Menjalani Hari sebagai Santri, Tetap Berjuang Meraih Mimpi
Pesantren Nuris – Perjalanan Andita Dyah Apriyanti dalam mengikuti berbagai kompetisi kembali membuahkan hasil. Murid kelas XII MIPA 1 SMA Nuris Jember tersebut berhasil meraih Medali Perunggu Olimpiade Bahasa Inggris dalam KSPI (Kompetisi Sains Pelajar Indonesia) tingkat nasional yang diselenggarakan oleh Puskanas (Pusat Kejuaraan Sains Nasional) pada 26 Juli 2026. Prestasi tersebut menjadi salah satu catatan berharga dalam perjalanan belajarnya di bangku sekolah.
Bagi Andita, pencapaian ini bukan hanya tentang sebuah medali. Keikutsertaannya dalam kompetisi menjadi ruang untuk menguji kemampuan sekaligus mengetahui sejauh mana dirinya mampu menghadapi soal-soal Bahasa Inggris yang diberikan. Setiap perlombaan yang diikuti pun memberikan pengalaman berbeda dan membuatnya semakin terbiasa menghadapi suasana kompetisi.
Medali perunggu yang diraihnya kali ini disambut dengan rasa senang dan syukur. Bagi Andita, hasil tersebut menjadi bentuk apresiasi atas waktu dan usaha yang telah ia berikan selama mempersiapkan diri.
“Pastinya saya merasa senang dan bersyukur. Hasil ini membuat saya semakin termotivasi untuk belajar dan mencoba mengikuti kompetisi lainnya,” ujar Andita.
Bahasa Inggris menjadi salah satu bidang yang terus ia kembangkan. Menurutnya, kemampuan berbahasa Inggris tidak cukup hanya dipelajari melalui teori di kelas. Latihan mengerjakan soal dan pengalaman mengikuti perlombaan juga membantunya memahami berbagai pola soal serta melatih ketelitian dalam menentukan jawaban.
Keputusan Andita untuk kembali mengikuti kompetisi juga didorong oleh keinginannya untuk mengisi waktu dengan kegiatan yang memberikan pengalaman. Baginya, mengikuti lomba bukan sekadar mencari gelar juara, tetapi juga kesempatan untuk mengukur kemampuan diri.
“Kalau sering mengikuti lomba, saya bisa belajar dari soal-soal yang diberikan dan mengetahui bagian mana yang masih perlu dipelajari. Jadi, setiap lomba bisa menjadi pengalaman untuk memperbaiki diri,” tuturnya.
Dalam proses persiapannya, Andita berusaha meluangkan waktu untuk berlatih di tengah kesibukan sebagai murid kelas XII. Ia menyadari bahwa semakin banyak kegiatan sekolah yang harus dijalani, semakin penting pula mengatur waktu dengan baik. Latihan soal, membaca kembali materi, dan mempersiapkan diri secara mental menjadi bagian dari proses yang ia jalani sebelum kompetisi.
Tidak semua perlombaan harus berakhir dengan kemenangan. Bagi Andita, keberanian untuk mendaftar, mengikuti proses, dan menyelesaikan kompetisi merupakan bagian penting dari perjalanan tersebut. Ia pun berharap pengalaman yang diperoleh dari KSPI dapat menjadi bekal untuk menghadapi tantangan akademik lainnya.
“Menurut saya, jangan terlalu takut mencoba. Kalau belum berhasil, kita masih bisa belajar dari pengalaman itu. Yang penting berani mengikuti dan terus berusaha,” kata Andita.
Prestasi Andita Dyah Apriyanti di tingkat nasional menunjukkan bahwa kesempatan untuk berkembang dapat datang dari keberanian mencoba hal baru. Medali perunggu kali ini menjadi salah satu pengalaman yang melengkapi perjalanan akademiknya di SMA Nuris Jember. Semoga pencapaian tersebut dapat menjadi pijakan bagi Andita untuk terus mengasah kemampuan, memperluas pengalaman, dan menghadirkan prestasi berikutnya.
Selamat atas pencapaian Andita Dyah Apriyanti. Semoga semangat belajar dan keberaniannya mengikuti berbagai kompetisi dapat menjadi inspirasi bagi murid SMA Nuris Jember lainnya untuk terus mengembangkan potensi yang dimiliki. [RY.Red]
Nama : Andita Dyah
Alamat : Bangsalsari, Jember
Kelas : XII MIPA 1
Lembaga : SMA NURIS JEMBER
Prestasi : Medali Perunggu Olimpiade Bahasa Inggris “KSPI (Kompetisi Sains Pelajar Idonesia) ” Tingkat Nasional yang diselenggarakan oleh Puskanas (Pusat Kejuaraan Sains Nasional)_26 Juli 2026
Riwayat Prestasi : Medali Perak Olimpiade Bahasa Inggris “Kompetisi Sains Nasional” tingkat Nasional diselenggarakan oleh Gemanesia (Andita Dyah)_21 Juni 2026
