Ketertarikan pada Literasi dan Ketekunan Belajar Antarkan Siswi XI IPS 1 Raih Penghargaan Nasional
Pesantren Nuris – Ketertarikan mendalam pada dunia sastra menjadi semangat utama bagi Ais Naily Sania dalam menorehkan prestasi gemilang. Siswi kelas XI IPS 1 SMA Nuris Jember ini berhasil membanggakan sekolahnya setelah mengamankan Medali Perak dalam ajang “Olimpiade Bahasa Indonesia Lembaga Prestasi Belajar X HMD Geografi Universitas Indonesia” Tingkat Nasional pada 10 Mei 2026 lalu.
Perjalanan siswi yang akrab dipanggil Ais ini berawal dari rasa cintanya terhadap pembelajaran bahasa Indonesia. Berbekal impian menjadi seorang psikolog hebat di masa depan, gadis asal Kaliwining, Rambipuji, Jember tersebut memberanikan diri terjun ke kompetisi nasional. Motif utamanya tak lain untuk mengasah kemampuan diri sekaligus mewujudkan impiannya menjadi siswi berprestasi.
“Saya mengikuti lomba bahasa Indonesia karena tertarik dalam bidang sastra Indonesia. Karena itu, saya ingin lebih sering mengikuti pembelajaran atau lomba bahasa Indonesia,” tutur Ais saat menceritakan alasannya.
(Baca juga : Medali Perunggu Bahasa Inggris Nasional Diraih, Inez Endora Harumkan Nama SMA Nuris Jember)
Di balik kesuksesannya, siswi yang ternyata juga merupakan alumni SMP Nuris Jember ini sempat melalui tantangan yang tak mudah. Sebelum hari perlombaan tiba, ia giat melakukan persiapan mandiri dengan membaca dan mempelajari ulang seluruh materi bahasa Indonesia. Namun, kerumitan beberapa materi sempat membuatnya kebingungan. Perasaan semakin mendebarkan ketika momen pengumuman pemenang kian dekat, di mana rasa senang dan khawatir bercampur jadi satu.
Dukungan penuh dari kedua orang tuanya, Bapak Moh. Mahfudi dan Ibu Juna’edah, menjadi penguat langkah Ais. Tak hanya fokus pada bidang akademik, siswi yang juga aktif melatih kedisiplinan melalui ekstrakurikuler Paskibra ini tetap gigih menyelesaikan setiap soal yang ada hingga akhirnya pengumuman resmi menobatkan dirinya sebagai peraih medali perak.
Melalui pengalaman ini, Ais menyampaikan pesan berharga bahwa rasa bingung atau kesulitan saat mempelajari materi baru adalah hal yang wajar dalam proses belajar, namun jangan pernah menyurutkan langkah untuk terus berusaha. Kesannya yang mendalam selama mengikuti kompetisi justru makin memantapkan niatnya untuk terus berkembang. Ke depan, ia berharap bisa lebih sering aktif mengikuti kompetisi dan tetap konsisten dalam menjalaninya.
Kisah Ais Naily Sania memberikan pelajaran berharga bagi seluruh siswa-siswi SMA Nuris Jember. Rasa ragu dan cemas merupakan hal alami, namun tekad untuk terus belajar akan selalu membuka jalan menuju keberhasilan. Jadikanlah setiap kompetisi sebagai ruang untuk menempa diri, menggali potensi terbaik, dan melangkah mantap meraih mimpi-mimpi besar di masa depan! [ANF.Red]
Nama : Ais Naily Sania
Alamat : Kaliwining, Rambipuji, Jember
Cita-cita : Psikolog
Kelas : XI IPS 1
Lembaga : SMA Nuris Jember
Prestasi : Medali Perak “Olimpiade Bahasa Indonesia Lembaga Prestasi Belajar X HMD Geografi Universitas Indonesia” Tingkat Nasional yang diselenggarakan oleh Universitas Indonesia, 10 Mei 2026
