Langkahkan Kaki Berproses, Muhammad Raihan Maulana Siswa MTs Unggulan Nuris Sukses Khatamkan 11 Kitab dan Raih Medali Perak

​“Bagaimana kamu menjadi orang yang luar biasa kalau kamu masih biasa-biasa saja.”

​Pesantren Nuris – Semangat belajar dan ketekunan terus ditunjukkan oleh para santri dalam menimba ilmu agama maupun pengetahuan umum. Hal tersebut dibuktikan oleh Muhammad Raihan Maulana, siswa kelas 9B MTs Unggulan Nuris Jember, yang berhasil menuntaskan hafalan dan pemahaman 11 kitab dalam momentum Wisuda Kitab dan Tahfidz Ke-X Pesantren Nurul Islam (NURIS) Jember. Siswa asal Jember yang akrab disapa Raihan ini menunjukkan komitmen tinggi selama menjalani masa studi dan pembinaan di lingkungan pesantren.

​Pencapaian Raihan dalam Wisuda Kitab dan Tahfidz Ke-X menjadi cermin dari kesungguhannya membagi waktu antara pelajaran umum dan kajian keagamaan. Keberhasilannya mengkhatamkan belasan kitab unggulan menunjukkan bahwa proses pembelajaran yang dijalankan di MTs Unggulan Nuris mampu membentuk karakter santri yang tangguh, fokus, dan tekun.

​Dalam proses pembelajarannya, Raihan berhasil menyelesaikan 11 kitab pilihan yang mencakup berbagai cabang ilmu keagamaan. Kitab-kitab tersebut meliputi Hidayatus Shibyan, Tarbiyatus Shibyan, Ta’limul Muta’allim, Aqidatul Awam, Hujjah NU, Jauharotut Tauhid, Taqrib, Luqmatus Shaighoh, Jurumiyah, Amtsilah Tasrifiyah, hingga Kailani. Seluruh materi tersebut dipelajari secara bertahap melalui bimbingan intensif dari para ustadz dan pengajar di pesantren.

​Tak hanya unggul di bidang pendalaman kitab kuning, siswa yang memiliki hobi bersepeda ini juga mengukir capaian di bidang akademik umum. Raihan berhasil menyumbangkan prestasi dengan meraih Medali Perak bidang Bahasa Indonesia tingkat Provinsi. Pencapaian ini menegaskan bahwa santri MTs Unggulan Nuris memiliki daya saing yang kuat serta Mampu memadukan pemahaman literasi keagamaan dan literasi akademis dengan baik.

​(Baca juga : Khatam 12 Kitab dan Aktif Berprestasi, Yusra Riski Ardhana Siswa MTs Unggulan Nuris Buktikan Pentingnya Konsistensi)

​Menjalani proses khatam belasan kitab tentu bukan tanpa tantangan. Raihan mengakui bahwa seiring bertambahnya tingkatan kitab, materi yang dipelajari terasa semakin sulit dan dinamis, sehingga menuntut daya ingat serta konsentrasi yang ekstra. Namun, kendala seperti rasa gampang lupa tidak meluruhkan niatnya untuk terus belajar. Bagi Raihan, motivasi utamanya sederhana namun mendalam, yakni meyakini bahwa langkah belajar adalah sebuah perjalanan untuk berproses, bukan sekadar mengejar hasil akhir semata.

​Dukungan lingkungan pesantren yang kondusif, arahan para pembina, serta kebersamaan dengan rekan-rekan sesama santri menjadi dorongan penting bagi Raihan dalam menyelesaikan setiap tahapan hafalan dan pemahaman kitab. Pembiasaan disiplin harian di pesantren melatih dirinya untuk tetap konsisten menjalankan kewajiban belajar di tengah padatnya aktivitas sekolah.

​Nilai pendidikan yang dipetik dari perjalanan Raihan mengajarkan bahwa keberhasilan lahir dari keberanian untuk keluar dari zona nyaman. Semangat untuk tidak menjadi pribadi yang biasa-biasa saja menjadi lecutan diri untuk terus meningkatkan kualitas ilmu dan perbuatan. Proses panjang dalam mempelajari kitab-kitab klasik ini turut membentuk kedewasaan berpikir dan ketahanan mental yang berguna bagi masa depannya.

​Capaian yang diraih oleh Raihan diharapkan mampu memantik semangat dan menjadi inspirasi bagi para siswa MTs Unggulan Nuris lainnya. Pengalaman Raihan membuktikan bahwa dengan ketekunan, kesulitan dalam mempelajari ilmu dapat diatasi bertahap. Prestasi yang diukir bukan sekadar piala atau lembar ijazah, melainkan pembentukan karakter pembelajar sepanjang hayat.

​Pihak sekolah dan pesantren memberikan apresiasi atas dedikasi serta usaha keras yang telah ditunjukkan oleh Raihan selama menuntut ilmu. Raihan sendiri mengaku sangat bersyukur dan merasa senang dapat mengenyam pendidikan serta tumbuh di lingkungan Pesantren Nuris yang penuh dengan nilai-nilai kebaikan.

​Siswa yang bercita-cita menjadi pengusaha peternakan atau juragan sapi ini menyimpan harapan besar untuk masa depannya. Ia berharap ilmu serta pengalaman yang didapatkan selama belajar di MTs Unggulan Nuris dapat menjadi bekal berharga untuk tumbuh menjadi pribadi yang bermanfaat dan luar biasa saat melangkah di lingkungan masyarakat yang lebih luas. [MIA.Red]

 

Nama Lengkap : Muhammad Raihan Maulana

Nama Panggilan : Raihan

Alamat Asal : Jember

Angkatan Wisuda : Wisuda Kitab dan Tahfidz Ke-X Pesantren Nurul Islam (NURIS) Jember

Hobi : Bersepeda

Cita-Cita : Juragan sapi

Kelas/Sekolah : 9B MTs Unggulan Nuris Jember

Jumlah Khatam Kitab : 11 Kitab: (Hidayatus Shibyan, Tarbiyatus Shibyan, Ta’limul Muta’allim, Aqidatul Awam , Hujjah NU, Jauharotut Tauhid, Taqrib, Luqmatus Shaighoh, Jurumiyah, Amtsilah Tasrifiyah, Kailani)

Prestasi selama Sekolah : Medali Perak B. Indonesia Tingkat Provinsi 

Related Post