Barda Buktikan Istiqamah Mengaji Berbuah Manis di MI Unggulan Nuris Jember!

Memanfaatkan Waktu Selepas Maghrib hingga Isya, Begini Kisah Inspiratif dari Barda!

Pesantren Nuris – Setelah dibuat takjub dengan kehebatan angka dan logika dari panggung olimpiade pada berita sebelumnya, kini senyum kebanggaan kembali merekah dari sudut madrasah kita tercinta. Kabar menyejukkan hati ini lagi-lagi datang dari salah satu program kebanggaan kita, yaitu Capaian TPA. Mengingat pentingnya bekal agama sejak dini, keberhasilan di bidang pembiasaan mengaji ini tentu selalu punya tempat spesial di hati keluarga besar madrasah kita.

Mari berkenalan dengan sosok murid kalem dari kelas 6C, yaitu Muhammad Barda Al Balady. Siswa laki-laki yang akrab dipanggil Barda ini baru saja menorehkan catatan manis dalam buku prestasi pribadinya. Tepat pada tanggal 30 September 2026 yang lalu, Barda sukses menyelesaikan target Capaian TPA hingga ke tingkat Al-Qur’an.

Tentu saja, kelancaran Barda dalam menuntaskan bacaan suci ini bukan didapat tanpa sebuah keistiqomahan. Sehari-hari, ia memiliki rutinitas yang sangat positif setiap kali mentari mulai terbenam. Waktu senggang antara sholat maghrib hingga isya’ selalu ia manfaatkan dengan baik untuk melangkah menuju Masjid Darul Muttaqin demi memperdalam ilmu tajwid dan agamanya.

(Baca juga: Dari Ngaji Bareng Adik hingga Tuntas TPA, Fian Punya Cerita Manis di MI Unggulan Nuris Jember)

Asyiknya lagi, suasana belajarnya di masjid terasa begitu hangat dan penuh kekeluargaan. Barda biasanya mengaji bersama teman-temannya di bawah bimbingan guru ngaji yang ternyata adalah Pakdenya sendiri. Meski dengan polos ia mengaku perasaannya kadang naik turun, Barda tetap membuktikan kedisiplinannya dengan rutin berangkat mengaji sebanyak enam kali dalam seminggu demi satu tujuan yang lucu nan mulia: ingin cepat wisuda!

Di balik rutinitas mengajinya yang padat dan disiplin, Barda tetaplah anak-anak pada umumnya yang butuh waktu bersantai. Kalau sedang ada waktu luang di rumah, ia punya cara tersendiri untuk menikmati harinya. Selain sekadar bermain HP untuk menyegarkan pikiran, siswa unik yang satu ini rupanya juga sangat suka menghabiskan waktunya dengan merenung santai.

Mungkin dari kebiasaan merenungnya itulah, lahir sebuah pemikiran dan cita-cita yang luar biasa beda dari anak lainnya. Saat teman-temannya bermimpi menjadi polisi atau dokter, Barda justru punya impian besar ingin menjadi seorang petani di Jepang kelak saat sudah dewasa. Alasannya pun sungguh kritis dan bijak untuk ukuran anak seusianya, yakni karena ia sadar betul bahwa seluruh manusia di bumi ini akan selalu membutuhkan makanan pokok untuk bertahan hidup.

Cerita keseharian Barda yang unik sekaligus inspiratif ini sungguh memberikan warna ceria bagi kita semua. Semoga keberhasilannya dalam menuntaskan Capaian TPA ini bisa menjadi suntikan semangat bagi seluruh siswa-siswi MI Unggulan Nuris Jember lainnya. Mari kita teladani kedisiplinannya, teruslah semangat menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman, dan jangan pernah ragu untuk memiliki cita-cita unik yang bermanfaat bagi banyak orang! [FE.Red]

Nama                          : Muhammad Barda Al Balady

Kelas                           : 6C

Lembaga                    : MI Unggulan Nuris Jember

Nama Ayah                : Achmad Alfian Rifqi

Nama Ibu                   : Ana Sanjaya

Capaian                      : Al-Qur’an

Tanggal                       : 30 September 2026

Related Post