Khatam 10 Kitab, Berhasil Dituntaskan Aiesha di Bangku SMP Nuris Jember

Sepuluh Kitab, Satu Tekad: Ais Merajut Bekal Ilmu Menuju Cita-Cita Apoteker

Pesantren Nuris — Sepuluh kitab berhasil dituntaskan Aiesha Nailatul Qodiroh atau Ais, siswi kelas IX G SMP Nuris Jember, dalam prosesi Wisuda Kitab yang digelar pada 12 Mei 2026. Wisuda tersebut menjadi penanda keberhasilannya menguasai Hidayatus Shibyan, Tarbiyatus Shibyan, Ta’limul Muta’allim, Aqidatul Awam, Hujjah NU, Taqrib, Luqmatus Shaighoh, Jurumiyah, Amtsilah Tasrifiyah, dan Kailani. Pencapaian itu diraih melalui proses belajar yang tidak selalu mudah, terutama ketika Ais harus membagi waktu untuk belajar sekaligus mengejar target setoran hafalan. Di tengah perjuangan tersebut, ia tetap melangkah karena ingin memperluas ilmu, menjadi lulusan terbaik, membanggakan orang tua, serta memperoleh ilmu yang barokah dan bermanfaat bagi masyarakat.

Prosesi wisuda berlangsung dalam suasana khidmat sekaligus membanggakan ketika para siswa menerima apresiasi atas perjalanan mereka dalam menuntaskan kitab-kitab yang dipelajari selama berada di SMP Nuris Jember. Bagi Ais, sepuluh kitab yang berhasil dikhatamkan bukan sekadar daftar pencapaian, melainkan menjadi jejak dari kesabaran dalam menghadapi padatnya waktu belajar dan tuntutan setoran hafalan. “Saya senang karena akan lulus menjadi wisudawan kitab, dan untuk adik-adik yang sedang berjuang menghafalkan kitab, tetap semangat serta semoga bisa memiliki hafalan lebih banyak daripada saya,” ungkap Ais. Perjalanan tersebut menjadi semakin bermakna karena ia juga berhasil meraih Medali Perak dalam Kejuaraan Sains Pelajar Indonesia (KSPI) tingkat nasional bidang Olimpiade Bahasa Inggris.

(Baca juga : Menjemput Berkah di Ujung Hafalan, Alifia Tuntaskan 7 Kitab dan Raih Prestasi IPA di SMP Nuris Jember)

Wali kelas Ais turut menyampaikan apresiasi atas ketekunan yang telah ditunjukkannya hingga mampu menyelesaikan sepuluh kitab sekaligus mempertahankan prestasi akademik. “Selamat untuk Ais yang telah menyelesaikan sepuluh kitab dengan penuh perjuangan, semoga ilmu yang diperoleh tidak berhenti pada hafalan, tetapi menjadi bekal dalam menjalani kehidupan dan meraih cita-cita,” ujar wali kelasnya. Dukungan sekolah dan orang tua menjadi bagian penting yang menguatkan langkah Ais selama menjalani proses pendidikan, sehingga setiap target yang terasa berat perlahan dapat dituntaskan. Dari ruang belajar hingga panggung prestasi, Ais menunjukkan bahwa ketekunan dapat menjadi jembatan yang menghubungkan ilmu, prestasi, dan mimpi.

Setelah menyelesaikan pendidikan di SMP Nuris Jember, Ais berharap dapat terus menambah hafalan kitab meskipun telah meninggalkan sekolah tercintanya dan melanjutkan perjalanan menuju cita-cita sebagai apoteker. Ia juga berharap dapat lulus dengan nilai yang memuaskan serta membawa ilmu yang telah dipelajari sebagai bekal untuk masa depan. Wisuda Kitab ini menjadi pengingat bahwa pendidikan bukan hanya tentang mencapai garis akhir, tetapi juga tentang meninggalkan jejak ilmu yang terus tumbuh setelah seseorang melangkah pergi. Apresiasi pun layak diberikan kepada SMP Nuris Jember dan para orang tua yang telah menjadi ruang tumbuh bagi para siswa untuk menguatkan ilmu, karakter, dan keberanian menjemput masa depan. [PUO.Red]

 

Nama : Aiesha Nailatul Qodiroh

Lembaga : SMP Nuris Jember

Kelas : IX G

Prestasi : Khatam 10 Kitab Kuning 2026 (Hidayatus Shibyan, Tarbiyatus Shibyan, Ta’limul Muta’allim, Aqidatul Awam, Hujjah NU, Taqrib, Luqmatus Shaighoh, Jurumiyah, Amtsilah Tasrifiyah, Kailani)

Related Post