Menaklukkan Rumus, Menjemput Asa: Perjalanan Ubai Mengukir Prestasi di Neoma Competition
Pesantren Nuris — Moh Ubaidillah, atau yang akrab disapa Ubai, membuktikan bahwa angka bukan sekadar deretan simbol, tetapi juga jalan menuju prestasi. Siswa kelas VII G SMP Nuris Jember tersebut berhasil meraih Juara Harapan 4 Olimpiade Matematika tingkat kabupaten dalam Neoma Competition yang digelar pada 22 Agustus 2026 di Lippo Plaza Jember. Ajang yang diselenggarakan oleh Neoma.Id itu menjadi salah satu wadah bagi Ubai untuk menguji kemampuan sekaligus memperluas pengalaman berkompetisi sejak dini. Baginya, setiap perlombaan adalah tangga kecil yang dapat mengantarkannya menuju pencapaian yang lebih tinggi.
Keikutsertaan Ubai dalam kompetisi tersebut didorong oleh keinginannya untuk mengumpulkan lebih banyak piala dan medali melalui berbagai pengalaman berharga. Namun, ambisi tersebut tidak berhenti pada koleksi penghargaan, karena ia juga ingin semakin mahir menguasai materi yang diujikan. “Saya ingin mengoleksi banyak piala dan medali, tetapi saya juga ingin lebih menguasai materi perlombaan dari pengalaman mengikuti lomba sejak dini,” ungkap Ubai. Keinginan itu menunjukkan bahwa bagi Ubai, prestasi bukan hanya tentang hasil akhir, melainkan juga proses meningkatkan kemampuan.
Untuk menghadapi perlombaan, Ubai mempersiapkan diri dengan mempelajari berbagai materi dan memperbanyak latihan soal olimpiade matematika. Ia memberikan perhatian khusus pada hafalan rumus agar dapat menyelesaikan soal dengan lebih cepat dan tepat ketika berada di arena kompetisi. Ketika menemukan soal yang sulit dipecahkan, ia tidak membiarkannya menjadi jalan buntu, tetapi berdiskusi dengan teman atau bertanya langsung kepada guru. Kebiasaan tersebut menjadi salah satu cara Ubai mengasah kemampuan berpikir sekaligus memperkuat pemahamannya terhadap materi.
(Baca juga : SMP Nuris Jember Kembali Berprestasi, Adesti Aulia Az-Syura Raih Peringkat 3 ASAT)
Salah satu tantangan yang cukup terasa dalam persiapannya adalah materi aljabar yang membutuhkan ketelitian dan pemahaman konsep. Meski demikian, kesulitan tersebut justru menjadi batu asah yang membuatnya semakin terbiasa menghadapi soal dengan tingkat kesulitan beragam. Sebagai siswa yang mengikuti ekstrakurikuler Matematika, Ubai terus memiliki ruang untuk memperdalam kemampuan dan memperkaya pengalaman akademiknya. Hasil Juara Harapan 4 pun menjadi bukti bahwa ketekunan belajar mampu mengubah tantangan menjadi pijakan untuk berkembang.
Perasaan senang menyelimuti Ubai setelah berhasil mengungguli banyak peserta lainnya dan membawa pulang prestasi dari tingkat kabupaten. Pencapaian tersebut menjadi tambahan motivasi agar ia tidak cepat berpuas diri dan terus meningkatkan kemampuan matematika. “Ke depannya, saya ingin bisa menjadi juara 1 di perlombaan berikutnya,” tutur Ubai penuh harapan. Target tersebut menjadi kompas baru bagi langkahnya, sementara pengalaman di Neoma Competition menjadi bekal untuk kembali bertanding dan mengejar prestasi yang lebih tinggi. [PUO.Red]
Nama : Moh Ubaidillah
Lembaga : SMP Nuris Jember
Kelas : VII G
Prestasi : Harapan 4 Olimpiade Matematika Neoma Competition Tingkat Kabupaten
