Mengenal Sisi Lain Sinta yang Tak Mudah Menyerah
Pesantren Nuris – Bagi Sinta Mulya Indah, satu prestasi bukanlah alasan untuk berhenti melangkah. Justru dari setiap kompetisi yang diikuti, siswi kelas XI MIPA 1 Brainny SMA Nuris Jember itu menemukan alasan baru untuk terus belajar. Kali ini, ketekunannya kembali membuahkan hasil setelah berhasil meraih Medali Perunggu Olimpiade Biologi “Airlangga Competition 20” tingkat nasional yang diselenggarakan oleh Global Youth Competition Indonesia (GYCI) pada Minggu, 13 Agustus 2026.
Pencapaian tersebut menjadi catatan baru dalam perjalanan Sinta menekuni bidang Biologi. Sebelumnya, ia juga pernah meraih Medali Perunggu Olimpiade Biologi dalam ajang “Pekan Sains Pelajar Indonesia” dan Medali Perunggu Olimpiade Biologi pada “Kejuaraan Sains Nasional” tingkat nasional yang diselenggarakan oleh Pusat Kejuaraan Sains Nasional pada 26 April 2026. Deretan pengalaman itu membuat Sinta makin terbiasa berhadapan dengan berbagai karakter soal dan suasana kompetisi.
Bagi Sinta, mengikuti olimpiade bukan semata-mata tentang mengejar medali.
“Saya senang bisa mendapatkan medali lagi. Bagi saya, setiap lomba memberikan pengalaman yang berbeda. Dari situ saya bisa mengetahui kemampuan saya dan bagian mana yang masih harus saya pelajari lagi,” ungkap Sinta.
Kecintaannya terhadap Biologi juga terus ia kembangkan melalui kegiatan ekstrakurikuler Biologi di SMA Nuris Jember. Di sana, Sinta memiliki kesempatan untuk memperluas wawasan dan berlatih menghadapi soal-soal yang tidak selalu sama dengan yang ditemuinya dalam pembelajaran sehari-hari.
(Baca juga: Berawal dari Uji Kemampuan, Annisa Winarsih Buktikan Diri dengan Raih Medali Perunggu Nasional untuk SMA Nuris Jember)
Dalam mempersiapkan diri menuju “Airlangga Competition 20”, Sinta lebih banyak meluangkan waktu untuk mempelajari kembali materi Biologi dan memperbanyak latihan soal.
“Persiapannya lebih banyak belajar materi dan latihan soal. Saya mencoba mengulang materi yang sudah dipelajari, kemudian mengerjakan soal-soal supaya lebih terbiasa dengan berbagai tipe pertanyaan,” tuturnya.
Perjalanan menuju prestasi tersebut tentu tidak selalu berjalan tanpa tantangan.
“Biasanya tetap ada rasa gugup sebelum lomba. Tetapi saya berusaha mengatasinya dengan belajar lebih banyak dan melakukan latihan soal. Saya juga mencoba lebih fokus ketika mengerjakan agar tidak terburu-buru,” katanya.
Ke depan, Sinta berharap dapat lebih konsisten dalam belajar dan tidak berhenti mencoba.
“Semoga ke depannya saya bisa lebih rajin belajar, lebih berkembang dalam bidang Biologi, dan bisa mengikuti lebih banyak lomba. Saya juga ingin setiap pengalaman dari lomba menjadi pelajaran supaya saya bisa menjadi lebih baik lagi,” ujar Sinta.
Perjalanan Sinta Mulya Indah menunjukkan bahwa ada proses belajar, latihan, rasa gugup, evaluasi, dan keberanian untuk kembali mencoba. Dari ruang belajar dan kegiatan ekstrakurikuler di SMA Nuris Jember, Sinta terus menumbuhkan langkah kecil yang membawanya kembali berdiri di panggung prestasi tingkat nasional.
Selamat dan sukses untuk Sinta Mulya Indah atas Medali Perunggu Olimpiade Biologi. Semoga pencapaian ini menjadi penyemangat untuk terus belajar, berkembang, dan menghadirkan prestasi-prestasi berikutnya bagi diri sendiri, keluarga, dan SMA Nuris Jember. [RY.Red]
Nama : Sinta Mulya Indah
Alamat : Kalisat, Jember
Kelas : XI MIPA 1 Brainny
Lembaga : SMA NURIS JEMBER
Prestasi : Medali Perunggu Olimpiade Biologi “Airlangga Competition 20” yang diselenggarakan oleh Global Youth Competition Indonesia (GYCI)_ 13 Agustus 2026
