu, semoga ke depannya Mas Genta semakin menjadi pribadi yang berakhlak mulia, dan segala cita-cita baikmu diijabah oleh Allah,” ucap beliau penuh kehangatan.
Wejangan sarat makna tersebut juga sengaja beliau bentangkan untuk merangkul seluruh siswa-siswi yang saat ini masih berjuang di madrasah. “Untuk anak-anakku yang hebat di MI Unggulan Nuris Jember, mari kita ambil pelajaran manis dari Mas Genta. Bahwa dalam belajar dan mengejar prestasi, kita tidak harus selalu tegang. Ketenangan dan ketekunan yang konsisten sering kali menjadi kunci utama untuk meraih kesuksesan yang besar. Teruslah berproses, mengaji dengan tekun, dan buatlah orang tua serta madrasah bangga dengan cara kalian masing-masing.”
Sekali lagi, selamat untuk Genta satas capaian TPA jenjang Al-Qur’an yang telah berhasil diraih dengan penuh ketekunan ini. Teruslah melangkah maju, tebarkan ketenanganmu di tempat yang baru, dan raihlah masa depanmu yang gemilang, Barakallah, Nak. [FE.Red]
Nama : Genta Maulana Atriviya
Kelas : 6-A
Lembaga : MI Unggulan Nuris Jember
Nama Ayah : Anton Atrivianto
Nama Ibu : Dina Triya Yuliasari
Capaian : Al-Qur’an
Tanggal Capaian : 30 Juli 2025
