Tekun dan Konsisten, Kunci Eca Siswi MI Unggulan Nuris Taklukkan Hafalan Nadhom Aqidatul Awam
Pesantren Nuris – Prestasi membanggakan kembali lahir dari rahim madrasah kebanggaan kita, MI Unggulan Nuris Jember. Seorang siswi berprestasi yang kini duduk di bangku kelas 6B, Raeesaa Qabila atau yang akrab disapa Eca, sukses menorehkan pencapaian luar biasa. Di saat usianya yang masih belia, ia berhasil mengkhatamkan hafalan 57 bait nadhom kitab Aqidatul Awam ketika ia masih duduk di kelas 5B. Pencapaian hebat ini tentu menjadi inspirasi hangat bagi seluruh warga sekolah, baik siswa, guru, maupun para wali murid tercinta.
Bagi yang penasaran, kitab Aqidatul Awam adalah sebuah kitab klasik berbentuk syair (nadhom) karya Syaikh Ahmad al-Marzuki al-Hasani yang berisi dasar-dasar ilmu tauhid atau akidah Islam. Kitab ini memuat rukun iman, sifat-sifat wajib dan susunan para Nabi serta Rasul yang wajib diketahui oleh setiap Muslim. Dengan menghafalkannya dalam bentuk bait-bait syair bersajak indah, para siswa diharapkan lebih mudah memahami dan menanamkan fondasi keimanan yang kokoh sejak dini di dalam hati mereka.
Di balik keberhasilannya, siswi yang berdomisili di Jalan Tawangmangu, Jember, ini dikenal sebagai sosok yang pendiam, baik saat berada di rumah maupun di lingkungan sekolah. Namun, di balik ketenangannya itu, tersimpan tekad dan ketekunan yang besar. Eca yang menyukai pelajaran Bahasa Indonesia ini ternyata memiliki hobi memasak di waktu luangnya, dengan impian besar kelak bisa tumbuh menjadi seorang pengusaha sukses yang dermawan.
(Baca juga : Jagoan MI Unggulan Nuris Jember Beraksi Lagi, Matematika Dilibas Habis!)
Menghafalkan puluhan bait syair berbahasa Arab tentu bukan perkara mudah bagi anak seumurannya. Eca sempat mengaku merasakan sedikit kesulitan di awal proses menghafal karena belum begitu terbiasa dengan struktur bahasa Arab. Kendati demikian, tantangan tersebut tidak menyurutkan semangatnya. Berkat kesabaran dan kerja kerasnya, lembar demi lembar bait nadhoman berhasil ia taklukkan hingga tuntas sempurna.
Hebatnya lagi, Eca tidak memiliki trik atau cara khusus yang rumit dalam menghafal. Kunci suksesnya sangat sederhana, yaitu konsistensi membaca nadhoman tersebut secara berulang-ulang hingga melekat di dalam ingatannya. Kebiasaan ini semakin didukung oleh program unggulan di MI Unggulan Nuris, di mana seluruh siswa diwajibkan membaca nadhom kitab Aqidatul Awam bersama-sama yang dipandu oleh guru melalui pengeras suara yang terhubung dengan semua kelas sebelum Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) dimulai setiap paginya.
Bagi Eca, motivasi terbesar untuk segera mengkhatamkan kitab ini bukan sekadar karena aturan sekolah yang mewajibkan hafalan tersebut tuntas sebelum kelulusan. Lebih dari itu, ia menyadari bahwa hafalan ini adalah fondasi iman yang kuat sekaligus wujud kecintaan yang tulus kepada Nabi dan Rasul junjungan kita. Keikhlasan niat inilah yang memudahkan langkahnya menggapai prestasi membanggakan tersebut tanpa beban yang berat.
Kabar keberhasilan Eca tentu disambut dengan perasaan senang, bangga, dan rasa syukur yang mendalam oleh kedua orang tuanya. Keberhasilan ini tidak hanya menjadi hadiah terindah bagi keluarga dan para guru di madrasah, tetapi juga membuktikan bahwa keterbatasan dan rasa malu bukanlah halangan untuk bersinar. Semoga kisah Eca ini mampu menyulut semangat teman-teman semua di MI Unggulan Nuris untuk terus mencetak prestasi gemilang!
Kira-kira, siapa nih teman-teman di MI Unggulan Nuris yang ingin menyusul jejak Eca menuntaskan hafalan nadhoman berikutnya? [SR.Red]
Nama : Raeesaa Qabila
Kelas : VI B
Lembaga : MI Unggulan Nuris Jember
Prestasi : Khatam Kitab Aqidatul Awam 57 Bait
Tanggal : Oktober 2025
