Qonitra Detik, Siswi SMA Nuris Jember Raih Medali Perunggu Olimpiade Kimia Nasional 

Seimbang dalam Belajar dan Berdoa, Kunci Meraih Keberhasilan

Pesantren Nuris – Kesungguhan belajar terkadang tidak langsung terlihat hasilnya. Namun, ketika dijalani dengan konsisten, setiap usaha akan menemukan waktunya untuk berbuah. Hal itu dirasakan Qonitra Detik Aprilia Zaki, murid kelas X-1 Brainy Class SMA Nuris Jember, yang berhasil meraih Medali Perunggu Olimpiade Kimia “Pekan Sains Pelajar Indonesia” tingkat nasional pada 19 April 2026.

Kompetisi yang diselenggarakan oleh Generasi Maju Indonesia tersebut menjadi pengalaman berharga bagi Qonitra. Gadis asal Mumbulsari, Jember, ini merupakan alumni MTs Unggulan Nuris Jember yang kemudian melanjutkan pendidikan di SMA Nuris Jember. Memasuki jenjang SMA, ketertarikannya terhadap bidang kimia makin berkembang, salah satunya melalui keaktifannya dalam ekstrakurikuler kimia.

Di luar kegiatan akademik, Qonitra memiliki hobi membaca dan menulis. Kebiasaan tersebut menjadi salah satu caranya untuk menambah wawasan sekaligus mengembangkan kemampuan berpikir. Baginya, belajar bukan hanya tentang memahami materi di kelas, tetapi juga tentang membangun kebiasaan untuk terus mencari pengetahuan baru.

Keikutsertaannya dalam olimpiade kimia pun memiliki tujuan tersendiri.

“Saya ikut lomba karena ingin menambah pengalaman dan sebagai bekal untuk SNBP. Saya juga ingin belajar lebih keras dan mengetahui sejauh mana kemampuan saya,” ungkap Qonitra.

(Baca juga: Sosiologi Jadi Ajang Prestasi, Raya Aulia Ramadhani Bawa Medali Emas untuk SMA Nuris Jember)

Untuk menghadapi kompetisi tingkat nasional, Qonitra melakukan berbagai persiapan. Ia belajar dengan sungguh-sungguh, memperbanyak latihan atau drilling soal, serta tidak lupa berdoa. Latihan soal menjadi bagian penting karena membantunya terbiasa menghadapi berbagai bentuk pertanyaan dan melatih ketelitian dalam mengerjakan soal.

Meski telah mempersiapkan diri, perjalanan menuju kompetisi tetap memiliki tantangan. Qonitra mengaku terkadang masih mengalami kesulitan untuk fokus ketika belajar. Kondisi tersebut membuatnya harus menghadapi beberapa soal yang belum dapat dikerjakan dengan maksimal saat mengikuti olimpiade.

Namun, tantangan tersebut tidak membuatnya berkecil hati. Justru, pengalaman itu menjadi bahan evaluasi agar ia dapat memperbaiki cara belajar dan meningkatkan kemampuannya.

“Saya sangat senang. Rasanya seperti belajar selama ini ternyata tidak sia-sia. Walaupun masih ada beberapa kesulitan, saya bersyukur bisa mendapatkan medali,” tutur Qonitra.

Prestasi tersebut juga menjadi motivasi bagi Qonitra untuk terus berkembang. Ia ingin membuktikan bahwa proses belajar yang dilakukan sedikit demi sedikit dapat memberikan hasil yang berarti. Motivasi terbesarnya adalah membuat orang tua bangga, mendapatkan sebanyak mungkin pengalaman, serta mempersiapkan diri agar suatu hari nanti dapat menjadi orang hebat.

“Jangan cepat menyerah. Kalau memang lelah, boleh istirahat, tetapi jangan berhenti. Setelah merasa lebih siap, lanjutkan lagi perjuangannya,” pesannya.

Ke depan, Qonitra berharap dapat meraih lebih banyak prestasi dan terus menjaga konsistensi dalam belajar. Selamat dan sukses untuk Qonitra Detik Aprilia Zaki atas prestasi membanggakan dalam Olimpiade Kimia tingkat nasional. Semoga pencapaian ini menjadi awal dari prestasi-prestasi berikutnya, menguatkan semangat untuk terus belajar, dan mengantarkan Qonitra menuju masa depan yang gemilang. [RY.Red]

 

Nama : Qonitra Detik Aprilia Zaki

Alamat : Mumbulsari, Jember

Hobi : Membaca

Kelas : X-1 Brainy Class

Lembaga : SMA NURIS JEMBER

Prestasi : Medali Perunggu Olimpiade Kimia “Pekan Sains Pelajar Indonesia” Tingkat Nasional diselenggarakan oleh Generasi Maju Indonesia (Qonitra detik aprilia zaki)_19 April 2026

Related Post