Karya Ilmiah Siswa Siap Melaju ke Tahap Berikutnya
Pesantren Nuris – Prestasi membanggakan kembali diraih siswa SMP Nuris Jember melalui ajang Olimpiade Penelitian Siswa Indonesia (OPSI) tingkat Nasional. Tim Phoenix yang diketuai Kevin Ramadhan Rizkiano berhasil lolos proposal pada bidang Ilmu Pengetahuan Terapan (IPT). Pengumuman yang disampaikan pada 6 April 2026 tersebut menjadi pencapaian penting karena karya yang diusung lahir dari proses penelitian siswa SMP. Capaian ini menunjukkan keberanian siswa dalam mengeksplorasi dunia karya tulis ilmiah. Kevin mengaku senang karena ketertarikannya terhadap kepenulisan membawanya pada pengalaman penelitian yang lebih serius.
Karya yang dikembangkan Tim Phoenix diberi nama “E-Guabar” dengan bahan utama putih telur dan jambu biji merah. Tim mengusung karya tersebut sebagai alternatif yang diteliti untuk mendukung proses penyembuhan luka, dengan harapan dapat membantu regenerasi sel dan membatasi penggunaan antibiotik. Kevin bersama tim menjalani pembinaan secara intensif, membaca berbagai jurnal, serta merumuskan banyak aspek dalam penyusunan karya. “Awalnya saya sangat bingung karena menulis karya ilmiah bagi anak SMP merupakan hal yang belum familiar,” ujar Kevin. Keterbatasan kosakata dan pengalaman menyusun karya ilmiah menjadi tantangan yang harus diatasi selama proses persiapan.
(Baca juga: Anak English Taklukkan Angka, Kenji Bawa SMP Nuris Jember Raih Juara 2 Matematika)
Tahap penelitian tersebut juga memberikan pengalaman baru bagi Kevin dalam memahami cara menyusun gagasan secara ilmiah. Ia menyadari bahwa karya ilmiah membutuhkan ketelitian, referensi yang memadai, serta proses penyusunan yang tidak sederhana. Pembinaan yang padat menjadi salah satu upaya untuk membantu tim memperkuat proposal yang diajukan. Menurut pembimbing, produk tersebut masih perlu melalui proses penelitian dan pengujian untuk mengetahui efektivitasnya secara ilmiah. Karena itu, gagasan E-Guabar diposisikan sebagai karya penelitian yang masih terus dikembangkan, bukan sebagai pengganti pengobatan yang telah terbukti.
Lolos proposal menjadi langkah awal bagi Tim Phoenix untuk melanjutkan perjalanan di OPSI tingkat Nasional. Kevin berharap timnya dapat menembus tahap berikutnya dan berkesempatan mempresentasikan produk yang telah dihasilkan. Pembimbing tim menyampaikan optimisme terhadap tujuan awal penelitian, tetapi tetap menekankan pentingnya pembuktian melalui proses ilmiah. “Saya sangat optimis, tetapi produk ini tetap perlu dibuktikan melalui penelitian agar manfaat yang diharapkan dapat dipertanggungjawabkan,” jelas pembimbing. Dukungan dan pembinaan tersebut diharapkan mampu membawa Tim Phoenix semakin siap menghadapi tahapan kompetisi selanjutnya.
Sebagai ketua Tim Phoenix, Kevin dikenal memiliki ketertarikan untuk mencoba berbagai hal baru dan aktif dalam ekstrakurikuler Olimpiade Bahasa Inggris. Pengalaman mengikuti OPSI memperluas kemampuannya dalam membaca jurnal, merumuskan gagasan, dan menyusun karya tulis ilmiah. Capaian ini sekaligus menjadi bukti bahwa siswa SMP Nuris Jember memiliki ruang untuk mengembangkan potensi penelitian di tingkat nasional. Kevin dan tim bertekad terus menyempurnakan karya agar dapat melangkah lebih jauh dalam kompetisi. Prestasi tersebut diharapkan menjadi inspirasi bagi siswa lain untuk berani mengeksplorasi bidang penelitian dan menghasilkan karya yang bermanfaat. [DE.Red].
Nama : Kevin Ramadhan Rizkiano
Kelas : VIII E
Lembaga : SMP Nuris Jember
Prestasi : Lolos Proposal Olimpiade Penelitian Siswa Indonesia (OPSI) Tingkat Nasional Bidang Ilmu Pengetahuan Terapan (IPT)
