Jauh dari Keluarga, Tetap Tangguh Mengejar Mimpi
Pesantren Nuris – Prestasi tidak selalu lahir dari persiapan yang panjang dan fasilitas yang lengkap. Terkadang, kesungguhan dalam belajar serta keyakinan yang kuat menjadi bekal utama untuk meraih keberhasilan. Prinsip tersebut tercermin dalam perjalanan Fara Rayhanu Auliya, santriwati kelas XI IPS 1 Brainy Kitab/Tahfizh SMA Nuris Jember yang berhasil meraih medali perunggu dalam Olimpiade Bahasa Inggris SUPERNOVA (Super Science, Innovation, and Competition) tingkat nasional.
Kompetisi yang diselenggarakan oleh Puskanas (Pusat Kejuaraan Sains Nasional) pada 18 Oktober 2026 tersebut menjadi pengalaman berharga bagi santriwati yang akrab disapa Hanu ini. Keberhasilannya membuktikan bahwa semangat untuk terus berkembang dapat tumbuh di mana saja. Terlebih, Hanu merupakan santriwati asal Jambi, Sumatra, yang kini menempuh pendidikan jauh dari keluarga.
Di balik pencapaian tersebut, terdapat usaha yang tidak sederhana. Hanu mempersiapkan diri dengan mempelajari materi secara sungguh-sungguh. Bahkan, ia menyempatkan diri belajar hingga malam sebelum mengikuti kompetisi. Baginya, persiapan bukan hanya tentang memahami materi, tetapi juga membangun keyakinan agar mampu mengerjakan soal dengan maksimal.
Namun, usaha belajar bukan satu-satunya hal yang ia andalkan. Doa menjadi bagian penting dalam setiap langkahnya. Hanu tetap menjaga kebiasaan baik yang ditanamkan orang tuanya. Salah satunya dengan mengamalkan doa yang biasa dibaca oleh sang mama. Kebiasaan tersebut membuatnya merasa lebih tenang dan percaya diri meskipun harus menjalani berbagai kegiatan jauh dari keluarga.
“Doa Mama selalu menjadi salah satu penyemangat Hanu. Selain belajar, Hanu juga berusaha menjaga amalan yang sudah diajarkan sejak di rumah,” ungkapnya.
(Baca juga: Calista Nabila, Siswi SMA Nuris Jember, Buktikan Kemampuan Bahasa Inggris dengan Raih Medali Perak Nasional)
Ketertarikan Hanu terhadap Bahasa Inggris juga terus diasah melalui kegiatan ekstrakurikuler TOEFL di sekolah. Kegiatan tersebut menjadi ruang baginya untuk memperdalam kemampuan berbahasa Inggris sekaligus menambah pengalaman belajar. Kecintaannya terhadap mata pelajaran ini pun terlihat dalam kesehariannya di sekolah.
Bu Riska selaku wali kelas XI IPS 1 mengungkapkan bahwa Hanu memang memiliki ketertarikan yang besar terhadap Bahasa Inggris. Menurutnya, kecintaan terhadap mata pelajaran tersebut menjadi salah satu modal penting bagi Hanu untuk terus mengembangkan kemampuannya.
“ Hanu ini memang anak yang sangat suka dengan pelajaran Bahasa Inggris. Ketertarikannya terlihat dari semangatnya dalam mengikuti pembelajaran dan ekstrakurikuler,” ungkap Bu Riska.
Bagi Hanu, medali perunggu yang berhasil dibawa pulang bukan sekadar penghargaan atas hasil kompetisi. Ada banyak dukungan dan doa yang mengiringi proses tersebut. Ia pun menyampaikan rasa terima kasih kepada orang-orang yang selalu memberikan semangat.
“Terima kasih buat Mama, Ayah, ibu bapak guru, sama teman-teman yang selalu support Hanu lewat doa ataupun semangat,” tuturnya.
Medali perunggu SUPERNOVA menjadi bukti bahwa jauh dari rumah bukan penghalang untuk bertumbuh dan bukan alasan untuk berhenti berusaha. Selamat dan sukses, Hanu! Teruslah mengukir prestasi dan semangat belajar. [RY.Red]
Nama : Fara Rayhanu Auliya
Alamat : Jambi, Sumatra
Kelas : XI IPS 1 Brainy Class
Lembaga : SMA NURIS JEMBER
Prestasi : Medali Perunggu Olimpiade Bahasa Inggris ” SUPERNOVA (Super Science, Innovation, and Competition) ” Tingkat Nasional yang diselenggarakan oleh Puskanas(Pusat Kejuaraan Sains Nasional) (Fara Rayhanu Auliya)_ 18 Oktober 2026
Riwayat Prestasi :
- Medali Perunggu Olimpiade Bahasa Inggris “Airlangga Competition 20” yang diselenggarakan oleh Global Youth Competition Indonesia (GYCI) (Fara Rayhanu Auliya)_ 13 Agustus 2026
