Dari Kata yang Tak Sempat Terucap, Hingga Bersinar di Dunia Puisi
Pesantren Nuris – Sebuah puisi terkadang lahir dari suara kecil yang sering kali luput didengarkan. Tentang lelah yang tak sempat diucapkan, tentang kata-kata yang tertahan di ujung lidah, hingga tentang keinginan sederhana untuk didengarkan oleh diri sendiri. Gagasan itulah yang mengantarkan Faniyati Wardhani, siswi kelas XII MIPA 1 SMA Nuris Jember asal Gianyar, Bali, terpilih sebagai Penulis Terbaik dalam Antologi Puisi Nasional tingkat nasional yang diselenggarakan oleh Puisiku Indonesia pada 20 Juni 2026.
Bagi Fani, penghargaan tersebut menjadi satu lagi catatan dalam perjalanan panjangnya di dunia sastra. Sebelumnya, ia telah menorehkan berbagai prestasi di bidang puisi, termasuk meraih kejuaraan dalam ajang Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) tingkat nasional.
Di balik prestasi tersebut, Fani tidak sekadar menulis untuk merangkai kata. Ia mencoba menghadirkan pengalaman dan kegelisahan manusia melalui bahasa yang sederhana, tetapi memiliki ruang untuk ditafsirkan secara luas. Dalam karya yang diikutsertakan pada antologi tersebut, Fani mengangkat tema tentang sesuatu yang tidak pernah sempat tersampaikan.
Ia menggambarkan seseorang yang sebenarnya ingin mengatakan banyak hal, namun kesempatan seolah selalu berakhir sebelum kata-kata itu benar-benar keluar.
“Alhamdulillah, saya bisa terpilih menjadi penulis terbaik. Rasanya sangat senang, terharu, dan bersyukur. Saya mencoba menceritakan tentang seseorang yang terkadang tidak pernah sempat menyampaikan keinginan, bahkan kepada dirinya sendiri bahwa ia sedang lelah dan membutuhkan istirahat,” ungkap Fani.
(Baca juga: Wilda Nurdiyana Buktikan Kesibukan Bukan Penghalang, SMA Nuris Jember Kembali Torehkan Prestasi Nasional)
Menurutnya, ide tersebut muncul ketika ia berusaha memahami tema besar yang diberikan, yakni “Surat yang Pernah Tersampaikan”. Fani kemudian mengembangkan tema itu melalui gambaran tentang surat, tukang pos, dan mimpi yang menjadi ruang bagi pesan-pesan yang gagal sampai kepada tujuan.
“Amanat yang saya taruh di sana adalah agar kita bisa mendengar hal yang sebenarnya ingin berkali-kali dikatakan oleh diri kita sendiri.” tutur Fani.
Pemaknaan terhadap puisi, bagi Fani, juga tidak harus selalu sama.
“Dulu Pak Ibnu pernah mengatakan bahwa setiap orang memaknai puisi itu berbeda. Setiap makna dari orang yang menafsirkan juga tidak ada yang salah. Mereka semua benar dengan pemaknaannya masing-masing,” ungkapnya.
Penghargaan sebagai Penulis Terbaik pun menjadi momen yang tidak hanya membanggakan, tetapi juga mengingatkan Fani bahwa proses panjang yang dijalani selama ini tidak sia-sia.
“Terima kasih kepada Allah Swt. yang telah memberikan jalan terbaik dalam hidup saya. Terima kasih kepada kedua orang tua saya yang tidak pernah lelah mendoakan dan menyemangati. Terima kasih kepada teman-teman seperjuangan, guru-guru, dan secara khusus kepada Pak Ibnu Wicaksono yang membimbing saya dalam proses kreatif menulis puisi,” kata Fani penuh haru.
Ke depan, Fani memiliki cita-cita untuk menjadi seorang penulis yang tidak hanya dikenal melalui keindahan kata-kata, tetapi juga melalui pesan yang dibawa setiap karyanya
“Cita-cita saya adalah menjadi penulis yang tidak hanya dikenal karena tulisan yang indah, tetapi juga karena tulisan yang bermakna. Saya ingin menginspirasi orang lain melalui karya-karya saya,” ujarnya.
Kepada teman-temannya, Fani berpesan agar tidak menyia-nyiakan waktu dan kesempatan yang ada. Menurutnya, kesempatan untuk belajar dan berkembang tidak selalu datang dua kali. Segala hal yang dilakukan hari ini menjadi bagian dari proses untuk menentukan langkah pada masa depan.
SMA Nuris Jember turut bangga atas capaian Faniyati Wardhani yang kembali mengharumkan nama sekolah melalui karya sastra di tingkat nasional. Selamat dan sukses atas prestasi sebagai Penulis Terbaik Antologi Puisi Nasional. Semoga capaian ini menjadi langkah awal bagi Fani untuk terus berkarya, menginspirasi generasi muda, serta mewujudkan cita-citanya menjadi seorang penulis. [RY.Red]
Nama : Faniyati Wardhani
Alamat : Gianyar, Bali
Kelas : XII MIPA 1
Lembaga : SMA NURIS JEMBER
Prestasi : Penulis Terbaik “Antologi Puisi Nasional ” Tingkat Nasional diselenggarakan oleh Puisiku Indonesia (Faniyati Wardhani)_20 Juni 2026
Riwayat Prestasi :
- Medali Perak Olimpiade Bahasa Inggris “IFSC 2023” tingkat Nasional diselenggarakan oleh Event Cerdas (Faniyati Wardhani) 27 September 2023
- Medali Perunggu Olimpiade Bahasa Inggris “Olimpiade Sains Pancasila Nasional” tingkat Nasional diselenggarakan oleh Puskanas (Faniyati Wardhani) 04 Oktober 2023
- Medali Perunggu Olimpiade Bahasa Inggris “Kompetisi Sains Indonesia (KSI)” tingkat Nasional diselenggarakan oleh Puskanas (Faniyati Wardhani) 01 Februari 2024
- Juara 1 Cipta Puisi “Festival Lomba Seni Siswa Nasional (FL2SN)” tingkat Kabupaten diselenggarakan oleh Puspresnas Kemendikbud RI (Faniyati Wardhani) 27 April 2024
- Medali Perunggu Olimpiade Bahasa Inggris “Olimpiade Sains dan Kesehatan Hari Pendidikan Nasional (OSPENAS)” tingkat Nasional diselenggarakan oleh Kejuaraan Sains Nasional (Faniyati Wardhani) 14 Mei 2024
- Medali Perak Olimpiade Biologi “KSPI” tingkat Nasional diselenggarakan oleh Puskanas (Faniyati Wardhani) 18 Mei 2024
- Terbaik 4 Lomba Cipta Puisi “Lomba Cipta Puisi Festival Bulan Bahasa UGM 2024” tingkat Nasional diselenggarakan oleh Universitas Gajah Mada (Faniyati Wardani) 01
- Peringkat 2 di kelas XI MIPA 1 pada Penilaian Akhir Semester Ganjil Tahun 2024/ 2025
- Juara 1 cipta puisi dalam lomba “Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N)” tingkat kabupaten yang diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Faniyati Wardhani XI IPA 1) 17 Juni 2025
- Juara 1 Lomba Menulis Cerpen pada babak penyisihan tingkat SMA Nuris Jember
- Juara 2 Lomba Menulis Cerpen pada babak final tingkat Pesantren Nuris Jember
- Juara 1 Cipta Puisi Tingkat Kabupaten dalam Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) 2025
- Juara 1 Cipta Puisi dalam ajang Festival Lomba Seni Siswa Nasional (FLS3N) Tingkat Provinsi Jawa Timur
- Peringkat 2 di kelas XI MIPA 1 pada Penilaian Akhir Semester Genap Tahun 2024/ 2025
- Penulis Terpilih Cipta Puisi “Temu Karya Sastra Serumpun 2025” tingkat Asia Tenggara diselenggarakan oleh Forum Sastra Timur Jawa (07 Oktober 2025)
- Juara Harapan 1 Cipta Puisi “Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N)” tingkat Nasional diselenggarakan oleh Pusat Prestasi Nasional
- Khatam 7 kitab (Hidayatus Shibyan, Ta’limul Muta’allim, Taqrib, Luqmatus Shaighoh, Jurumiyah, Amtsilah Tasrifiyah, dan Kailani)
