Bukan Sekadar Menjadi Guru, Arina Menyimpan Mimpi Besar Menjadi Dosen
Pesantren Nuris — Menjadi pendidik bukan sekadar berdiri di depan kelas dan menyampaikan pelajaran. Ada tanggung jawab besar untuk ikut membentuk cara berpikir dan masa depan generasi berikutnya. Pemikiran itulah yang sejalan dengan langkah Arina Manasikana setelah lulus dari MA Unggulan Nuris tahun 2026. Alumni MTs Unggulan Nuris ini kini melanjutkan pendidikan di Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD), Universitas Jember. Ia membawa harapan untuk menjadi pendidik yang bermanfaat, sekaligus menyimpan cita-cita jangka panjang sebagai seorang dosen.
Kabar diterima di Universitas Jember menjadi momen membahagiakan bagi Arina. Dengan penuh rasa syukur, ia mengungkapkan, “Alhamdulillah, saya sangat senang sekali.” Kesempatan melanjutkan pendidikan di perguruan tinggi negeri tersebut menjadi awal perjalanan baru yang ingin ia jalani dengan sungguh-sungguh.
Pilihan Universitas Jember bukan tanpa pertimbangan. Arina melihat kampus tersebut sebagai salah satu perguruan tinggi negeri dengan akreditasi unggul. Sementara itu, keputusan memilih PGSD berangkat dari keinginannya untuk mengambil peran dalam dunia pendidikan, khususnya dalam menyiapkan generasi muda sejak jenjang sekolah dasar.
“Saya memilih PGSD karena ingin menjadi garda terdepan untuk pemuda bangsa,” ungkapnya.
Baginya, pendidikan dasar memiliki peran penting dalam membangun fondasi pengetahuan dan karakter anak. Dari bangku sekolah dasar, anak-anak mulai mengenal banyak hal, mengembangkan kemampuan, dan membentuk kebiasaan belajar. Karena itu, menjadi bagian dari dunia pendidikan merupakan pilihan yang ingin ia perjuangkan.
(Baca juga: MA Unggulan Nuris: Tak Sekadar Bermimpi, Muh.Rezha Mulai Mengenal Tata Negara Lewat Bangku Kuliah)
Langkah Arina di perguruan tinggi juga masih berada pada tahap awal. Saat mengisi perjalanan sebagai mahasiswa baru, kegiatannya saat ini masih berfokus pada masa pengenalan kehidupan kampus atau ospek. Namun, ia sudah memiliki rencana untuk mencoba berbagai pengalaman baru setelah kegiatan tersebut selesai.
Ia ingin bergabung dengan Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMP) PGSD serta mengikuti Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM). Keinginan itu menunjukkan bahwa Arina tidak ingin hanya berkembang melalui pembelajaran di ruang kelas. Ia juga ingin memperluas pengalaman, mengenal lingkungan kampus, dan mengasah kemampuan melalui kegiatan kemahasiswaan.
Semangat tersebut sebenarnya telah terlihat sejak masih menjadi siswa MA Unggulan Nuris. Pada periode 2024–2025, Arina dipercaya menjadi Ketua OSIM MA Unggulan Nuris. Amanah itu menjadi pengalaman penting dalam perjalanan pendidikannya, terutama dalam belajar berorganisasi dan menjalankan tanggung jawab sebagai pemimpin siswa.
Tidak hanya aktif dalam organisasi, Arina juga memiliki catatan prestasi yang membanggakan. Ia pernah meraih Juara Harapan dalam lomba membaca puisi tingkat kabupaten. Selain itu, ia berhasil memperoleh Medali Perak Olimpiade Bahasa Indonesia dalam ajang Olimpiade Sains Indonesia Hari Pancasila tingkat nasional yang diselenggarakan oleh Yapresindo. Dua pencapaian tersebut memperlihatkan ketertarikannya pada dunia bahasa dan sastra sekaligus kemampuan akademiknya.
Di luar kegiatan belajar dan organisasi, Arina memiliki hobi mendengarkan musik. Aktivitas sederhana itu menjadi salah satu hal yang disukainya di tengah berbagai kesibukan. Sementara itu, cita-citanya menjadi dosen menunjukkan bahwa ia memiliki pandangan jangka panjang terhadap dunia pendidikan. Ia ingin terus belajar hingga suatu saat dapat berkontribusi dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan mencetak generasi pendidik berikutnya.
Namun, di balik cita-cita tersebut, ada harapan keluarga yang ingin ia wujudkan. Arina berharap dapat mencapai apa yang diinginkan kedua orang tuanya sekaligus menjadi pribadi yang bermanfaat bagi orang lain. Harapan itu menjadi salah satu motivasi yang ingin ia bawa selama menempuh pendidikan di Universitas Jember.
Menutup kesan tentang almamaternya, Arina menyampaikan pesan singkat, “Jayalah selalu MA Unggulan Nuris-ku.” Sebuah ungkapan sederhana yang menggambarkan harapan baiknya untuk madrasah tempat ia pernah belajar dan bertumbuh.
Kini, perjalanan Arina memasuki babak baru. Dari pengalaman memimpin OSIM, meraih prestasi di bidang bahasa Indonesia, hingga memilih PGSD sebagai jalan pendidikan berikutnya, ia telah mengumpulkan bekal untuk melangkah lebih jauh. Cita-cita menjadi dosen memang masih membutuhkan proses panjang. Namun, setiap perjalanan besar selalu dimulai dari keberanian mengambil langkah pertama. Bagi Arina, langkah itu kini dimulai dari bangku kuliah PGSD Universitas Jember. [LA.Red]
Nama : Arina Manasikana
Alamat : Dusun Gedangan Desa Puger Kulon Kabupaten Jember
Hobi : Mendengarkan musik
Cita2 : Dosen
Lembaga : MA Unggulan Nuris, 2026
Kuliah : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD), Universitas Jember
