Matahari Berjerawat?

Pesantren Nuris– Ternyata bukan hanya manusia yang punya jerawat, matahari pun juga mmepunyai jerawat. Tapi jangan salah sangka ya….jerawat pada matahari berbeda dengan jerawat manusia. Mari kita cari tahu bagaimana dengan matahari yang berjerawat?

Matahari merupakan bintang terterang dan terdekat dengan bumi. Matahari juga pusat sistem ketatasuryaan. Ketatasuryaan kita terdiri dari 8 planet dan 1 bintang induk. Setiap hari matahari bersinar menerangi seluruh alam. Jika diamati dengan mata telanjang, matahari sangat berbahaya bagi mata karena radiasinya yang sampai ke bumi sangat kuat.

(baca juga: Kehebatan Wanita Mar’atus Sholihah)

Jika dilihat sekilas, permukaan matahari sangatlah mulus tidak ada flek-flek hitam yang menghiasinya. Namun, setelah Theopiatus mengamati matahari dengan menggunakan alat bantu, dia menemukan bahwa ada bintik-bintik hitam di permukaan matahari. Bintik-bintik tersebut yang dinamakan “Sun Spot” atau bintik matahari.

Bintik pada matahari tersebut disebabkan oleh kegiatan magnetic matahari yang menghambat pancaran energi dari inti matahari, sehingga menimbulkan daerah yang lebih gelap dari sekitarnya. Daerah gelap ini terjadi bukan karena daerah ini tidak bersinar tetapi daerah ini gelap karena suhunya lebih rendah daripada daerah sekitarnya, sehingga daerah ini tampak lebih gelap.

(baca juga: Kunci Utama Menjadi Sukses)

Bintik matahari ini terdiri dari dua bagian, yaitu bagian pusat yang paling gelap bernama umbra dan dikelilingi bagian yang lebih terang diberi nama penumbra. Bintik matahari bisa berukuran sangat besar, diamternya bisa mencapai 50.000 km.  Bintik tersebut bisa diamati dengan menggunakan teleskop yang dilengkapi dengan filter, sehingga sinar matahari yang kita lihat tidak sampai merusak mata.

Penulis artikel di atas adalah Fajri Kholili Zain siswa kelas XI IPA 1 SMA Nuris Jember. Penulis merupakan ketua M-Sains (Madrasah Sains) Nuris tahun pelajaran 2017/2018. Saat ini, penulis juga aktif di M-Sains bidang astronomi.

 

Related Post